Sistem Teknologi Informasi Bea Cukai Semakin Baik, Kantor Imigrasi Batam Lakukan Studi Banding Ke Bea Cukai Batam

Batam (25/04) – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam melakukan kunjungan ke Bea Cukai Batam pada Senin, 24 Mei 2021. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka studi banding sistem teknologi informasi terkait lalu lintas penumpang dan alat angkut yang dikembangkan oleh Bea Cukai Batam.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai telah banyak menerapkan otomasi dalam pelayanan dan pengawasan kepabeanan dan cukai. Sistem CEISA 4.0 yang saat ini dijalankan tentunya banyak memberikan kemudahan bagi para pengguna jasa.

Bea Cukai Batam juga telah mengembangkan aplikasi mandiri, yaitu ION Beta yang memudahkan pengajuan berbagai perizinan kepabeanan secara online. Pengguna jasa tidak perlu lagi melakukan pengajuan perizinan dengan datang langsung ke Kantor Bea Cukai Batam.

Ismoyo, selaku Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, menyampaikan

“Tahun 2019 saya pernah mendengar paparan dari Dirjen Bea Cukai sebelumnya, Bapak Heru Pambudi, terkait sistem yang ada di Bea Cukai, dan kami melihat bahwa sistem teknologi informasi yang dibangun di Bea Cukai ini sudah sangat baik, sehingga kami merasa perlu untuk melakukan studi banding ini”

Pada kesempatan studi banding ini, Bea Cukai Batam dan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam mencoba berbagi dan saling bertukar informasi terkait sistem teknologi informasi yang digunakan masing-masing instansi. Materi-materi yang disampaikan dalam studi banding ini meliputi Sistem IT pada Bea Cukai Batam, Manifes, dan Sistem Passenger Risk Management (PRM).

Kesempatan ini juga menjadi wadah untuk meningkatkan sinergi antara Bea Cukai dan Imigrasi.

Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Susila Brata, menyampaikan

“Kegiatan ini merupakan ajang untuk saling belajar sekaligus meningkatkan sinergi antara Bea Cukai dan Imigrasi sebagai instansi yang saling berkaitan di border (batas negara)“, ujarnya.

Dengan dilaksanakannya studi banding ini diharapkan dapat meningkatkan sinergi antara Bea Cukai dan Imigrasi serta dapat meningkatkan keandalan sistem teknologi informasi dari masing-masing instansi.