+62 778 - 429 446 Info.bcbatam@customs.go.id
Ekspor Semakin Mudah dengan Fasilitas, Indonesia Maju Makin Berkualitas

Ekspor Semakin Mudah dengan Fasilitas, Indonesia Maju Makin Berkualitas

Dalam Upaya meningkatkan Ekspor yang ditempuh melalui penyelesaian perjanjian perdagangan dengan negara-negara potensial yang menjadi tujuan ekspor khususnya di Kota Batam, Kementerian Perdagangan bersama Bea Cukai Batam melakukan komunikasi publik dengan instansi dan perusahaan di Batam. Bertempat di hotel Aston Kota Batam, Selasa, 10 Maret 2020. Bea Cukai Batam menjadi salah satu narasumber dalam komunikasi publik yang diadakan oleh Kementerian Perdagangan. Selain Bea Cukai Batam, Kementerian Perdagangan RI juga turut mendatangankan narasumber M. Rizalu Akbar selaku Plt. Kepala Subdirektorat Asia Selatan, Tengah dan Timur.

Dalam acara tersebut disampaikan penjelasan mengenai hasil perundingan Bilateral antara Indonesia dengan daerah Asia lainnya sperti Jepang, Korea, Pakistan, Bangladesh, dan India. Di jelaskan bahwa Indonesia bekerja sama dengan negara yang berpotensi untuk bekerja sama ekspor. Demi meningkatkan ekspor, pemerintah juga menawarkan berbagai fasilitas kemudahan demi mendukungnya kegiatan ekspor yang terfasilitasi.

Bea Cukai Batam sebagai salah satu narasumber acara komunikasi publik, memberikan penjelasan mengenai ketentuan impor dan ekspor di Kawasan Bebas seperti Batam serta penerapan fasilitas FTA (Free Trade Agreement) di Kawasan Bebas seperti Batam. Acara ini diharapkan dapat memberikan kemudahan khususnya kepada pelaku usaha khususnya eksportir.

Bea Cukai Batam Bekerjasama Dengan Disperindag Guna Mendorong IKM Untuk Terus Maju

Bea Cukai Batam Bekerjasama Dengan Disperindag Guna Mendorong IKM Untuk Terus Maju

Batam, 27/02/2020 – Bea Cukai Batam kali ini menjadi narasumber dalam acara sosialisasi terkait Pemasaran Produk melalui Sentra IKM & Ketentuan Barang Kiriman IKM Kota Batam yang diadakan oleh Disperindag Kota Batam pada hari Kamis lalu (27/02) di Aula Kantor Walikota Batam. Sosialisasi kali ini juga berkolaborasi dengan Asperindo Batam, Kanwil DJP Kepri, KPP Pratama Batam Utara, dan KPP Pratama Batam Selatan.

“Acara ini sangat penting sekali untuk kita semua agar mengetahui aturan ini lebih jelas (PMK Nomor 199 Tahun 2019). Pemerintah akan terus mendukung dan mendorong IKM jadi teruslah berkembang dan teruslah berinovasi”  ucap Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam, Hj. Marlin Agustina Rudi, dalam kata sambutannya.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, Sumarna, menyatakan bahwa produk-produk IKM Batam akan dibebaskan dari Bea Masuk (BM) dan hanya dikenai PPN saja sebesar 10%. Namun para pelaku IKM harus memenuhi persyaratan terlebih dahulu dimana pelaku IKM harus mendaftarkan usahanya ke Disperindag Batam dan harus memiliki NPWP.

Pada sosialiasi ini, Kanwil DJP Kepri juga membuka pelayanan mandiri dimana para pelaku IKM dapat membuat NPWP untuk keperluan mendaftarkan diri sebagai pelaku IKM.

Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini dapat membangunan ekonomi dan industri di Indonesia dengan memperkuat pertumbuhan dan memajukan Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Bea Cukai Batam Menggelar Diskusi Dengar Pendapat terkait PMK 199 Tahun 2019

Bea Cukai Batam Menggelar Diskusi Dengar Pendapat terkait PMK 199 Tahun 2019

Batam, 27/02/2020 –  Bea Cukai Batam mengadakan pertemuan dengan perwakilan ASPERINDO, Pengusaha Jasa Titipan (PJT), dan Batam Onlineshop (BOS) dalam rangka diskusi dengar pendapat terkait evaluasi implementasi PMK 199 Tahun 2019 tentang Impor Barang Kiriman.

Pada pertemuan kali ini, perwakilan Asperindo, PJT, dan BOS diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan maupun kendala dalam pelaksanaan aturan ini. Beberapa hal yang disampaikan antara lain, bagaimana proses pemeriksaan barang kiriman di TPS, penghitungan bea masuk untuk pakaian, tas, dan sepatu. Selain itu juga berharap Bea Cukai Batam untuk terus meningkatkan percepatan pelayanan agar arus impor barang kiriman semakin lancar.

Terkait dengan masukan dan kendala tersebut Bea Cukai Batam nantinya akan menyampaikan hasil rapat ini kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan ke depannya untuk penerapan aturan ini. Tapi untuk mendukung itu semua, bukan hanya peran bea cukai tapi juga ada peran pihak PJT dan juga pemilik barang agar bisa memberitahukan jenis, jumlah, dan nilai barang dengan benar dan sesuai.

