+62 778 - 429 446 Info.bcbatam@customs.go.id
Talkshow of Tax HMMB 2020 Politeknik Negeri Batam

Talkshow of Tax HMMB 2020 Politeknik Negeri Batam

Batam (18/07) – Himpunan Mahasiswa Manajemen Bisnis Politeknik Batam menyelenggarakan Talkshow of Tax yang mengusung tema ‘Pasca Pemberlakuan PMK 199 di Batam : Demi Perlakuan Pajak yang Adil?’. Talkshow diselenggarakan secara online via aplikasi Zoom Cloud Meetings. Sumarna selaku Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi hadir sebagai pemateri pada talkshow kali ini. Pemateri lainnya yaitu Dosen Politeknik Negeri Batam Dwi Kartikasari, Ketua Tax Centre Polibatam Wika Arsanti, dan pengusaha UMKM Safira Utari.

Talkshow kali ini kembali membahas latar belakang diberlakukannya PMK 199 itu sendiri, yaitu untuk melindungi kepentingan nasional sehubungan dengan meningkatnya volume impor barang kiriman dan mendorong pertumbuhan industri dalam negeri. Selain itu juga membahas dampak dari implementasi PMK 199 tahun 2020 dari sudut pandang para akademisi dan pelaku UMKM serta hal-hal lainnya yang berkaitan dengan impor barang kiriman.

Dengan diselenggarakannya talkshow ini diharapkan para peserta dapat lebih memahami ketentuan kepabeanan, cukai, dan pajak atas impor barang kiriman. Sumarna berpesan bahwa kita perlu meluruskan pemahaman kita terhadap kebijakan yang baru diberlakukan ini.

“Dari sisi kami yang penting dari kebijakan ini adalah pemahaman kita dulu diluruskan, itulah yang mesti dipahami oleh kita. Regulasi dibuat terkait dengan situasi dalam negeri kita, penerimaan negara itu nomor sekian. Kita perlu mengatur perekonomian kita. Barang impor dengan jumlah banyak dalam jangka yang lama dapat mematikan produsen dalam negeri kita.”, ujarnya.

Sumarna juga berpesan kepada masyarakat untuk memberitahukan / men-declare barang yang dikirim dengan sebagaimana mestinya, karena jika tidak dapat menyebabkan barang ditegah nantinya.

Para pemateri lainnya juga berpesan kepada Bea Cukai Batam bahwa diharapkan ada peraturan baru yang dapat lebih memudahkan semua pihak dan perlu adanya kerja sama dan tanggung jawab bersama antara PJT dan Bea Cukai terkait lamanya waktu yang diperlukan untuk keluar dari Batam.

WhatsApp chat