Direktur Informasi Kepabeanan dan Cukai Targetkan BLE Berjalan Sempurna Akhir Tahun 2020

Batam (24/10) – Direktur Informasi Kepabeanan dan Cukai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Agus Sudarmadi sampaikan Batam Logistic Ecosystem (BLE) dan National Logistic Ecosystem (NLE) akan berjalan sempurna akhir tahun 2020.

“Progres luar biasa (BLE dan NLE), ini merupakan kerja sama antara Bea Cukai Batam, Bea Cukai Pusat, dan kementerian lembaga lain,” ujar Agus kepada Tim Humas Bea Cukai Batam di Kantor Balaikota Batam, Jumat (23/10/2020).

Pengembangan pelayanan terpadu Ship to Ship – Floating Storage Unit (STS-FSU), integrasi inapornet, dan trucking di dalam platform BLE dan NLE telah berjalan beriringan.

“Pengembangan layanan di dalam BLE dan NLE telah berjalan secara simultan, STS-FSU, integrasi dengan inapornet, trucking,” tambah Agus.

Sebelumnya pada Rapat Kerja yang diadakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) di Kantor Walikota Batam, Agus sampaikan target BLE dan NLE akan berjalan sempurna pada akhir tahun 2020.

“Untuk penerapan auto gate system, kami telah kolaborasi dan uji coba bersama BP Batam, diharapkan bulan Oktober sudah bisa uji coba terkait pertukaran data secara sistem,” ujar Agus.

Apresiasi disampaikan oleh Penasihat Khusus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Bidang Pertahanan dan Keamanan Maritim Laksamana TNI (Purn.) Prof. Dr. Marsetio.

“Terima kasih kepada DJBC, awalnya dulu perizinan sampai satu hari sekarang satu jam dengan sistem BLE. BLE akan menjadi guidance Batu Ampar menjadi smart dan greenport, jadi semua melalui IT,” ujar Marsetio.