+62 778 - 429 446 Info.bcbatam@customs.go.id
Bea Cukai Batam Menerima Penghargaan Atas Peran Aktif Dalam Upaya P4GN Dari BNNP Kepri

Bea Cukai Batam Menerima Penghargaan Atas Peran Aktif Dalam Upaya P4GN Dari BNNP Kepri

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam mendapatkan penghargaan atas peran aktif dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Provinsi Riau dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau.

Penghargaan ini diberikan langsung oleh Kepala BNN Provinsi Kepulauan Riau, Brigjen Pol. Drs. Richard M Nainggolan, M.M, MBA dalam rangka Hari Anti Narkoba Internasional tahun 2020. Dalam peringatan tersebut BNN mengenalkan tagline baru yaitu “HIDUP 100%, Sadar, Sehat, Produktif, dan Bahagia” yang mengajak semua orang untuk hidup lebih baik dan maksimal di segala unsur kehidupan dengan hidup tanpa narkoba.

Sebagai informasi, Bea Cukai Batam selama tahun 2020 telah melakukan 28 kali penindakan atas upaya penyelundupan Narkotika, Psikotropika, Prekursor (NPP). Dengan adanya pemberian penghargaan ini semoga Bea Cukai Batam, BNN, dan lembaga lainnya dapat bersinergi memberikan kontribusi nyata dalam memberantas penyelundupan barang terlarang khususnya narkoba. Karena narkoba merupakan salah satu dari empat ancaman yang dihadapi bangsa saat ini selain radikalisme, korupsi, dan bencana alam.

Apel Perdana di Tahun 2020

Apel Perdana di Tahun 2020

Membuka tahun 2020, Bea Cukai Batam dan PSO Bea Cukai Batam melaksanakan kegiatan Apel Rutin bulan Januari yang diikuti oleh seluruh pejabat dan pegawai serta pegawai On Job Training (OJT).

Beberapa hal yang disampaikan oleh Pembina Apel, Yosef Hendriyansah, antara lain mengenai keselamatan dan kesehatan kerja. “Diharapkan kepada seluruh pegawai dan pejabat untuk tetap menjaga keselamatan dan kesehatan dalam menjalankan tugas” ujarnya. Pembina Apel juga menyampaikan capaian penerimaan Bea Cukai Batam selama tahun 2019 yang melewati target yaitu dengan realisasi sebesar 112,49%. Dengan capaian tersebut Pembina Apel memberikan apresiasi kepada seluruh pegawai dan pejabat yang telah bekerja memberikan layanan terbaik. “Kami sebagai pimpinan mengucapkan terima kasih kepada pegawai dan pejabat yang telah bekerja dalam memberikan pelayanan maupun pengawasan”.

Terakhir, Pembina Apel menyampaikan agar seluruh jajaran Bea Cukai Batam menjaga dan meningkatkan sinergi antar instansi pemerintah yang berada di wilayah Batam.

Serah Terima Jabatan Eselon III

Serah Terima Jabatan Eselon III

Semua Akan (P)Indah Pada Waktunya…..
Begitulah kira-kira kalimat yang seringkali diucapkan oleh pegawai beacukai setiap kali ada mutasi pegawai maupun pejabat.

Bertempat di Ruang Rapat Rempang Lantai 2, KPU Bea Cukai Batam melaksanakan Serah Terima Jabatan Eselon III di Lingkungan Bea Cukai Batam dan Pangkalan Sarana Operasi Bea (PSO) dan Cukai Batam. Adapun Pejabat Eselon III Bea Cukai Batam dan PSO Batam yang keluar dan yang menggantikan antara lain:
– Kepala Bidang Perbendaharaan, Poernomo, digantikan oleh Akbar Harfianto
– Kepala Bidang PFPC II, Mokhammad Mukhlas, digantikan oleh Bambang Lusanto Gustomo
– Kepala Bidang Penindakan dan Pengawasan, Agung Widodo, digantikan oleh Mochammad Munif
– Kepala Bidang Kepatuhan Internal, Setyadi Cahyadi, digantikan oleh Deny Sudrajat
– Kepala PSO Bea dan Cukai Batam, Handojo, digantikan oleh Waloyo.

Semoga kepada seluruh pejabat Eselon III yang mutasi keluar dan masuk Bea Cukai Batam maupun PSO Batam dapat menjalankan jabatan dengan amanah agar #beacukaimakinbaik.

Selamat Datang Pegawai OJT Bea Cukai Batam

Selamat Datang Pegawai OJT Bea Cukai Batam

Batam (16/12/2019)  –  Hari ini Bea Cukai Batam mengadakan acara Penyambutan dan Pengarahan Pegawai On Job Training (OJT) di Aula lantai 3 KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam. Susila Brata, Kepala Kantor memberikan pengarahan kepada pegawai OJT sejumlah 69 orang yang merupakan lulusan Diploma I dan Diploma III PKN STAN.

Selanjutnya, Kepala Kantor memperkenalkan Para Pejabat di Lingkungan KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam. Beliau menyampaikan bahwa terdapat 32 Pejabat yang terdiri dari 1 Kepala Kantor, 1 Kepala Bagian Umum, 6 Kepala Bidang, 4 Kepala Subbagian, dan 20 Kepala Seksi.

Dalam pengarahan, Susila Brata mengutip pidato Presiden saat pelantikan, “Salah satu lima poin penting untuk membuat Indonesia jadi maju adalah pembangunan SDM (Sumber Daya Manusia). Saudara-saudara akan menjadi bagian dari bagian dari pembangunan SDM”. Dengan menjadi bagian dari pembangunan diharapkan seluruh pegawai OJT dapat menjalankan pekerjaan dengan amanah dan bertanggung jawab sampai menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Meskipun diusia muda kalian memiliki tanggung jawab dalam bekerja, di masa OJT Anda diminta bekerja bukan lagi seperti PKL. Saudara berbeda dengan teman-teman yang masih kuliah, jadi punya tanggung jawab berbeda. Waktu kuliah ujiannya saat UAS dan UTS, namun dalam bekerja ujiannya setiap hari”, kata Susila Brata.

