Waktu Penyelesaian Barang Kiriman di Batam Makin Cepat

Batam, (11/1/2021). Ditengah situasi pandemi Covid-19, Bea Cukai Batam konsisten memberikan pelayanan yang terbaik kepada pengguna jasa, hal tersebut terlihat salah satunya adalah dari keberhasilan Bea Cukai Batam menorehkan rata-rata waktu penyelesaian proses kepabeanan barang kiriman sebesar 1,39 hari dari target 1,6 hari per kiriman, dan jumlah dokumennya adalah sebanyak 97.066 jalur merah dan 9.456.005 jalur hijau.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pelayanan Fasilitas Pabean Cukai (PFPC) II, P. Dwi Jogyastara dalam Dialog Kinerja Organisasi (DKO) yang dihadiri oleh Kepala Kantor dan jajaran di Ruang Rapat Batam, Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam (11/1/2021).

Dwi juga memaparkan bahwa pada Desember 2020, waktu penyelesaian barang kiriman menunjukkan tren yang positif.

“Kami sampaikan juga data pada bulan Desember 2020, rata-rata waktu penyelesaian proses kepabeanan barang kiriman berhasil mencapai waktu layanan sebesar 0,67 hari dengan jumlah dokumen 9.580 Jalur Merah dan 618.346 Jalur Hijau,” tambah Dwi.

Angka Covid-19 pada akhir tahun diketahui meningkat, namun hal tersebut tidak menjadi halangan dalam kinerja penyelesaian barang kiriman.

“Akhir tahun, kita ketahui angka Covid meningkat, tidak menjadi halangan, namun waktu penyelesaian barang kiriman dapat mencapai angka 0,67 hari, situasi pandemi Covid-19 berdampak juga pada kegiatan perindustrian di Indonesia, melalui upaya dan pemanfaatan teknologi, kita tetap mampu melampaui target layanan barang kiriman seoptimal mungkin,” pungkas Dwi.

Yogi berharap bahwa semakin cepatnya perkembangan teknologi dan adanya platform BLE dapat juga berdampak pada perbaikan dan peningkatan pelayanan proses kepabeanan barang kiriman menjadi semakin cepat dan mendukung industri untuk Indonesia makin baik.