+62 778 - 429 446 Info.bcbatam@customs.go.id

Batam – Dalam upaya peningkatan daya saing perekonomian nasional melalui penataan Ekosistem Logistik Nasional, Bea Cukai Batam sosialisasikan peraturan tentang manifes sarana pengangkut yang diatur dalam PMK-97/PMK.04/2020 pada Senin (14/09)
Sejalan dengan usaha pemerintah dalam mensukseskan program NLE ini, Bea Cukai mewakili Kementerian Keungan sebagai salah satu instansi yang terkait dalam rantai perdagangan internasional menetaskan peraturan ini sebagai wujud dukungan program Ekosistem Logistik Nasional.
Pengusaha sarana pengangkut serta agen kapal di Batam memperlihatkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti sosialisasi ini. Hal ini terlihat dari jumlah peserta yang hadir meskipun dalam situasi pandemi. Namun, Bea Cukai Batam tetap mengedepankan penyelenggaraan kegiatan dengan protokol kesehatan yang ketat untuk menjamin kegiatan berjalan dengan lancar dan nyaman.
Kepala Seksi Administrasi Manifes Wahyu Setiaji selaku narasumber menyatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan biaya logistik tertinggi di Asia tenggara.
“Kita harus memangkas biaya logistik sekarang karena Indonesia termasuk negara dengan biaya logistik yang tinggi di Kawasan Asia Tenggara yaitu mencapai 24% dari Produk Domestik Bruto (PDB).” Ungkapnya.
Pengembangan NLE ini merupakan upaya pemerintah dalam rangka mendorong percepatan ekonomi nasional melalui kerjasama yang baik antar instansi pemerintah dan swasta, simplifikasi proses dan integrasi sistem dari proses terkait. Lebih lanjut lagi ke depannya dapat menciptakan iklim investasi yang baik sehingga dapat meningkatkan daya saing ekonomi nasional.

WhatsApp chat