Penerimaan Bea Cukai Batam Capai Angka 172% Pada Semester I Tahun 2021, Naik 200% Dibandingkan Semester I Tahun 2020

Batam (23/07) – Bea Cukai Batam terus berupaya maksimal dalam mengoptimalkan penerimaan negara. Pada Semester I tahun 2021 ini Bea Cukai Batam berhasil mengumpulkan penerimaan negara sebesar Rp492,32 M. Jumlah tersebut mencapai angka sebesar 172,78% dari target yang ditetapkan, yakni sebesar Rp284,90 M.

Jika dibandingkan secara Year on Year, kenaikan penerimaan Bea Cukai Batam pada Semester I tahun 2021 berjumlah sebesar Rp328,17 M. Jumlah tersebut meningkat sebesar 200,02% dari realisasi penerimaan pada Semester I tahun 2020 yang berjumlah sebesar Rp164,06 M.

Kenaikan tersebut sebagian besar disumbangkan dari penerimaan Bea Keluar dengan total sebesar Rp356,39 M. Salah satu faktor yang menyebabkan kenaikan tersebut adalah harga referensi produk Crude Palm Oil (CPO) yang terus meningkat. Sampai dengan bulan Juni 2021 harga referensi produk CPO mencapai sebesar US$1.223,90 per ton. Harga referensi tersebut meningkat US$113,22 atau 9,25 persen dibandingkan dengan periode Mei 2021, yaitu US$1.110,68 per ton.

Sementara itu, total penerimaan Bea Masuk berjumlah sebesar Rp130,54 M dan penerimaan Cukai sebesar Rp5, 29 M.

Selain penerimaan Bea Masuk, Bea Keluar, dan Cukai, Bea Cukai Batam juga terus mengoptimalkan penerimaan melalui penagihan piutang. Selama Semester I tahun 2021 ini, Bea Cukai Batam telah menerbitkan tagihan piutang dengan total sebesar Rp99,5 M dengan realisasi piutang yang lunas sebesar Rp98,99 M atau sebesar 99,73%.