+62 778 - 429 446 Info.bcbatam@customs.go.id

BATAM, SELASA (19 April 2016) – Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai (KPU BC) Tipe B Batam mendapat kunjungan dari Mahasiswa Pascasarjana Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Studi banding yang bertempat di Aula Lantai III KPU BC Batam dihadiri oleh Kepala Kantor KPU BC Batam, Nugroho Wahyu Widodo, beserta jajarannya.

IMG_7945-tile

Acara diawali dengan sambutan oleh Kepala Kantor KPU BC Batam. Dalam sambutannya beliau menjelaskan bagaimana posisi Bea dan Cukai khususnya KPU BC Batam di wilayah Free Trade Zone (FTZ) Batam. Sebaliknya. Elisabeth Sundari, sebagai Ketua Program Studi Magister Ilmu Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta memberikan sambutan dan ucapan terimakasih kepada KPU BC Batam yang dengan tangan terbuka menerima kunjungan Studi Banding ini.

IMG_7958-tile

Acara dilanjutkan dengan penayangan Video Profil KPU BC Batam. Setelah itu, Kepala Seksi Layanan Informasi, Ahmad Zakky Mawardi menerangkan bagaimana prosedur kepabeanan terutama alur keluar masuknya barang dari dan ke luar Batam. Lalu Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan, Emi Ludiyanto, menjelaskan tentang ketentuan pembayaran pajak barang masuk atau keluar daerah FTZ yang menjadi kewajiban para pemangku kepentingan (Stakeholder)/pengguna jasa.

IMG_7977-tile

Spesifiknya peraturan mengenai arus lalu lintas barang baik yang masuk atau keluar Batam mengundang banyak pertanyaan yang diajukan oleh para mahasiswa. Salah satunya menanyakan apakah barang-barang di Batam baik pakaian maupun elektronik lebih murah dibanding dengan daerah lain. “Batam ini daerah FreeTrade Zone yaitu zona perdagangan bebas, barang yang masuk ke Batam pajaknya ditangguhkan sehingga cenderung lebih murah sekitar 17,5% dibanding didaerah lain.” Ujar Emi Ludiyanto.

IMG_8000-tile

Emi menambahkan banyaknya penipuan jual beli barang di berbagai situs mencantumkan Batam sebagai embel-embel barang murah sehingga tak sedikit  yang menjadi korban. “Saya lihat di internet banyak penjual barang khususnya elektronik menjual barangnya dengan selisih harganya jauh lebih murah dari harga normal. Itu patut dicurigai ada indikasi penipuan” pungkas Emi.IMG_8066edit-tile

Acara diakhiri dengan pemberian Cinderamata dari masing-masing pihak dan juga foto bersama.

WhatsApp chat