Penerimaan Bea Cukai Batam Meroket 93% Pada April 2021, Bea Keluar Penyumbang Terbesar

Batam,17/05/2021 – Bea Cukai kembali mencatatkan hal luar biasa dalam mengumpulkan penerimaan negara. Hingga April 2021, capaian penerimaan Bea Cukai Batam telah mencapai Rp265, 69 miliar atau 93,26% dari target Rp284, 89 miliar yang ditetapkan berdasarkan KEP- 27/BC/2021. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Dialog Kinerja Organisasi yang berlangsung pada Senin, 10 Mei 2021.

Berdasarkan data yang dihimpun dari CEISA Billing per 02 Mei 2021, keseluruhan penerimaan Bea Cukai Batam  hingga bulan April yaitu bea masuk sebesar Rp80,46 miliar dari target Rp250,29 miliar, bea keluar sebesar Rp180,46 miliar dan cukai sebesar Rp4,77 miliar dari target Rp34,60 miliar.

Kepala Bidang Perbendaharaan dan Keberatan, Akbar Harianto dalam Rapat DKO mengatakan

“Pertumbuhan penerimaan kepabeanan sampai dengan April 2021 secara year on year meningkat sebesar Rp141,51 miliar atau 113,95% dari penerimaan 2020 pada periode yang sama. Berdasarkan hasil analisis, rata-rata penerimaan harian dari consignment note atau kegiatan barang kiriman sebesar Rp287,94 juta sejak diberlakukannya PMK 199 Tahun 2019,” jelas Akbar.

Pada tahun 2021 tidak ada target yang ditetapkan untuk bea keluar namun menjadi penyumbang terbesar penerimaan 2021. Tercatat pada bulan April 2021, penerimaan yang  berhasil dihimpun dari bea keluar sebesar Rp65,15 miliar dan total dari Januari hingga April 2021 jumlah penerimaan dari bea keluar sebesar Rp180,46 miliar.

Bea keluar yang menjadi penyumbang penerimaan utama Bea Cukai Batam tidak terlepas dari usaha usaha yang telah dilakukan beberapa bulan ke belakang, seperti dari asistensi yang diberikan kepada perusahaan yang berfokus pada kegiatan ekspor. Hasil dari asistensi ini berupa terciptanya potensi – potensi ekspor yang baru sehingga meningkatkan penerimaan bea keluar.