+62 778 - 429 446 Info.bcbatam@customs.go.id

Pada 30 September 2015, Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe B Batam bekerja sama mengadakan sosialisasi pendataan ulang PNS secara elektronik (e-PUPNS) di aula lantai III KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam.

IMG_0175

Acara sosialisasi tersebut dihadiri oleh Kepala Subbagian Pengintegrasian Data Biro SDM Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan yaitu Bapak Subur Eko Wardoyo, Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam yaitu Bapak Nugroho Wahyu Widodo serta seluruh anggota keluarga Kementerian Keuangan yang ada di Kepulauan Riau.

pupns 1

Acara yang dimulai pukul 09.20 WIB dengan diawali oleh pembukaan oleh pembawa acara dan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam yaitu Bapak Nugroho Wahyu Widodo, pemaparan materi oleh Kepala Subbagian Pengintegrasian Data Biro SDM Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan yaitu Bapak Subur Eko Wardoyo, dan praktek dan diskusi yang pandu oleh Evi Lusi Agustina dan Dwi Wijayanto. Acara berlangsung dengan sangat antusias dari peserta sosialisasi.

PUPNS 2

Adapun pengertian dari PUPNS 2015 adalah Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil (PNS) nasional yang merupakan kegiatan pemutakhiran data PNS yang dilakukan secara online dan dilaksanakan sejak bulan Juli dan berakhir pada Desember 2015. Untuk proses pemutakhiran data ini setiap PNS memulai dengan melakukan pemeriksaan data yang tersedia dalam database kepegawaian BKN dan selanjutnya PNS melakukan perbaikan data yang tidak sesuai serta menambahkan/melengkapi data yang belum lengkap/tersedia di database BKN.

Saat pemaparan materi dijelaskan bagaimana cara menggunakan PUPNS, untuk seluruh PNS diwajibkan untuk melakukan pendaftaran ulang, setelah kita mendaftar maka kita mendapat no registrasi, nomor registrasi tersebut di pakai untuk login ke aplikasi PUPNS. Ada pun cara pendaftaran PUPNS:

  1. Setiap PNS dalam melakukan entri Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil atau PUPNS harus registrasi terlebih dahulu sebagai otentifikasi PNS yang bersangkutan.
  2. Pada saat melakukan registrasi, PNS yang bersangkutan menggunakan Nomor Induk Pegawai (NIP) dan membuat kata sandi untuk mendapatkan nomor register.
  3. Nomor register sebagaimana dimaksud pada angka 2 digunakan sebagai username yang digunakan bersamaan dengan kata sandi untuk login ke dalam sistem e-PUPNS.
  4. Nomor registrasi sebagai bukti registrasi/pendaftaran PUPNS disimpakan dalam bentuk file elektronik (.pdf) dan/atau dicetak dan digunakan sebagai alat kendali penyampaian berkas fisik.
  5. Bukti registrasi sebegaimana tersebut pada angka 3 dibuat menurut contoh sebagaimana tercantum dalam Anak Lampiran 1 yattg merupakan bagan tidak terpisahkan dari Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara ini.

Diharapkan dengan adanya pendataan ulang PNS secara elektronik, dapat diperoleh data yang akurat, terpercaya, sebagai dasar kebutuhan dalam mengembangkan sistem informasi kepegawaian Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mendukung pengelolaan manajemen ASN yang rasional sebagai sumber daya aparatur Negara dan juga membangun kepedulian dan kepemilikan PNS terhadap data kepegawaiannya.

WhatsApp chat