Kemenkeu Hadapi Tantangan Perkonomian Baru di Tengah Perayaan Hori ke -74

Batam (31/10) – Kementerian Keuangan mengadakan Upacara Peringatan Hari Oeang yang ke-74 meski berada di tengah Pandemi Covid-19 (31/10). Tahun ini perayaan Hari Oeang Republik Indonesia atau HORI dilaksanakan lebih sederhana yaitu melalui upacara yang dihadiri oleh perwakilan masing-masing Eselon I di Kementerian Keuangan. Upacara tersebut dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, yaitu dengan menjaga jarak dan mengenakan masker.

Upacara tersebut juga bisa disaksikan secara daring bagi seluruh pegawai Kementerian Keuangan yang tersebar di seluruh Indonesia. Sri Mulyani Indrawati selaku Menteri Keuangan hadir dalam upacara tersebut dan menyampaikan rasa prihatinnya pada kondisi pandemi yang dangat berdampak bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dalam pidatonya, Ibu Sri Mulyani menyampaikan bahwa pandemi ini merupakan keadaan yang extraordinary . Hal tersebut membuat Indonesia kembali dihadapi dengan tantangan perekonomian. Jika pada tahun 1998 Indonesia menghadapi tantangan krisis ekonomi dan pada tahun 2008 Indonesia juga turut terdampak krisis global, kini Indonesia harus berjuang untuk membangun fondasi perekonomian yang lebih kuat lagi dalam menghadapi Covid-19.

“Seluruh jajaran Kementerian Keuangan harus terus berpikir positif dalam berkontribusi untuk mempercepat pemulihan ekonomi di masa pandemi ini,” ujar Sri.

Di kondisi seperti ini , Sri Mulyani juga menyampaikan bahwa Kementerian Keuangan terus berupaya dalam mewujudkan kebijakan-kebijakan yang dapat membantu angka produksi terus berjalan untuk IKM maupun UMKM. Kebijakan yang telah diformulasikan tersebut tentunya dapat mendorong dunia usaha agar pulih kembali.

Di akhir pidatonya, Sri Mulyani menyampaikan bahwa seluruh pihak jangan sampai saling menyalahkan. Karena kita semua sedang berjuang bersama yaitu memulihkan perekonomian Indonesia yang turut terdampak Covid-19. Meski di tengah keterbatasan yang ada, Kementerian Keuangan masih bisa mengadakan upacara dengan menerapkan protokol kesehatan tanpa mengurangi rasa khidmat atas perayaan 74 tahun beredarnya Uang Republik Indonesia.