+62 778 - 429 446 Info.bcbatam@customs.go.id

Selama Bulan April 2015, Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam (KPU BC) Tipe B Batam telah melakukan 7 kali penindakan di bidang Kepabeanan dan Cukai. Dari jumlah tersebut, jumlah penindakan yang di proses lebih lanjut sebagai Barang Dikuasai Negara (BDN) atau Barang Milik Negara (BMN) sebanyak 6 kasus dan satu kasus Narkotika, Psikotropika dan Prekursor (NPP) yang kemudian dilimpahkan kepada instansi terkait.

Untuk barang jenis Narkotika, Psikotropika dan Prekursor (NPP), pada tanggal 14 April 2015 telah dilakukan penindakan terhadap pelaku berinisial MM yang tertangkap membawa 512 gram Methampethamine di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre. Kasus NPP tersebut telah diserahterimakan kepada pihak terkait, yaitu Kepolisian Daerah Kepulauan Riau dan BNN Provinsi Kepulauan Riau untuk ditindaklanjuti.

web

Selama Bulan April 2015, KPU BC Tipe B Batam melakukan 5 kali penindakan atas barang yang tidak dilengkapi dengan dokumen kepabeanan. Barang-barang tersebut akan di keluarkan dari kawasan bebas batam ke TLDDP. 3 kasus merupakan barang dengan jenis komoditi sembako dan 2 kasus merupakan barang dengan jenis komoditi BKC.

Pertama, pada tanggal 10 April 2015 terjadi penindakan atas beberapa barang komoditi sembako yaitu susu, pampers, minyak goreng, kawat, beras, gula, dll. Lokasi kejadian berada di Perairan Tanjung Uncang yang dibawa oleh Kaharudin dan diangkut dengan sarana pengangkut Pompong Tanpa Nama. Kedua, pada tanggal 13 April terjadi penindakan di Perairan Tanjung Serat dengan sarana pengangkut KM. Wosaka, pelaku Herianto membawa beras merek “Bintang Lima” tanpa dilengkapi dokumen pabean. Ketiga, pada tanggal 18 April 2015 KM. Sahabat Jaya yang dikemudikan oleh Swadi ditegah karena membawa tepung terigu, minyak goreng, susu cair, beras ketan, kacang kedelai, dan lain-lain yang akan dikeluarkan dari kawasan bebas batam ke TLDDP tanpa dilengkapi dokumen pabean. Keempat, BKC yang di tegah oleh Bea Cukai di Pelabuhan Beton Sekupang pada muatan KM. Kelud terjadi sebanyak 2 kali, yaitu pada tanggal 13 April 2015 dengan uraian barang 66 botol MMEA dan pada tanggal 15 April 2015 dengan uraian barang 3 koli MMEA. Barang-barang diatas yang kemudian dijadikan sebagai Barang Dikuasai Negara (BDN).

Untitled-1

Terjadi juga penindakan atas pemasukkan barang lartas asal luar daerah pabean ke kawasan bebas batam tanpa pemberitahuan pabean. Pada tanggal 20 April 2015, 2 koli obat kuat yang dibawa oleh pelaku berinisial MT di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre di amankan oleh petugas Bea Cukai karena tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya.

WhatsApp chat