Selama Oktober, Bea Cukai Batam Berhasil Gagalkan Lima Kali Percobaan Penyelundupan Sabu

Batam, (10/11/2020). Bea Cukai Batam berhasil menggagalkan lima kali percobaan penyelundupan sabu selama bulan Oktober 2020.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai Batam Iwan Kurniawan mengungkapkan tangkapan sabu selama Oktober terjadi di tiga lokasi.

“Selama Oktober, tangkapan sabu berasal dari Bandara Hang Nadim, Barang Kiriman, dan Pelabuhan Batu Ampar,” ujar Iwan, (10/11/2020).

Total tangkapan sabu oleh Bea Cukai Batam selama bulan Oktober seberat 2.232 gram.  

“Tangkapan pertama pada 11 Oktober 2020, seorang wanita inisial SM alias TR di Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Internasional Hang Nadim, 117 gram sabu,” tambah Iwan.

Tersangka SM menyembunyikan sabu disembunyikan di dalam pakaian dalam tersangka.

“Tangkapan ke-2 dan ke-3 berasal dari barang kiriman, dari Jasa Pengiriman LP dan J, masing-masing sekitar 500 gram,” ungkap Iwan.

Kedua tangkapan sabu dari barang kiriman tersebut ditujukan kepada penerima dan alamat yang sama yaitu daerah Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

“Untuk tangkapan ke-4 dan ke-5 berasal dari Pelabuhan Penumpang Batu Ampar, KM Kelud tujuan Tj. Priok, Jakarta,” tambah Iwan.

Jika ditotal selama 2020, Bea Cukai Batam berhasil melakukan 40 penindakan narkoba yang meliputi sabu dan ekstasi.

“Jadi selama 2020, P2 Bea Cukai Batam berhasil mengamankan 20.168,9 gram sabu dan 30.039 butir ekstasi,” ujar Iwan.

Atas tangkapan tersebut, tersangka dan barang bukti diserahkan ke BNN Provinsi Kepri, Kepolisian Daerah Kepri, dan Kepolisian Resor Barelang.

“Bea Cukai Batam, dalam hal ini Bidang P2 selalu berkomitmen melakukan pengawasan, tak terkecuali terhadap barang ilegal yang membahayakan kesehatan seperti narkoba,” pungkas Iwan.