+62 778 - 429 446 Info.bcbatam@customs.go.id

Batam – Rabu, 07 September 2016. Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi datang berkunjung ke Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe B Batam. Para pejabat dan pegawai KPU BC Tipe B Batam sudah hadir untuk menyambut kedatangan beliau di Aula lantai 3 KPU BC Batam pada pukul 15.45.

Dalam pengarahan Direktur Jenderal Bea dan Cukai membahas mengenai masukan dari KPU BC Batam terhadap sarana dan prasarana untuk kinerja kedepan bersinergi dengan Kementerian lain maupun untuk meningkatkan kinerja internal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) pada umumnya dan untuk KPU BC Batam pada khususnya.

untitled-1

 

Beliau juga memberikan apresiasi terhadap kinerja KPU BC Tipe B Batam atas penindakan beberapa kasus narkotika maupun penyelundupan lartas lainnya yang telah berhasil dilakukan dan menyampaikan bahwa para pegawai Bea dan Cukai diminta untuk dapat bahu membahu membangun Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menjadi lebih baik.

Kemudian beliau menyampaikan bahwa potensi Batam menjadi tempat investasi bagi para investor menjadikan pemerintah merevisi wilayah Pulau Batam yang sebelumnya FTZ (Free Trade Zone) menjadi daerah khusus yaitu KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) dan tentunya diiringi oleh kebijakan-kebijakan baru untuk Bussiness Community yang menjadi tugas DJBC kedepan untuk membantu membangun rencana pemerintah agar terwujud dan dapat diterapkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Pejabat dan Pegawai yang diharapkan untuk tidak menunggu suatu perubahan, akan tetapi dapat bergerak dan memberikan inspirasi/masukan terhadap Instansi DJBC yang secara struktural dapat dilaporkan kepada Kantor Pusat Bea dan Cukai yang seterusnya akan dilanjutkan ke unit-unit terkait. Sehingga ketika ada suatu perubahan baik peraturan maupun lainnya, para pegawai DJBC dapat melakukan adaptasi dengan cepat dan dapat menerapkannya dengan baik.

untitled-2

 

Setelah itu, beliau memotivasi para pegawai “keahlian yang kita semua ketahui dan kemampuan yang kita miliki, kaki kanan di meja rapat kaki kiri di lapangan sehingga dapat mengeluarkan kebijakan-kebijakan maupun peraturan yang dapat membangun sektor ekonomi baik dilingkungan kerja KPU BC Batam maupun DJBC sendiri.”

Selain itu, Beliau juga menyampaikan bahwa Reformasi birokrasi dan kelembagaan sudah dilakukan oleh Kementerian Keuangan dan DJBC sejak tahun 1995 yaitu perubahan peraturan lama menjadi Undang-undang Kepabeanan dan Cukai. Dilanjutkan dengan tahun 2007 yaitu pembangunan kantor modern dilingkungan DJBC, Reformasi Birokrasi diawali/didasari oleh 3 Pilar, yaitu Organisasi, Sistem dan Prosedur, dan Sumber Daya Manusia (SDM). Yang perlu diperhatikan adalah pilar SDM, karena harmonisasi antara kewajiban dan hak baik untuk negara maupun DJBC adalah ujung tombak perubahan yang lebih baik.

WhatsApp chat