+62 778 - 429 446 Info.bcbatam@customs.go.id
Video Conference Bersama Direktur Jenderal Bea Cukai

Video Conference Bersama Direktur Jenderal Bea Cukai

Dukungan Moril Dirjen BC kepada Pegawainya di Wilayah Kerja Batam

Tak kenal lelah, meskipun jam kerja telah usai namun Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi masih menyempatkan waktu untuk berbincang dengan para pegawai Bea Cukai yang bertugas di wilayah kerja KPU dan PSO BC Batam melalui sambungan video call.

Langsung dari ruang kerja beliau, Heru Pambudi mengawali perbincangan bersama Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam Susila Brata, beliau meminta Susila untuk memperkenalkan para anggotanya yang berpartisipasi dalam sambungan video call tersebut.

“Tolong perkenalkan para anggota yang ikut video call ini, ini ngobrol santai saja” ucap Heru. Selanjutnya, setelah diperkenalkan satu persatu oleh Susila para partisipan mulai diberikan beberapa pertanyaan oleh Heru terkait pelaksanaan tugas, dan juga terkait kondisi kesehatan. Heru menghimbau dalam melaksanakan pekerjaan di tengah pandemi Covid-19 ini supaya selalu memperhatikan kesehatan, memakan makanan sehat, rutin olahraga, dan konsumsi vitamin yang telah disediakan dari kantor.

“Kita sebagai rakyat harus disiplin menjalankan (aturan) ini semua, mungkin bosan tapi kita tetap harus ikuti arahan pemerintah agar nanti (setelah pandemi Covid-19 berakhir) kita dapat beraktivitas normal kembali, supaya betul betul memperhatikan kesehatan, makan cukup, istirahat minum vitamin dan juga berolahraga jangan lupa” ucap Heru sebagai bentuk dukungan moril.

Selanjutnya, Heru mempersilahkan para partisan untuk melanjutkan kembali pekerjaannya. Beliau mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pegawai di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang selalu semangat dan berdedikasi tinggi menjalakan tugasnya untuk Bea Cukai yang Makin Baik.

TOGETHER WE FIGHT COVID 19

TOGETHER WE FIGHT COVID 19

Batam, 19/03/2020 – Dunia sedang dihebohkan oleh virus corona yang awalnya menyebar di Wuhan, Tiongkok pada akhir Desember 2019. Virus ini menular sangat cepat dan bisa menyerang siapa saja.

Namun, Pemerintah menghimbau kepada kita semua agar tidak panik, yang harus kita lakukan adalah mencegah dan mengurangi penyebaran virus ini melalui social distancing.

Kali ini, Bea Cukai Batam juga melakukan upaya beberapa pencegahan seperti:

  1. Melakukan pemeriksaan suhu tubuh terhadap pengguna jasa maupun pegawai, apabila suhu tubuh > 38C maka tidak diperkenakan masuk area Gedung Kantor Bea Cukai Batam.
  2. Telah disediakan hand sanitizer yang dapat digunakan oleh seluruh pegawai dan pengguna jasa.
  3. Menjaga jarak tempat duduk antar pengguna jasa dengan memberikan tanda X pada area bangku.
  4. Layanan informasi pada Mal Pelayanan Publik (MPP) akan ditutup sementara dan dialihkan pada hotline dan media sosial resmi Bea Cukai Batam.
    ( Telepon: 0778-429446)
  5. Loket Pelayanan, frontdesk, dan layanan client coordinator tetap dibuka seperti biasa.
  6. Menerapkan kebijakan work from home kepada seluruh pegawai secara bergantian.
  7. Melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke seluruh area Kantor Bea Cukai Batam.

Mari kita cegah bersama penularan virus ini dimulai dari diri sendiri dengan mencuci tangan, melakukan olahraga, dan menerapkan social distancing dengan satu sama lain, dan tetap tenang dan waspada.

Ekspor Semakin Mudah dengan Fasilitas, Indonesia Maju Makin Berkualitas

Ekspor Semakin Mudah dengan Fasilitas, Indonesia Maju Makin Berkualitas

Dalam Upaya meningkatkan Ekspor yang ditempuh melalui penyelesaian perjanjian perdagangan dengan negara-negara potensial yang menjadi tujuan ekspor khususnya di Kota Batam, Kementerian Perdagangan bersama Bea Cukai Batam melakukan komunikasi publik dengan instansi dan perusahaan di Batam. Bertempat di hotel Aston Kota Batam, Selasa, 10 Maret 2020. Bea Cukai Batam menjadi salah satu narasumber dalam komunikasi publik yang diadakan oleh Kementerian Perdagangan. Selain Bea Cukai Batam, Kementerian Perdagangan RI juga turut mendatangankan narasumber M. Rizalu Akbar selaku Plt. Kepala Subdirektorat Asia Selatan, Tengah dan Timur.

Dalam acara tersebut disampaikan penjelasan mengenai hasil perundingan Bilateral antara Indonesia dengan daerah Asia lainnya sperti Jepang, Korea, Pakistan, Bangladesh, dan India. Di jelaskan bahwa Indonesia bekerja sama dengan negara yang berpotensi untuk bekerja sama ekspor. Demi meningkatkan ekspor, pemerintah juga menawarkan berbagai fasilitas kemudahan demi mendukungnya kegiatan ekspor yang terfasilitasi.

