Tingkatkan Efektivitas dan Utilitas BLE, Bea Cukai Batam Adakan Sosialisasi Penerapan Delivery Order Online, SP2 dan Autogate System

Batam (19/08) Batam Logistic Ecosystem (BLE) dari hari ke hari semakin dilakukan penyempuranaan dalam penerapannya, salah satunya yang terbaru adalah dengan penyempurnaan bisnis berupa Delivery Order (DO) Online, Surat Penyerahan Peti Kemas (SP2) dan Autogate System. Hal tersebut  disampaiakan dalam kegiatan sosialisasi yang dilakukan secara daring pada Kamis, 19 Agustus 2021 oleh Bea Cukai Batam.

Kepala Bea Cukai Batam, Ambang Priyonggo dalam sambutannya mengatakan bahwa pembenahan logistik nasional perlu adanya sinergi antar tiap kementerian dan lembaga.

“Dalam menghadapi kompetisi global, harus ada pembenahan yang revolusioner di Batam. Salah satunya adanya digitalisasi proses logistik yang dilakukan oleh semua kementerian dan lembaga secara bersama. Digitalisasi tidak akan berjalan tanpa adanya keterlibatan setiap entitas baik stakeholder maupun pemangku kepentingan. Dengan adanya dukungan tersebut diharapkan ada peningkatan layanan dan kecepatan serta kemudahan perizinan dan prosedur,” ujar Ambang.

Penerapan Delivery Order Online, Layanan SP2 Online dan Autogate System telah diatur dalam dasar hukum utama yaitu INPRES No 05 Tahun 2020 dan diatur lebih lanjut oleh Peraturan Menteri Keuangan No.109 Tahun 2020 dan Peraturan Menteri Perhubungan No.42 Tahun 2020.

Inefisiensi  menjadi sumber masalah logistik Indonesia saat ini. Diperlukan sinergi antar tiap instansi untuk menciptakan platform logistik yang efektif dan efisien sehingga para pengguna jasa tidak lagi melakukan duplikasi dan repetisi dokumen.

Kegiatan dilanjutkan dengan sharing session para peserta bersama dengan narasumber yang hadir,yaitu Kepala Seksi Administrasi Manifes, Wahyu Setiaji, Kepala Subbagian Dukungan Teknis Hery Rusdaman, Pemeriksa Bea Cukai Muda Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai, Dartono, dan Asisten Manajer Solusi TIK BP Batam, Rizal Safani.

Diharapkan dengan adanya integrasi sistem yang melibatkan banyak kementerian dan lembaga akan memudahkan pengguna jasa dalam memperoleh perizinan. Dengan demikian akan terjadi efisiensi waktu dan biaya yang dibutuhkan, sehingga iklim arus logistik di Batam akan semakin baik.