+62 778 - 429 446 Info.bcbatam@customs.go.id
Sosialisasi PMK Nomor 216 Tahun 2019 tentang Angkut Terus dan Angkut Lanjut Barang Impor atau Barang Ekspor

Sosialisasi PMK Nomor 216 Tahun 2019 tentang Angkut Terus dan Angkut Lanjut Barang Impor atau Barang Ekspor

Batam, 27 Mei 2020

Meskipun saat ini masa pandemi COVID-19 belum berakhir, sosialisasi kepada pengguna jasa yang merupakan agenda rutin tahunan milik Bidang Perbendaharaan dan Keberatan (PK) Bea Cukai Batam tetap dilaksanakan. Bekerja sama dengan Direktorat Teknis Pabean, pada sosialisasi ini Bidang PK memberikan materi mengenai tata laksana Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 216/PMK.04/2019 tentang Angkut Terus atau Angkut Lanjut Barang Impor atau Barang Ekspor kepada 39 pengguna jasa yang berada di Batam.

Masih dalam suasana Idul Fitri 1441H, Akbar Harfianto selaku Kepala Bidang Perbendaharaan dan Keberatan Bea Cukai Batam membuka sosialisasi ini dengan kegiatan silaturahmi kepada seluruh peserta sosialisasi yang hadir melalui aplikasi Zoom.

Latar belakang diberlakukannya PMK No. 216 Tahun 2019 salah satunya adalah pengawasan melalui SKP dan otomasi layanan angkut lanjut dan angkut terus di Indonesia. “TPS pusat distrbusi distribusi bisnis transit sudah berkembang sedemikian rupa seperti di Soekarno-Hatta dan Ngurah Rai sehingga harapannya bisa menjadi seperti yang telah dilaksanakan di pelabuhan internasional seperti di Hongkong dan Singapura.” – ujar Pudji Seswanto pelaksana pada Direktorat Teknis Kepabeanan.

Selain itu dijelaskan juga oleh Slamet Sukanto Kepala Seksi Administrasi Manifes Bea Cukai Batam bahwa PMK No. 216 Tahun 2019 tidak bisa sepenuhnya diterapkan di Kawasan Bebas seperti Batam karena tata laksana impor di Kawasan Bebas diatur secara khusus dalam PMK No. 47 Tahun 2012 jo. PMK No. 42 Tahun 2020.

“Selanjutnya materi mengenai pelaksanaan angkut lanjut dan angkut terus di kawasan FTZ. Hal ini sebagai bentuk review terhadap pelaksanaan PMK No. 47 Tahun 2012 dan PP No. 10 Tahun 2012.”

Sebelum diakhiri, sesi tanya jawab juga diberikan kepada seluruh peserta sosialisasi sekaligus sebagai bentuk penerimaan saran atau perbaikan dalam pelaksanaan pelayanan yang telah diberikan oleh Bea Cukai Batam agar bisa menjadi lebih baik.

Ekspor Semakin Mudah dengan Fasilitas, Indonesia Maju Makin Berkualitas

Ekspor Semakin Mudah dengan Fasilitas, Indonesia Maju Makin Berkualitas

Dalam Upaya meningkatkan Ekspor yang ditempuh melalui penyelesaian perjanjian perdagangan dengan negara-negara potensial yang menjadi tujuan ekspor khususnya di Kota Batam, Kementerian Perdagangan bersama Bea Cukai Batam melakukan komunikasi publik dengan instansi dan perusahaan di Batam. Bertempat di hotel Aston Kota Batam, Selasa, 10 Maret 2020. Bea Cukai Batam menjadi salah satu narasumber dalam komunikasi publik yang diadakan oleh Kementerian Perdagangan. Selain Bea Cukai Batam, Kementerian Perdagangan RI juga turut mendatangankan narasumber M. Rizalu Akbar selaku Plt. Kepala Subdirektorat Asia Selatan, Tengah dan Timur.

