+62 778 - 429 446 Info.bcbatam@customs.go.id

Selama Bulan Desember 2015, Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai (KPU BC) Tipe B Batam telah melakukan 19 (sembilan belas) kali penindakan di bidang Kepabeanan dan Cukai. Tindak lanjut terhadap berbagai pelanggaran tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Dikenakan sanksi administrasi sebanyak 5 (lima) kasus.
  2. Dijadikan sebagai Barang Dikuasai Negara sebanyak 7 (tujuh) kasus.
  3. Direekspor sebanyak 1 (satu) kasus.
  4. Diserahterimakan kepada pihak berwenang sebanyak 4 (empat) kasus.
  5. Masih dalam proses sebanyak 1 (satu) kasus.

Pengawasan Narkotika, Psikotropika dan Prekursor (NPP)

penindakanSelama Bulan Desember 2015, KPU BC Tipe B Batam melakukan 5 (lima) kali penindakan terkait Narkotika, Psikotropika dan Prekursor (NPP). Seluruh kasus terjadi di Terminal Ferry Internasional Batam Center dengan tujuan akhir adalah Batam.

Adapun jenis NPP yang berhasil ditegah selama Bulan Desember 2015 yaitu Metaphetamine (Shabu) sebanyak 2005 gram. Keseluruhan kasus NPP telah diserahterimakan kepada pihak terkait yaitu Kepolisian Daerah Kepulauan Riau dan BNN Provinsi Kepulauan Riau untuk ditindaklanjuti.

Pengawasan Barang Kena Cukai

Selama Bulan Desember 2015, KPU BC Tipe B Batam melakukan 3 (tiga) kali penindakan terkait Barang Kena Cukai. Tercatat dua kasus terjadi di Pelabuhan Beton Sekupang; satu kasus terjadi di Pelabuhan ASDP Roro Telaga Punggur.

Adapun jenis Barang Kena Cukai yang berhasil ditegah selama Bulan Desember 2015 yaitu:

4 (empat)koli Rokok dan 29 botol MMEA; 8 (delapan) koli rokok merek 555, dan Luffman; dan 5 (lima) koli MMEA merek Black Label, Carlsberg, Red Label, dan The Glenlivet; 8 (delapan) koli MMEA merk ABC Extra Stout dan Carlsberg.

Pengawasan Pembawaan Uang Tunai

Selama Bulan Desember 2015, KPU BC Tipe B Batam melakukan 1 kali penindakan terkait Pembawaan Uang Tunai. Tercatat kasus tersebut terjadi di Pelabuhan Ferry Internasional Harbour Bay. Adapun jenis Pembawaan Uang Tunai yang berhasil ditegah selama Bulan Desember 2015 yaitu:

490 lembar pecahan MYR 100 yang setara dengan Rp 155.294.315,00

Berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai nomor: PER-01/BC/2005 tentang Tatalaksana Pengeluaran dan Pemasukan Uang Tunai bahwa setiap orang yang membawa uang tunai rupiah sejumlah Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah) atau lebih, atau mata uang asing yang nilainya setara dengan itu, keluar dari Daerah Pabean wajib memberikan laporan kepada Pejabat Bea dan Cukai dengan menggunakan formulir BC 3.2 atau PEB (BC 3.0) jika diekspor sebagai barang kargo atau melalui Perusahaan Jasa Titipan (PJT).

Pengawasan Lainya

Selama Bulan Desember 2015, KPU BC Tipe B Batam melakukan 10 (sepuluh) kali penindakan yaitu 7 (tujuh) kasus pelanggaran pengeluaran barang asal kawasan bebas Batam ke TLDDP tanpa dilengkapi dokumen kepabeanan, 2 (dua) kasus Pemasukan barang Larangan dan Pembatasan asal Luar Daerah Pabean ke dalam Kawasan Bebas Batam tanpa/salah Pemberitahuan dan 1 (satu) kasus Pemasukan barang yang dilarang untuk diimpor menurut peraturan Menteri Perindustrian.

Lokasi kejadian 2 (dua) kasus terjadi di Perairan Pulau Bulang Batam; 2 (dua) kasus terjadi di perairan punggur; satu kasus terjadi di Perairan Pulau Janda Berhias; satu kasus masing-masing terjadi di Pelabuhan Sewu Sekupang, Perairan Pulau Ngenang, Pelabuhan Batu Ampar, Batu Merah, dan Pelabuhan Internasional Sekupang. Adapun barang bukti yang berhasil ditegah selama Bulan Desember 2015 yaitu: minyak goreng, margarin, makanan ringan, peralatan rumah tangga, 6 NE Ms Angle Bar dan Channels, atap spandek, rabung, keramik lantai, 1 NE Hole Punch, Cutter Blade, Cuttter, Stapler, Makanan Ringan, Susu, Peralatan Elektronik, Obat, Alat Kesehatan, dan Bahan Bangunan, kotak rokok marlboro tujuan pemasaran Malaysia 54 koli @11 pack, 200 karung kedelai, Bawang, Beras, Kacang Kedelai, Kacang Tanah, 26 pcs handphone jenis berbagai tipe.

WhatsApp chat