Bea Cukai Batam sebagai salah satu narasumber acara komunikasi publik, memberikan penjelasan mengenai ketentuan impor dan ekspor di Kawasan Bebas seperti Batam serta penerapan fasilitas FTA (Free Trade Agreement) di Kawasan Bebas seperti Batam. Acara ini diharapkan dapat memberikan kemudahan khususnya kepada pelaku usaha khususnya eksportir.

Bea Cukai Batam Bekerjasama Dengan Disperindag Guna Mendorong IKM Untuk Terus Maju

Bea Cukai Batam Bekerjasama Dengan Disperindag Guna Mendorong IKM Untuk Terus Maju

Batam, 27/02/2020 – Bea Cukai Batam kali ini menjadi narasumber dalam acara sosialisasi terkait Pemasaran Produk melalui Sentra IKM & Ketentuan Barang Kiriman IKM Kota Batam yang diadakan oleh Disperindag Kota Batam pada hari Kamis lalu (27/02) di Aula Kantor Walikota Batam. Sosialisasi kali ini juga berkolaborasi dengan Asperindo Batam, Kanwil DJP Kepri, KPP Pratama Batam Utara, dan KPP Pratama Batam Selatan.

“Acara ini sangat penting sekali untuk kita semua agar mengetahui aturan ini lebih jelas (PMK Nomor 199 Tahun 2019). Pemerintah akan terus mendukung dan mendorong IKM jadi teruslah berkembang dan teruslah berinovasi”  ucap Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam, Hj. Marlin Agustina Rudi, dalam kata sambutannya.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, Sumarna, menyatakan bahwa produk-produk IKM Batam akan dibebaskan dari Bea Masuk (BM) dan hanya dikenai PPN saja sebesar 10%. Namun para pelaku IKM harus memenuhi persyaratan terlebih dahulu dimana pelaku IKM harus mendaftarkan usahanya ke Disperindag Batam dan harus memiliki NPWP.

Pada sosialiasi ini, Kanwil DJP Kepri juga membuka pelayanan mandiri dimana para pelaku IKM dapat membuat NPWP untuk keperluan mendaftarkan diri sebagai pelaku IKM.

Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini dapat membangunan ekonomi dan industri di Indonesia dengan memperkuat pertumbuhan dan memajukan Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Bea Cukai Batam Menggelar Diskusi Dengar Pendapat terkait PMK 199 Tahun 2019

Bea Cukai Batam Menggelar Diskusi Dengar Pendapat terkait PMK 199 Tahun 2019

Batam, 27/02/2020 –  Bea Cukai Batam mengadakan pertemuan dengan perwakilan ASPERINDO, Pengusaha Jasa Titipan (PJT), dan Batam Onlineshop (BOS) dalam rangka diskusi dengar pendapat terkait evaluasi implementasi PMK 199 Tahun 2019 tentang Impor Barang Kiriman.

Pada pertemuan kali ini, perwakilan Asperindo, PJT, dan BOS diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan maupun kendala dalam pelaksanaan aturan ini. Beberapa hal yang disampaikan antara lain, bagaimana proses pemeriksaan barang kiriman di TPS, penghitungan bea masuk untuk pakaian, tas, dan sepatu. Selain itu juga berharap Bea Cukai Batam untuk terus meningkatkan percepatan pelayanan agar arus impor barang kiriman semakin lancar.

Terkait dengan masukan dan kendala tersebut Bea Cukai Batam nantinya akan menyampaikan hasil rapat ini kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan ke depannya untuk penerapan aturan ini. Tapi untuk mendukung itu semua, bukan hanya peran bea cukai tapi juga ada peran pihak PJT dan juga pemilik barang agar bisa memberitahukan jenis, jumlah, dan nilai barang dengan benar dan sesuai.

Bea Cukai Batam Terus Berkomitmen Meningkatkan Kecepatan Layanan Barang Kiriman

Bea Cukai Batam Terus Berkomitmen Meningkatkan Kecepatan Layanan Barang Kiriman

Batam, 24/02/20 – Demi meningkatkan pelayanan barang kiriman, Bea Cukai Batam terus berinovasi dan meningkatkan kecepatan layanannya salah satunya dengan menambah petugas dan waktu pelayanan pada hanggar TPS (Tempat Penimbunan Sementara).

Dalam pantauan pagi ini, situasi TPS sudah sepi dari tumpukan barang kiriman, artinya pelayanan barang kiriman pada hari Senin tgl 24 Februari 2020 lancar dan tidak menyisakan stock barang kiriman pada hari itu.

Tak hanya itu, berdasarkan grafik layanan harian barang sejak diberlakukannya aturan barang kiriman sampai 24 Februari 2020, nampak bahwa layanan barang kiriman yang diselesaikan oleh Bea Cukai Batam semakin meningkat.

Bea Cukai Batam terus berkomitmen untuk melakukan percepatan pelayanan terkait impor barang kiriman guna mendukung PMK No 199 Tahun 2019. Hal ini juga tidak terlepas dari kerjasama dari pemilik barang dan pihak PJT untuk membantu percepatan proses layanan barang kiriman dengan memberitahukan jumlah, jenis, dan nilai barang dengan benar dan sesuai.

WhatsApp chat