Dalam acara tersebut disampaikan penjelasan mengenai hasil perundingan Bilateral antara Indonesia dengan daerah Asia lainnya sperti Jepang, Korea, Pakistan, Bangladesh, dan India. Di jelaskan bahwa Indonesia bekerja sama dengan negara yang berpotensi untuk bekerja sama ekspor. Demi meningkatkan ekspor, pemerintah juga menawarkan berbagai fasilitas kemudahan demi mendukungnya kegiatan ekspor yang terfasilitasi.

Bea Cukai Batam sebagai salah satu narasumber acara komunikasi publik, memberikan penjelasan mengenai ketentuan impor dan ekspor di Kawasan Bebas seperti Batam serta penerapan fasilitas FTA (Free Trade Agreement) di Kawasan Bebas seperti Batam. Acara ini diharapkan dapat memberikan kemudahan khususnya kepada pelaku usaha khususnya eksportir.

Bea Cukai Batam Bekerjasama Dengan Disperindag Guna Mendorong IKM Untuk Terus Maju

Bea Cukai Batam Bekerjasama Dengan Disperindag Guna Mendorong IKM Untuk Terus Maju

Batam, 27/02/2020 – Bea Cukai Batam kali ini menjadi narasumber dalam acara sosialisasi terkait Pemasaran Produk melalui Sentra IKM & Ketentuan Barang Kiriman IKM Kota Batam yang diadakan oleh Disperindag Kota Batam pada hari Kamis lalu (27/02) di Aula Kantor Walikota Batam. Sosialisasi kali ini juga berkolaborasi dengan Asperindo Batam, Kanwil DJP Kepri, KPP Pratama Batam Utara, dan KPP Pratama Batam Selatan.

“Acara ini sangat penting sekali untuk kita semua agar mengetahui aturan ini lebih jelas (PMK Nomor 199 Tahun 2019). Pemerintah akan terus mendukung dan mendorong IKM jadi teruslah berkembang dan teruslah berinovasi”  ucap Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam, Hj. Marlin Agustina Rudi, dalam kata sambutannya.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, Sumarna, menyatakan bahwa produk-produk IKM Batam akan dibebaskan dari Bea Masuk (BM) dan hanya dikenai PPN saja sebesar 10%. Namun para pelaku IKM harus memenuhi persyaratan terlebih dahulu dimana pelaku IKM harus mendaftarkan usahanya ke Disperindag Batam dan harus memiliki NPWP.

Pada sosialiasi ini, Kanwil DJP Kepri juga membuka pelayanan mandiri dimana para pelaku IKM dapat membuat NPWP untuk keperluan mendaftarkan diri sebagai pelaku IKM.

Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini dapat membangunan ekonomi dan industri di Indonesia dengan memperkuat pertumbuhan dan memajukan Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Workshop Identifikasi Keaslian Pita Cukai Desain 2020 bersama PERURI

Workshop Identifikasi Keaslian Pita Cukai Desain 2020 bersama PERURI

Batam (13/02/2020) – Tim Direktorat Teknis dan Fasilitas Cukai dan Konsorsium PERURI mengadakan workshop identifikasi keaslian pita cukai desain Tahun 2020 di Kantor Bea Cukai Batam pada hari Kamis (13/02).

Workshop ini dihadiri beberapa kantor seperti Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau, Kanwil DJBC Riau, KPPBC TMP B Pekanbaru, KPPBC TMP B Dumai, KPPBC TMP B Tanjung Balai Karimun, KPPBC TMP B Tanjung Pinang, KPPBC TMP C Tembilahan, KPPBC TMP C Bengkalis, PSO BC Tipe A Tanjung Balai Karimun, dan PSO BC Batam.

Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Susila Brata, lalu dilanjutkan dengan sambutan dari Kasubdit Perizinan dan Fasilitas Cukai, Rudy Heri Kurniawan, dan sambutan dari Kepala Divisi Teknik Jaminan Kehandalan PERURI, Suhadak Bariawan.

