Customs to Business Partnership, Bea Cukai Batam Ajak Diskusi Langsung Para Pelaku Usaha

Batam (19/5). Bea Cukai Batam undang sebanyak 29 pelaku usaha untuk berdiskusi langsung mengenai rencana penerapan sistem otomasi pelayanan kepabeanan dan cukai di Pulau Sambu-Belakang Padang. Kegiatan ini dikemas dalam tajuk Sosialisasi Otomasi Pelayanan di Pulau Sambu-Belakang Padang pada hari ini.

Tujuan dari kegiatan ini untuk membangun konstruksi proses bisnis dan cara bekerja sama agar semua tujuan, baik milik pemerintah maupun milik pelaku usaha bisa tercapai. 

Kegiatan diskusi dibuka langsung oleh Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam, Ambang Priyonggo. 

“Saya apresiasi kedatangan para pelaku usaha. Kegiatan ini merupakan bentuk pendekatan pemerintah dengan pelaku bisnis, atau bisa kita bilang sebagai Customs to Business Partnership”, pungkas Ambang.

Bea Cukai Batam menghadirkan perwakilan dari empat bidang yang memberikan penjelasan terkait otomasi yang akan dilakukan. Materi disampaikan oleh Bidang Pelayanan dan Fasilitas Pabean dan Cukai, Bidang Penerimaan dan keberatan, Bidang Penindakan dan Penyidikan, dan Bagian Umum yang diwakili oleh Subbagian Dukungan Teknis.

Kagiatan diskusi berjalan lancar hingga akhir acara. Semua materi yang ingin disampaikan dapat diterima. Sebaliknya, Bea Cukai Batam juga menampung seluruh masukan dari para pelaku usaha untuk penerapan sistem otomasi ini.

“Selama ini proses masih dilakukan manual, biasanya satu hari kerja dokumen sudah siap. Kami harap dengan adanya sistem yang baru ini proses pengurusan dokumen akan semakin cepat lagi,” ungkap Eka, salah satu pelaku usaha yang hadir.

Bea Cukai Batam terus berkomitmen untuk memberikan kemudahan. Dengan adanya fasilitas baru maka pelaku usaha akan lebih nyaman saat melakukan transaksi kepabeanan dan cukai.