Tutup Tahun 2020, Bea Cukai Batam Himpun Penerimaan Rp 308 M Lampaui 113% dari Target

Batam (15/01) Bea Cukai Batam berhasil menutup tahun 2020 dengan gemilang. Penerimaan Bea Cukai Batam mencapai 113,72 % dari target yang telah ditetapkan atau setara dengan Rp 301,48 Miliar dari target Rp 265,12 Miliar.

Kepala Bidang Perbendaharaan dan Keberatan, Akbar Harfianto mengatakan penerimaan secara keseluruhan tahun 2020 didominasi oleh penerimaan bea masuk berupa dokumen PPFTZ-01 dan dokumen barang kiriman (consignment note).

“apresiasi luar biasa bagi Bea Cukai Batam karena telah menutup tahun 2020 dengan luar biasa. Penerimaan kita tercapai lebih dari terget dengan rincian penerimaan bea masuk sebesar Rp257,29 miliar, penerimaan bea keluar sebesar Rp28,43 miliar, dan penerimaan cukai sebesar Rp15,75 miliar,” ujar Akbar pada saat Dialog Kinerja Organisasi(11/01).

Sejatinya penerimaan Bea Cukai telah mencapai target pada Oktober 2020, namun berdasarkan KEP-232/BC/2020 tanggal 02 November 2020 terdapat perubahan terhadap target penerimaan Kantor Wilayah Bea Cukai dan Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai, yang terdampak secara signifikan dari pandemi Covid-19.Menindaklanjuti hasil monitoring dan evaluasi teknis tersebut, Bea Cukai Batam mengalami perubahan target, yang semula Rp230,12 miliar menjadi Rp265,12 miliar.

Tahun 2020 menjadi tantangan tersendiri bagi Bea Cukai Batam, di tengah situasi pandemi Covid-19 tentu menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi jumlah pendapatan negara. Namun, dengan tetap berjalannya pelayanan dan pengawasan yang prima, penerimaan dari sisi kepabeanan dan cukai tetap mengalami pertumbuhan yang positif bahkan melampaui target yang ditetapkan.

Diharapkan dengan capaian postif di akhir tahun 2020, dapat menjadi motivasi Bea Cukai Batam untuk terus berupaya memberikan pelayanan dan pengawasan terbaik di tahun 2021 sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dalam pemulihan ekonomi nasional.