Para peserta diberikan pemahaman bagaimana mengidentifikasi pita cukai yang asli dan palsu melalui alat-alat yang sudah disediakan seperti kaca pembesar, lampu UV, jarum dan cairan kimia. Dan para peserta juga diberikan post test untuk mengukur pemahaman materi yang telah diberikan.

Dengan adanya workshop ini diharapkan para peserta menjadi trainer bagi pegawai lainnya untuk bisa menjelaskan terkait keaslian pita cukai desain Tahun 2020.

Bea Cukai Batam Terus Sosialisasikan Aturan Barang Kiriman

Bea Cukai Batam Terus Sosialisasikan Aturan Barang Kiriman

Batam (13/02/20) – Bea Cukai Batam kembali melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai aturan terbaru mengenai aturan impor barang kiriman yaitu PMK Nomor 199/PMK.010/2019 pada hari Kamis (13/02). Kali ini Bea Cukai Batam melakukan sosialisasi di acara Dialog Khusus yang disiarkan oleh Batam TV.

“Aturan ini berlaku di seluruh Indonesia, bukan hanya di Batam. Penghitungannya juga lebih sederhana yaitu dengan tarif flat Bea Masuk 7,5% dan PPN 10% kecuali untuk barang tertentu seperti buku, tas, sepatu, dan produk tekstil.” ujar Sumarna, Kabid BKLI.

Bambang Lusanto Gustomo, Kabid PFPC II, menegaskan kembali bahwa produk IKM atau produk lokal Batam hanya dikenakan PPN saja yaitu sebesar 10%. Itu merupakan salah satu fasilitas yang diberikan Bea Cukai untuk mendorong IKM lokal agar bisa bersaing.

Diinfokan kembali kepada masyarakat untuk memberitahukan jumlah, jenis, dan nilai barang dengan benar. Karena itu salah satu kunci agar lancarnya arus pengiriman barang. Karena apabila terjadi hambatan bukan hanya pengirim yang dirugikan, tetapi juga penerima dan pengusaha jasa titipan.

Talkshow Bersama ASN Inspiratif Tahun 2019

Talkshow Bersama ASN Inspiratif Tahun 2019

Nyamuk bersembunyi di balik kelambu

Gigitannya sampai ke lengan

Selalu yakinkan dirimu

Bahwa kesuksesan ada di tangan

Batam (06/02/2020) – Demi mewujudkan SDM yang unggul, Bea Cukai Batam mengadakan talkshow yang merupakan bagian dari rangkaian acara “KPU Day 12” yang bertempat di Aula lantai 3 KPU BC Batam. Acara yang bertemakan “Think Globally, Act Nationally” mengundang narasumber yang merupakan peraih penghargaan ASN Inspiratif tahun 2019, Jaya Setiawan Gulo. Talkshow kali ini bertujuan untuk membuka pikiran generasi millennial para pegawai dan CCPNS Bea Cukai Batam untuk terus melakukan konstribusi terbaik bagi bangsa khususnya Instansi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Kantor, Susila Brata. “Diharapkan dengan diadakannya acara talkshow kali ini, para pegawai serta CCPNS mampu mendapatkan inspirasi dari Jaya Setiawan Gulo selaku ASN Inspiratif tahun 2019 untuk terus berprestasi dan berkonstribusi bagi instansi Bea Cukai”, ujar Susila Brata.

Pada kesempatan kali ini, Gulo banyak membagi pengalaman kehidupan terkait perjuangannya sehingga mampu meraih gelar ASN Inspiratif 2019. Gulo menyampaikan, “Siapapun kita saat ini, jangan pernah merasa berkecil hati, jangan berhenti memberi konstribusi sekecil apapun, dan jangan khianati institusi ini”.

Selain itu, Gulo juga memberikan masukan kepada pegawai dan CCPNS agar bisa memanfaatkan media sosialnya dengan bijak untuk hal-hal positif yang dapat memberikan nilai tambah untuk institusi.

WhatsApp chat