Satu Bulan Di Tahun 2021, Bea Cukai Batam Lampaui Trajectory Penerimaan Januari 2021 Sebesar 254,76%

Batam (11/02) – Penerimaan Bea Cukai Batam pada bulan Januari 2021 lampaui target yang ditetapkan. Bea Cukai Batam mencatat penerimaan total sebesar Rp52,75 M atau 254,76% dari trajectory bulan Januari 2021 sebesar Rp20,71 M. Hal ini disampaikan dalam Rapat Dialog Kinerja Organisasi (DKO) oleh Kepala Bidang Perbendaharaan dan Keberatan Akbar Harfianto pada Selasa (09/02).

Jika dibandingkan dengan periode sebelumnya, pertumbuhan penerimaan kepabeanan Januari 2021 secara Year on Year meningkat sebesar Rp28,67 M dari periode Januari 2020. Jumlah ini jika dipersentasekan mencapai angka sebesar 119,24%.

Ini merupakan suatu awal yang baik di awal tahun 2021. Capaian penerimaan dengan total sebesar Rp52,75 M itu terdiri dari Bea Masuk sebesar Rp19,72 M, Bea Keluar sebesar Rp32,16 M, dan Cukai sebesar Rp0,88 M.

Penerimaan bea masuk extra effort bulan Januari 2021 didapat dari dokumen penetapan sebesar Rp3,37M naik Rp1,02 M (43,30%) dari bulan Desember 2020 dengan realisasi sebesar Rp 2,35 M.

Untuk penerimaan bea keluar sendiri, pada tahun 2021 tidak dibebankan target bea keluar. Namun pada Januari 2021 terdapat penerimaan bea keluar  sebesar Rp32,16 M dikarenakan Harga Patokan Ekspor CPO adalah USD 74/MT (PMK No. 166/PMK.010/2020).

Sedangkan penerimaan cukai periode Januari 2021 berasal dari Cukai Hasil Tembakau sebesar Rp0,83 M dan Cukai Etil Alkohol sebesar Rp49,44 juta dan Cukai Lainnya sebesar Rp750 ribu.

Kemudian penerimaan perpajakan pada Januari 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp53,10 M atau 32,79% dari Desember 2020. Penerimaan perpajakan ini meliputi PPh Impor, PPn Impor, dan PPN HT/DN.

Bea Cukai Batam terus berkomitmen dalam mengoptimalkan penerimaan kepabeanan dan cukai. Penerimaan di bulan Februari ini di proyeksikan sebesar Rp14,98 M.