Proses Impor Barang Peka Waktu Dapat Semakin Cepat, Bea Cukai Batam Sosialisasikan PMK 74 Tahun 2021 tentang Layanan Rush Handling

Batam (19/08) – Bea Cukai Batam melaksanakan Sosialisasi PMK-74 Tahun 2021 tentang Pengeluaran Barang Impor Untuk Dipakai Dengan Pelayanan Segera (Rush Handling) secara daring pada Kamis, 19 Agustus 2021. Sosialisasi diselenggarakan dalam rangka memberikan pemahaman kepada pengguna jasa terkait pelayanan impor dengan segera terhadap barang yang peka waktu.

Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Ambang Priyonggo, dalam sambutannya menyampaikan,

“Pemerintah dalam hal ini Ditjen Bea dan Cukai terus berpikir, terus berupaya memberikan yang terbaik dalam melayani masyarakat. Banyak kategori barang yang membutuhkan penanganan khusus dan segera, untuk itu Bea Cukai belum lama ini mengeluarkan peraturan yang nanti akan kita bahas bersama pada kesempatan sosialisasi kali ini.” jelas Ambang.

PMK Nomor 74 tahun 2021 merupakan peraturan yang menggantikan PMK Nomor 148 tahun 2007 yang berlaku sebelumnya. Latar belakang dikeluarkannya peraturan ini di antaranya yaitu layanan rush handling yang masih dilakukan secara manual, kepatuhan layanan yang belum tinggi, dan ketentuan yang berlaku sebelumnya belum mencakup berbagai hal sehingga diperlukan adanya perubahan.

Terdapat beberapa pokok perubahan yang diatur dalam PMK-74 tahun 2021. Pokok perubahan yang pertama yaitu penggunaan sistem otomasi layanan rush handling yang sebelumnya masih dilakukan secara manual. Sistem CEISA Rush Handling yang dikembangkan oleh Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai dalam beberapa hari sudah dapat diaplikasikan dan siap untuk dilakukan internalisasi.

Kedua, yaitu penambahan kriteria dan jenis barang yang dapat dilayani dengan mekanisme rush handling. Beberapa kriteria dan jenis barang yang dapat dilayani dengan segera yaitu seperti jenazah, organ tubuh manusia, binatang/tumbuhan hidup, surat kabar/majalah, dokumen, obat-obatan yang peka waktu, atau barang lainnya yang telah mendapat izin dari Kepala Kantor Bea Cukai.

Ketiga, yaitu ditetapkannya Service Level Agreement (SLA) Layanan yang dapat memakan waktu hanya selama 2 s.d 5 jam dan pokok perubahan lainnya.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai khususnya Bea Cukai Batam terus berkomitmen dan berupaya memberikan pelayanan yang terbaik, efektif, dan efisien kepada para pengguna jasa.