+62 778 - 429 446 Info.bcbatam@customs.go.id

BATAM, KAMIS (14 APRIL 2016)- Kantor Wilayah (Kanwil) DJBC Khusus Kepulauan Riau Dan Kantor Pelayanan Utama Bea Dan Cukai (KPU BC) Tipe B Batam bersama Kepolisian Daerah Kepulauan Riau menggelar acara Hibah dan Pemusnahan Barang Milik Negara (BMN). Barang barang tersebut merupakan barang tangkapan hasil kerja sama antara Bea dan Cukai dengan Kepolisian Daerah Kepulauan Riau.

hibah 1“Sesuai perintah Presiden, Bea dan Cukai saat ini terus bersinergi dengan aparat lain dalam pengawasan dan penegahan masuknya barang ilegal,” ujar Kepala KPU BC Batam, Nugroho Wahyu Widodo yang biasa dipanggil Pak Noeg.

“Sinergi yang kami lakukan merupakan hal yang baik untuk mencegah masuknya barang ilegal, pihak kami dengan BC telah berhasil menangkap puluhan kali barang yang masuk secara ilegal ke wilayah Kepri, seperti narkoba, sembako dan lain-lain,” terang Kapolda Kepri, Sam Budigusdian.

IMG_7325Bidang pengawasan merupakan salah satu aspek yang sangat krusial bagi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Dalam melakukan fungsi pengawasan tersebut, DJBC khususnya KPU BC Tipe B Batam telah banyak melakukan penindakan di bidang kepabeanan dan cukai baik untuk pengamanan hak-hak keuangan negara maupun untuk perlindungan masyarakat dari masuknya barang-barang ilegal yang merusak maupun berbahaya.

Atas barang-barang hasil penindakan tersebut dalam jangka waktu yang ditentukan, statusnya akan menjadi Barang Milik Negara (BMN), dimana pengadministrasian dan pengelolaannya dilakukan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Selanjutnya atas barang-barang BMN tersebut sesuai persyaratan-persyaratan tertentu pemanfaatannya bisa dilelang, ditetapkan status penggunaan, dihibahkan, atau dimusnahkan berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan.

hibah 2BMN yang dihibahkan merupakan BMN hasil tangkapan Kanwil DJBC Kepri sedangkan BMN yang dimusnahkan merupakan BMN hasil tangkapan KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam.

BMN yang Kanwil DJBC Khusus Kepri hibahkan berupa : 20.425 kg beras dan 11.900 kg gula kepada kepada Pemerintah Kabupaten Lingga. 35 tilam, 6 kursi, 4 meja dan 3 filling cabinet kepada Yayasan Darul Taufiq Kab. Karimun; 35 tilam, 7 kursi, 3 meja dan 4 filling cabinet kepada Yayasan Ar-Raudhah Kab. Karimun; 30 tilam, 7 kursi, 3 meja dan 3 filling cabinet kepada Panti Asuhan Hidayatullah Kab. Karimun.

“Selanjutnya kami akan kembali menghibahkan 70 ton beras dan 20 ton beras,” ujar Kepala Kanwil Pak parjiya.

“Semoga hibah yang kami berikan dapat bermanfaat bagi penerima” lanjut Pak Noeg.

BMN asal KPU Bea dan Cukai Batam yang dimusnahkan berupa : komoditas bawang sebanyak 4.770 kg, Sarden sebanyak 600 kaleng, Barang Kena Cukai berupa Minuman Mengandung Etil Alkohol berbagai merek sebanyak 965 Botol (723.75 liter) dan 14.352 kaleng (4.736 liter), serta Barang Kena Cukai berupa Hasil Tembakau Rokok berbagai merek sebanyak 1.794.480 batang, dengan perkiraan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 679.524.500,-.

hibah 3Pemberian hibah dan pemusnahan secara simbolis dilakukan oleh Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepri Parjiya, Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam Nugroho Wahyu Widodo, Kapolda Kepri Sam Budigusdian dan Kepala Badan Pengelola Perbatasan Kepulauan Riau di KPU BC Tipe B Batam sedangkan pemusnahan secara total dilakukan di PT Desa Air Cargo. KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam bekerja sama dengan PT Desa Air Cargo yang merupakan perusahaan yang profesional dan memiliki perlengkapan yang memadai dalam hal pemusnahan berbagai jenis barang. Sehingga pelaksanaan pemusnahan sesuai ketentuan dari Kementerian Lingkungan Hidup tidak boleh menyebabkan atau berdampak pencemaran terhadap lingkungan sekitarnya.

hibah 4
hibah 5

 

WhatsApp chat