Upaya Perkuat Integritas dan Tingkatkan Proses Bisnis, Bea Cukai Lakukan Program Reformasi Berkelanjutan

Batam (16/11) – Bea Cukai Batam hadiri acara Town Hall Meeting yang diadakan secara internal oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pada hari selasa, 16 November 2021. Dalam pertemuan yang dilakukan secara daring melalui meeting zoom ini turut dihadiri seluruh jajaran Bea dan Cukai di Indonesia. 

Town Hall Meeting ini dilakukan untuk membahas terkait Program Reformasi Kepabeanan dan Cukai (PRKC) berkelanjutan dengan mengangkat tema perkuat integritas dan perbaikan proses bisnis Bea dan Cukai. PRKC merupakan suatu usaha perubahan yang mendasar dalam keseluruhan sistem kepabeanan dan cukai yang bertujuan untuk meningkatkan efektifitas organisasi dalam menjawab harapan masyarakat serta mendukung pembangunan nasional. Kementerian Keuangan, khususnya Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai institusi yang telah melakukan program reformasi, menjadi benchmark bagi Kementerian dan Lembaga lainnya dalam melakukan reformasi institusi. 

Oza Olavia, Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Penerimaan Negara, sebagai salah satu pembicara, memaparkan bahwa reformasi yang dilakukan oleh Bea dan Cukai hingga saat ini merupakan proses yang sangat panjang. PRKC berkelanjutan yang tertuang dalam KMK 399/KMK.04/2021 menjadi bukti perjalanan reformasi yang panjang bagi Bea dan Cukai.

“Melakukan reformasi tidak seperti membalik telapak tangan, reformasi bukanlah hal yang mudah. Bea dan Cukai mampu melakukan reformasi, sehingga dapat menciptakan reformasi birokrasi yang telah tertata dengan baik,” Ucap Oza Olavia.

“Program reformasi birokrasi Kepabeanan dan Cukai yang dilakukan dengan skema mandiri melalui reform-by-location merupakan terobosan yang luar biasa. Menyikapi kebutuhan masing-masing kantor yang berbeda, program reform-by-location menjadi upaya yang sangat meyakinkan, mengingat kantor pusat tidak mungkin mengakomodir satu-persatu kebutuhan tiap satuan kerja. KLIK JUJUR, yang selaras Kementerian Keuangan menjadi kunci penting dalam menyukseskan program reformasi ini.” lanjut Oza Olavia.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Askolani, turut memberikan sambutan pada acara Town Hall Meeting kali ini.

“Reformasi yang dilakukan dalam Kementerian Keuangan menjadi contoh reformasi dari kementerian lembaga lainnya di Indonesia. Metode reformasi Kementerian Keuangan menjadi pedoman pelaksanaan reformasi. Reformasi yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan memang betul-betul nyata, dengan output yang jelas, terukur, dan bisa dilihat. Pelayanan yang lebih cepat, lebih mudah, integritas yang diperkuat, serta transparansi menjadi bukti efektivitas pelaksanaan program reformasi dalam Kementerian Keuangan.” Ucap Askolani.

Undani, Kepala Seksi Layanan Informasi Bea Cukai Batam, sebagai salah satu perwakilan duta transformasi, memaparkan pelaksanaan reformasi birokrasi yang dilaksanakan pada Bea Cukai Batam. 

“Upaya penguatan integritas di Bea Cukai Batam kami wujudkan melalui kegiatan sosialisasi, bina mental dan edukasi, melalui reminder dalam bentuk stiker maupun banner. Dalam rangka menumbuhkan dan memperkuat komitmen pimpinan, Bea Cukai Batam memiliki program one section, one action, one sharing session yang menjadi sarana untuk pimpinan dalam mengedukasi pegawai,” pungkas Undani.

Baca Juga :

Kirim Pakaian Dikenakan Bea Masuk Tindakan Pengamanan, Bea Cukai Batam Sosialisasikan PMK-142 Tahun 2021

Pastikan Legitimasi Pengoperasian Sementara Kendaraan Bermotor Asing di Indonesia, Bea Cukai Batam Terima Studi Banding Polda Kalimantan Timur