+62 778 - 429 446 Info.bcbatam@customs.go.id

Batam, (14/09/2020) – Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam mencatat penerimaan bea masuk per Agustus 2020 sebesar Rp181,55 miliar atau 88,03% dari target penerimaan tahun 2020 sebesar Rp206,24 miliar. Penerimaan bea keluar, per Agustus 2020 sebesar Rp10,689 miliar atau 100,02% dari target penerimaan tahun 2020 sebesar Rp10,686 miliar. Sehingga total penerimaan bea masuk dan bea keluar Bea Cukai Batam per Agustus 2020 sebesar Rp192 miliar.

“Kami laporkan untuk realisasi penerimaan bea masuk tahun 2020 per Agustus ini sebesar Rp181,55 miliar atau 88,03% dari target penerimaan tahun 2020 sebesar Rp206,24 miliar. Bea masuk ini naik Rp67,52 miliar atau 59,21% yoy,” kata Akbar Harfianto selaku Kepala Bidang Perbendaharaan dan Keberatan pada Dialog Kinerja Organisasi (09/09).

Lanjutnya ia sampaikan realisasi penerimaan bea masuk di bulan Agustus 2020 sebesar Rp20,99 miliar atau 10,18% dari target sebesar Rp15,32 miliar, jika dibandingkan dengan penerimaan bulan Agustus 2019 terjadi kenaikan sebesar Rp5,25 miliar atau 25,01% dari realisasi penerimaan Agustus 2019 sebesar Rp15,74 miliar.

Terdapat lima perusahan penyumbang bea masuk terbesar yaitu Tiki Jalur Nugraha Ekakurir, Duta Niaga Logistik, Indotirta Suaka, Sunindo Pratama dan Bertie Sukses Makmur.

Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Nomor KEP-167/BC/2020 tentang Perubahan KEP-25/BC/2020 tentang Distribusi Target Penerimaan Bea Masuk, Bea Keluar, dan Cukai per Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tahun Anggaran 2020, KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam ditetapkan Target BK Rp10,69 M.

“Terkait bea keluar, berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal terdapat perubahan penetapan target penerimaan bea keluar Bea Cukai Batam sebesar Rp10,686 miliar, sehingga kita bisa lihat realisasi penerimaan bea keluar sebesar 100,02%,” pungkas Akbar.

 

WhatsApp chat