Bea Cukai Batam Terus Berkomitmen Meningkatkan Kecepatan Layanan Barang Kiriman

Bea Cukai Batam Terus Berkomitmen Meningkatkan Kecepatan Layanan Barang Kiriman

Batam, 24/02/20 – Demi meningkatkan pelayanan barang kiriman, Bea Cukai Batam terus berinovasi dan meningkatkan kecepatan layanannya salah satunya dengan menambah petugas dan waktu pelayanan pada hanggar TPS (Tempat Penimbunan Sementara).

Dalam pantauan pagi ini, situasi TPS sudah sepi dari tumpukan barang kiriman, artinya pelayanan barang kiriman pada hari Senin tgl 24 Februari 2020 lancar dan tidak menyisakan stock barang kiriman pada hari itu.

Tak hanya itu, berdasarkan grafik layanan harian barang sejak diberlakukannya aturan barang kiriman sampai 24 Februari 2020, nampak bahwa layanan barang kiriman yang diselesaikan oleh Bea Cukai Batam semakin meningkat.

Bea Cukai Batam terus berkomitmen untuk melakukan percepatan pelayanan terkait impor barang kiriman guna mendukung PMK No 199 Tahun 2019. Hal ini juga tidak terlepas dari kerjasama dari pemilik barang dan pihak PJT untuk membantu percepatan proses layanan barang kiriman dengan memberitahukan jumlah, jenis, dan nilai barang dengan benar dan sesuai.

Semarak Peringatan HUT KPU Bea Cukai Batam Ke-12

Semarak Peringatan HUT KPU Bea Cukai Batam Ke-12

Batam, 20/02/2020 – Bea Cukai Batam memperingati hari jadinya yang ke-12 pada hari Kamis malam lalu (20/02) dengan penuh kemeriahan dan antusias yang sangat tinngi dari seluruh pegawai. Acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat hingga pelaksana Bea Cukai Batam, PSO Bea Cukai Batam dan Ibu-Ibu Dharma Wanita Batam.

Uniknya, seluruh pegawai mengenakan kostum internasional sesuai dengan tema KPU Day 2020 yaitu “Think Internationally Act Nationally”.

“Selamat Ulang Tahun KPU Bea dan Cukai Batam yang ke-12, tetaplah semangat untuk berkarya lebih baik serta menjadi inspirasi bagi keberhasilan Bea dan Cukai menuju era tinggal landas.” ucap Susila Brata selaku Kepala Bea Cukai Batam dalam kata sambutannya.

Selama perayaan tersebut, seluruh penonton dimanjakan dengan penampilan drama musikal dari pegawai On the Job Training dengan judul “Jagaddhitayang memiliki arti perdamaian dunia. Drama dikemas secara menarik dengan mengangkat unsur perbedaan budaya yang ada di Indonesia. Drama yang ditampilkan berhasil mewarnai kegiatan malam puncak hingga acara berakhir.

Acara ini sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan KPU Day 2020 yang dibuka pada Jumat (24/01) lalu. Dan saat itu juga dilakukan penyerahan penghargaan bagi para pegawai yang berhasil menjadi juara pada kegiatan KPU Day 2020.

Pemberian penghargaan dilakukan untuk membangun semangat baru bagi seluruh pegawai Bea Cukai Batam agar terus mampu berprestasi demi bea cukai yang makin baik. Acara ditutup dengan meriah sambil dilakukan peniupan lilin oleh Kepala Kantor dan para pejabat eselon III ditemani dengan lagu Selamat ulang Tahun.

Bea Cukai Batam Terus Sosialisasikan Aturan Barang Kiriman

Bea Cukai Batam Terus Sosialisasikan Aturan Barang Kiriman

Batam (13/02/20) – Bea Cukai Batam kembali melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai aturan terbaru mengenai aturan impor barang kiriman yaitu PMK Nomor 199/PMK.010/2019 pada hari Kamis (13/02). Kali ini Bea Cukai Batam melakukan sosialisasi di acara Dialog Khusus yang disiarkan oleh Batam TV.

“Aturan ini berlaku di seluruh Indonesia, bukan hanya di Batam. Penghitungannya juga lebih sederhana yaitu dengan tarif flat Bea Masuk 7,5% dan PPN 10% kecuali untuk barang tertentu seperti buku, tas, sepatu, dan produk tekstil.” ujar Sumarna, Kabid BKLI.

Bambang Lusanto Gustomo, Kabid PFPC II, menegaskan kembali bahwa produk IKM atau produk lokal Batam hanya dikenakan PPN saja yaitu sebesar 10%. Itu merupakan salah satu fasilitas yang diberikan Bea Cukai untuk mendorong IKM lokal agar bisa bersaing.

Diinfokan kembali kepada masyarakat untuk memberitahukan jumlah, jenis, dan nilai barang dengan benar. Karena itu salah satu kunci agar lancarnya arus pengiriman barang. Karena apabila terjadi hambatan bukan hanya pengirim yang dirugikan, tetapi juga penerima dan pengusaha jasa titipan.

WhatsApp chat