“Saudara memasuki dunia kerja di lingkungan Kementerian Keuangan yang dinilai sangat baik kinerja, tata kelola oganisasi, dan SDM-nya” ujar Susila lagi. Oleh karena itu, seluruh pegawai OJT diajak untuk berbangga dengan prestasi tersebut sehingga bisa memicu prestasi lebih baik lagi ke depannya agar bea cukai makin baik, kemenkeu tepercaya, dan Indonesia maju.

Susila Brata berpesan,”Jika Menteri Keuangan mengatakan Jangan pernah lelah mencintai negeri ini, Saya berpesan Jangan pernah berhenti berpikir positif dan berperilaku positif”.

Acara dilanjutkan dengan penyematan Pin Integritas kepada perwakilan Pegawai OJT oleh Kepala Kantor. Acara ditutup dengan jabat tangan oleh para Pegawai OJT dengan Pejabat Bea Cukai Batam dan foto bersama.

Clean Up Day Bea Cukai Batam

Clean Up Day Bea Cukai Batam

Batam (6/12)
Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) yang diperingati setiap tanggal 9 Desember kembali digelar. Berbagai kegiatan dilaksanakan untuk memperingati Hakordia. Kali ini KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam dan PSO Bea dan Cukai Tipe B Batam melaksanakan kegiatan senam bersama. Kegiatan senam merupakan bentuk sinergi antar kantor dan untuk menjaga kekompakan yang sesuai dengan tema Hakordia “Bersama Melawan Korupsi Mewujudkan Indonesia Maju”.

“Semoga Hari Anti Korupsi ini bukan hanya sekadar peringatan atau seremonial saja” ujar Handojo, Kepala PSO Bea Cukai Batam setelah kegiatan senam. “Ada istilah NKRI, Harga Mati! Maka sebagai pegawai kementerian Keuangan Integritas adalah harga mati” tambahnya. Menurutnya sikap anti korupsi harus jadi pribadi Kementerian Keuangan.

Sebagai bentuk komitmen memberantas korupsi KPU Bea Cukai Tipe B Batam telah mendapatkan predikat Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) pada tahun 2019 ini. “Saya berharap predikat ini bukan hanya sekadar label, tapi seluruh jajaran kantor dapat melaksanakan dengan sungguh-sungguh”. Ujar Susila Brata, Kepala KPU Bea Cukai Tipe B Batam.

Kegiatan dilanjutkan dengan Customs Clean Up Day yang merupakan kegiatan peduli lingkungan dengan membersihkan lingkungan dan memungut sampah yang ada di sekitaran dermaga sampai dengan Taman Kolam Sekupang Batam. Kemudian dilanjutkan dengan penebaran bibit ikan nila di Taman Kolam Sekupang Batam dan pemberian tong sampah sebagai bentuk peduli kepada Kelurahan Tanjung Pinggir.

Beberapa agenda lain seperti talkshow, upacara, beberapa perlombaan terkait dengan tema anti korupsi masih akan dilaksanakan sebagai bentuk rangkaian kegiatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2019.

 

Kunjungan Kerja Ke Peternakan Babi Terbesar Di Batam

Kunjungan Kerja Ke Peternakan Babi Terbesar Di Batam

Salah satu target penerimaan Bea Cukai Batam ialah dari penerimaan bea masuk dan penyumbang terbesar bea masuk di wilayah kerja Bea Cukai Batam ialah PT. Indotirta Suaka. Maka dari itu Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam Susila Brata bersama jajaran melakukan kunjungan kerja ke PT. Indotirta Suaka di Pulau Bulan untuk melihat dan mengetahui lebih dekat proses produksi perusahaan yang bergerak di peternakan hewan, khususnya hewan babi. Hampir 1000 ekor perusahaan ini mengekspor hewan babi ke Singapura setiap harinya kecuali hari Kamis.


Bea Cukai Batam dalam kunjungannya menyampaikan kunjungan ini dimaksudkan untuk mengenal lebih dekat dan dapat memberikan solusi, khususnya yang berhubungan dengan kepabeanan. “Apakah ada kendala atau masalah yang perusahaan bapak hadapi selama ini, khususnya yg berhubungan dengan bea cukai ? Apabila ada kami akan membantu memfasilitasi untuk mengatasinya” ujar Susila Brata.

Direktur PT. Indotirta Suaka menyampaikan bahwa secara kepabeanan sudah tidak ada masalah karena makin terbantu dengan adanya Ceisa FTZ Ekspor. Hanya saja beliau menyampaikan adanya virus flu babi yang berasal dari Afrika yang sangat membahayakan bagi hewan ternaknya karena apabila sudah terjangkit harus dimusnahkan, dengan kata lain hewan babi yang terinfeksi tidak dapat disembuhkan. “Mohon dibantu pak terkait pengawasan di lapangan apabila ada masuk babi, karena ditakutkan babi tersebut terjangkit penyakit itu” ujar Ian Pakpahan selaku Direktur PT. Indotirta Suaka.


Kegiatan ditutup dengan mengelilingi peternakan untuk melihat lokasi peternakan, tidak hanya hewan babi, buaya dan udang juga dikembangbiakkan di perusahaan ini untuk kemudian diekspor. Selain itu adanya penangkaran buaya dapat dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan ketika ada babi yang kurang memenuhi standar ekspor. Apabila hewan babi sakit maka akan dimusnahkan dengan cara dibakar.

WhatsApp chat