Hari Puncak Perayaan Bea Cukai ke-74: “Integritas itu Identitas”

Batam (09/10) – Hari ini, 09/10/2020, Bea Cukai Batam menggelar Acara Puncak Perayaan Hari Bea Cukai yang ke-74 dengan tema “Bea Cukai Untuk Negeri” bertempat aula Lt.3 KPU Bea Cukai Tipe B Batam. Acara ini digelar dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan mengingat perayaan kali ini digelar di tengah pandemi Covid-19.

Acara puncak ini dibalut dengan konsep nusantara dengan penampilan yang meriah yaitu tarian jaipong dan tarian medley daerah. Tak hanya itu, acara ini juga dihibur dengan penampilan pertama dari band akustik BC Batam yang memanjakan telinga para peserta acara.

“Selain merayakan hari lahirnya Bea Cukai, perayaan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM kita dari segi kreativitas dan sportifitas dengan menggunakan prinsip worklife balance, dan ini terbukti dari semangat dan antusias para pegawai kita baik dari KPU dan PSO Bea Cukai Batam yang telah berpartisipasi dalam perlombaan yang kita adakan sebanyak 58 peserta lomba” ucap M. Rizki Baidillah, Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI), selaku ketua panitia acara ini pada saat memberikan sambutan hangat.

Dalam acara ini, Bea Cukai Batam juga memberikan penghargaan kepada pegawai teladan dan pegawai berprestasi Tahun 2020 sebagai bentuk apresiasi kepada pegawai yang terpilih dan diharapkan dapat menjadi teladan bagi pegawai lainnya untuk terus berkinerja lebih baik.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Susila Brata dan para pejabat lainnya yang ikut memeriahkan acara ini.

“Dengan usia Bea Cukai yang sangat panjang, saat ini kita berdiri dengan tegar dan busung bahwa Direktorat Jenderal Bea Cukai maupun Kementerian Keuangan dianggap sebagai salah satu lembaga yang baik dari segi sistem maupun segi pelayanannya dan kita akan terus menerus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik,” sambut Susila Brata.

Perayaan ini merupakan salah satu bagian dari program Duta Transformasi yang bertujuan untuk memantau akuntabilitas, produktifitas, dan kesehatan pegawai selama WFH atau kebijakan Rencana Kerja Duta Transformasi lain yang berdampak pada pihak eksternal.

“Integritas itu identitas, identitas itu adalah kita semua. Kita semua adalah Duta transformasi, karena duta transformasi adalah bicara tentang perubahan, perubahan tidak bisa dilakukan sendiri melainkan bersama-sama. Tentunya ini adalah suatu rahmat dari Tuhan bahwa Bea Cukai bertahan sampai 74 Tahun, Bea Cukai terus melakukan reformasi untuk mewujudkan perubahan dari yang baik makin baik.” Ungkap Paulus Hatigoran Pangaribuan, Kepala Bidang Kepatuhan Internal.

Perubahan itu bukan milik diri sendiri, perubahan itu milik bersama-sama menuju Bea Cukai yang lebih baik, secara khususnya Bea Cukai Batam menjadi sebuah organisasi yang dibanggakan bersama-sama. Mari teruskan sejarah untuk menjadi lebih baik dan makin baik untuk Negeri.