Kunjungi Bea Cukai Batam, Askolani: “Bea Cukai Batam diharapkan Menjadi Prime Mover”

(Batam, 19/03/2021) – Penyampaian arahan secara langsung pertama oleh Askolani sebagai Direktur Jenderal Bea Cukai kepada Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai (KPU BC) Batam dilakukan pada hari Kamis (18/03/2021), di Aula Bea Cukai Batam. Pengarahan langsung tersebut diberikan masih dengan nuansa optimisme dan semangat launching Batam Logistic Ecosystem (BLE).

Pengarahan tersebut disampaikan langsung kepada Kepala KPU BC Batam, Kepala Kantor Wilayah Khusus Bea Cukai Kepulauan Riau, dan Kantor Wilayah Bea Cukai Riau, beserta jajarannya.

“Visi saya terhadap Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) masih sama (dengan sebelumnya), meningkatkan pelayanan lebih cepat dan lebih mudah, sesuai dengan Undang-undang Cipta Kerja yang telah diresmikan, terlebih lagi pada masa pandemi ini,” ujar Askolani.

Hal ini disampaikan Askolani menyusul telah diresmikannya Batam Logistic Ecosystem sebagai bagian dari National Logistic Ecosystem (NLE), yang digagas untuk memperkuat perekonomian Nasional.

“BLE ini adalah kolaborasi dan sinergi antar kementerian dan instansi, tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Dengan seluruh reformasi yang telah dilakukan DJBC, Kementerian Keuangan dan juga kementerian-kementerian lain sangat mengharapkan Bea Cukai Batam bisa menjadi prime mover atau penggerak utama bagi yang lain untuk menjadi lebih baik,” tambah Askolani.

Dalam kesempatan tersebut, Askolani juga menyampaikan pesan dan harapan untuk KPU BC Batam.

“Tugas kita (DJBC) sangat penting dalam perekonomian, penerimaan kita memiliki potensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, selain itu kita (DJBC) juga berperan mendukung mendukung ekspor. Dengan peran tersebut, tentunya akan banyak tantangan. Tantangan yang dihadapi Bea Cukai Batam adalah sinergi dan koordinasi, yang merupakan kunci untuk bersama-sama memajukan institusi kita tercinta ini,” ujar Askolani.

“Terus lakukan evaluasi, Saya yakin kita bisa maju dengan mengevaluasi kesalahan kita sendiri, sebab dengan evaluasi dan diikuti dengan perbaikan (reformasi) kita akan selalu siap untuk menghadapi seluruh rintangan yang menanti di depan,” tambah Askolani.