Konferensi Pers Bea Cukai Batam Bersama Kantor Pos dan Asperindo Terkait Penggunaan CEISA Barang Kiriman FTZ

Batam (12/02/2019) ­­­– Bea Cukai Batam bersama Kantor Pos dan Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) selenggarakan konferensi pers terkait Implementasi CEISA Barang Kiriman FTZ untuk menunjang pelayanan dan pengawasan keluar dan masuk barang melalui kiriman pos, Selasa (12/2/2019).

Konferensi pers ini selenggarakan dengan maksud untuk memberikan penjelasan atas polemik yang berkembang di masyarakat terkait masalah barang kiriman, dimana barang kiriman asal Batam mengalami perlambatan dalam waktu pengiriman.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam (KPU BC Batam) Susila Brata menjelaskan bahwa adanya Sistem CEISA Barang Kiriman FTZ adalah untuk meningkatkan fungsi Bea Cukai sebagai Trade Facilitator dan Community Protector.

”Aplikasi CEISA Barang Kiriman Batam dibuat sebagai wujud peningkatan pelayanan dan pengawasan barang kiriman asal Batam yang lebih efektif dan efisien,” ujar Susila dalam Konferensi Pers yang diselenggarakan di Teras KPU BC Batam, (12/2/2019).

Susila menjelaskan bahwa sebelum sistem tersebut digunakan secara efektif, sebelumnya Bea Cukai Batam telah melaksanakan Sosialisasi terkait CEISA Barang Kiriman Batam.

”Jadi sebelumnya telah kami laksanakan sosialiasi, dimulai dengan sosialiasi pada bulan November 2018, uji coba pada bulan Desember 2018-Januari 2019, lalu pada tanggal 14 Januari 2019 telah dilaksanakan piloting kepada beberapa Perusahaan Jasa Titipan (PJT) dan mandatory sistem CEISA Barang Kiriman Batam dilaksanakan mulai 1 Februari 2019,” papar Susila.

Susila menyampaikan bahwa dalam implementasi sistem masih perlu banyak penyesuaian, seperti integrasi antara aplikasi milik Perusahaan Jasa Titipan (PJT) dengan aplikasi CEISA Barang Kiriman.

“Karena perlu integrasi sistem maka ditindaklanjuti maka Bea Cukai Batam bersama para PJT akan bekerja sama secara intens untuk mengintegrasikan sistem, dan bersama-sama bertekad dalam mensukseskan implementasi dari aplikasi CEISA Barang Kiriman guna memperlancar proses pelayanan, meningkatkan efektifitas pengawasan, meningkatkan kepatuhan pengguna jasa, mencegah adanya pengiriman barang-barang yang dilarang, dan memberikan kemudahan tracking status barang secara real time kepada pengirim maupun penerima,”pungkas Susila.