+62 778 - 429 446 Info.bcbatam@customs.go.id
Customs Visit Customer Bea Cukai Batam dengan PT. Ghim Li Indonesia

Customs Visit Customer Bea Cukai Batam dengan PT. Ghim Li Indonesia

Batam, 23 Juni 2020, Bea Cukai Batam mengadakan program Customs Visit Customer yang diadakan demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa.  Customs Visit Customer merupakan program rutin yang diadakan dengan pengguna jasa untuk mengetahui  proses bisnis maupun kendala-kendala  yang dialami perusahaan terkait.
.
Di tengah keterbatasan kondisi akibat pandemi covid, Bea Cukai Batam mengurangi kegiatan-kegiatan yang bersifat bertemu secara langsung.  Sehingga pada kesempatan kali ini, Bea Cukai Batam bersama PT. Ghim Li mengadakan  pertemuan Customs Visit Customer  melalui Aplikasi Zoom Meeting.
.
Acara dibuka oleh Bapak Zulfikar Islami selaku Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dilanjutkan dengan diskusi santai dengan Ibu Siti selaku Supervisor Logistik Ekspor dan Impor PT. Ghim Li. Ibu Siti mengatakan bahwa sejauh ini mereka  tidak memiliki kendala yang berarti karena Bea Cukai Batam sangat membantu dalam proses bisnis mereka.
.
Walaupun di tengah keterbatasan yang ada, Bea Cukai Batam tetap berkomitmen dalam membangun komunikasi yang baik dengan pengguna jasa agar terjalin kerja sama demi perkonomian Indonesia yang semakin baik.
.
#beacukai #beacukaimakinbaik #kemenkeuterpercaya

Customs Visit Customer Bea Cukai Batam dengan PT. Indie Desain Berjaya

Customs Visit Customer Bea Cukai Batam dengan PT. Indie Desain Berjaya

Batam (26/05) – Hari ini Selasa, 26 Mei 2020, Bea Cukai Batam melaksanakan kegiatan Customs Visit Customer (CVC) yang diikuti oleh PT. Indie Desain Berjaya.
Bertempat di Ruang Rapat Galang KPU Bea Cukai Batam, kegiatan CVC dilaksanakan dengan tatap muka secara online. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin komunikasi dan sinergi yang baik antara Bea Cukai Batam dan pengguna jasa.

PT. Indie Desain Berjaya merupakan perusahaan dalam negeri yang bergerak di bidang kreatif dan desain. Produk utama yang di hasilkan oleh perusahaan yang didirikan sejak tahun 2016 ini berupa jersey dan juga merchandise. Bahan baku yang digunakan merupakan bahan baku yang berasal dari Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

Kegiatan diisi dengan diskusi terkait kegiatan kepabeanan yang dilakukan oleh PT Indie Desain Berjaya dan kesulitan apa yang dihadapi oleh perusahaan. Muhammad Taufiq selaku pemilik perusahaan menyampaikan bahwa sejauh ini tidak memiliki kesulitan yang berarti dan jika memiliki kesulitan di lapangan pun masih dapat menerima masukan secara jelas. Ia juga mengaku banyak terbantu oleh pihak Bea Cukai.

“Saya termasuk yang mendukung peraturan baru ini Pak (barang kiriman). Karena sebelum ada peraturan baru kita cukup kesulitan juga (bersaing) dengan produk garmen dari luar. Jadi dengan peraturan ini produk dari luar harus membayar pajak extra. Ini sangat kita apresiasi.” ujarnya.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Sumarna menyampaikan bahwa perusahaan sangat terbuka untuk berkembang dan tugas Bea Cukai adalah untuk memastikan bahwa dilapangan tidak ada hal-hal yang menghambat pengguna jasa.

WhatsApp chat