+62 778 - 429 446 Info.bcbatam@customs.go.id

Jumat, 18 september 2015, Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang P.S. Brojonegoro bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Heru Pambudi beserta jajarannya melakukan konferensi pers di Tanjung Balai Karimun terkait hasil tangkapan yang berhasil dilakukan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai meliputi Amonium Nitrat, crude palm oil, dan ballpres.

DSC_2202

Amonium nitrat yang berhasil ditangkap oleh Bea dan Cukai adalah sebanyak 2.010 bags @ 25 Kgs/amonium nitrat dari Malaysia tujuan Sulawesi dengan modus operandi mengangkut barang impor yang merupakan kategori larangan/pembatasan impor tanpa dilindungi manifest. Untuk mengelabuhi petugas, Amonium nitrat dikemas menggunakan karung plastik.

Crude Palm Oil yang berhasil ditegah oleh petugas berdasarkan informasi intelijen di perairan berakit adalah sebanyak 1.307,511 Kiloliter yang berasal dari Tg. Siapi-api (Palembang) dengan tujuan west OPL Singapura dengan menggunakan sarana pengangkut MT Ruby Star GT 1999. Menkeu dan Dirjen Bea Cukai beserta jajarannya melakukan konferensi pers di atas kapal MT Ruby Star GT 1999 terkait hal tersebut.

crude palm oil

Selain itu, Ballpress (pakaian bekas) yang merupakan eks-penindakan kanwil DJBC Khusus Kepri tahun 2013 hingga 2015 dimusnahkan oleh Menkeu dan Dirjen Bea Cukai beserta jajarannya dengan kejaksaan Negeri Tanjung Balai Karimun dengan cara ditimbun dalam tanah. Pemusnahan ini dilakukan setelah ada vonis inkracht dari pengadilan bahwa ballpress dirampas Negara. Total ballpress yang dimusnahkan adalah sebanyak 5.886 ball dan 320 karung. Pakaian bekas yang diimpor diangkut tanpa dilindungi oleh dokumen manifest.

ballpress

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus melakukan peningkatan dalam pengawasan lalu lintas barang yang keluar masuk daerah pabean guna melaksanakan salah satu tugas dan fungsinya sebagai community protector dan mengamankan keuangan Negara.

WhatsApp chat