Gencarkan Budaya Kerja, Bea Cukai Batam Lakukan Sosialisasi dan Pelatihan 5R

Batam (26/11) – Bea Cukai Batam menyelenggarakan sosialisasi dan pelatihan penerapan 5R di aula lantai 3 Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Batam pada hari Kamis (26/11/2020).

Tujuan sosialisasi dan pelatihan ini untuk memberikan pembekalan dan pemahaman kepada para pegawai KPU Bea Cukai Batam mengenai penerapan program budaya Kementerian Keuangan, yaitu 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin).

Acara dibuka dengan mendengarkan sambutan dari Kepala Bidang Kepatuhan Internal, Paulus Hatigoran Pangaribuan. Paulus mengungkapkan bahwa budaya 5R ini merupakan budaya yang cukup lama di lingkungan Kementerian Keuangan, namun hal yang terpenting adalah bagaimana menerapkan budaya tersebut untuk membangun kualitas kerja yang semakin baik karena lingkungan kerja yang tidak produktif dapat menghambat jalannya aktifitas kerja.

“Mari kita ciptakan lingkungan kerja yang nyaman dengan menerapkan budaya 5R, bukan hanya slogan tetapi menjadi sebuah nilai-nilai yang terwujud di dalam pekerjaan kita”, pesan Paulus.

Dalam pelatihan tersebut, Bea Cukai Batam menghadirkan narasumber yaitu Stanley Rocky selaku Quality Assurance (QA) Manager dan Training Center Manager PT Sat Nusapersada.

“Saya bangga dengan Bea Cukai Batam yang merupakan sebuah instansi pemerintah yang koperatif dan telah menyelenggarakan acara ini,” ujar Stanley.

QA PT Sat Nusapersada itu menjelaskan bahwa PT Sat Nusapersada mengikuti budaya kerja Jepang dengan menerapkan 5S (diucapkan sebagai goesu), yang dikenal juga dengan istilah 5R di Indonesia.

Kunci keberhasilan penerapan budaya 5S harus diikuti oleh semua level mulai dari bawahan hingga level Top Management. Tak hanya menyampaikan materi, Stanley juga memberikan motivasi kepada pegawai Bea Cukai Batam untuk melakukan hal yang lebih di dalam pekerjaan dan menghasilkan nilai tambah.

Acara tersebut berjalan dengan baik dan diakhiri dengan melakukan post test kepada peserta acara untuk mengevaluasi materi yang telah diberikan. Dengan menerapkan budaya 5S dengan baik, maka dapat meningkatkan produktivitas kerja dan juga dapat bekerja dengan se-efektif serta se-efisien mungkin dan meningkatkan keamanan (safety) di tempat kerja.

QA Manager PT Sat Nusapersada, Stanley Rocky sedang memberikan materi
peserta acara mengajukan pertanyaan kepada narasumber
Seluruh peserta sosialisasi di Aula Lt. 3 KPU Bea Cukai Batam