Berkomitmen Keras Untuk Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Batam Gandeng Media Tribun Batam

Batam (26/08) – Ambang Priyonggo, Kepala Kantor Bea Cukai Batam, gencar melakukan kunjungan kerja untuk meningkatkan kolaborasi dan sinergi. Pada hari kamis tanggal 26 Agustus, Ambang Priyonggo beserta jajaran pejabat lain melakukan kunjungan kerja kepada partner media Bea Cukai Batam, Tribun Batam. Kunjungan kerja dilakukan dalam rangka kerja sama, sinergi dan kolaborasi dalam pelaksanaan program “Gempur Rokok Ilegal”.

Kunjungan kerja yang dilakukan Bea Cukai Batam ke Tribun Batam dalam rangka media relationship. Harapan dari kunjungan kerja yang dilakukan adalah untuk mendukung program “Gempur Rokok Ilegal”. Dengan menjalin kerja sama yang baik dengan media, diharapkan dapat mengedukasi masyarakat dengan lebih baik khususnya pada kampanye gempur rokok ilegal.

Fokus bahasan yang dibahas oleh kepala kantor Bea Cukai Batam terkait pemberatasan rokok ilegal. Tagline gempur rokok ilegal terus digaungkan untuk menurunkan tingkat peredaran rokok ilegal di Indonesia. Peredaran rokok ilegal sangat merugikan, karena berakibat pada menurunnya perekonomian negara. Menurunnya perekonomian negara disebabkan karena menunrunnya hasil cukai rokok yang dihasilkan, dan berimbas pada kesejahteraaan rakyat. Banyak sektor yang dibiayai dengan penerimaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCT), menurunnya DBHCHT akan mengurangi dana untuk pembiayaan masyarakat di banyak sektor. Hal ini berarti, kesuksesan penekanan peredaran rokok ilegal berbanding lurus dengan peningkatan penerimaan cukai hasil tembakau.

“Tren peredaran rokok ilegal di Indonesia terus mengalami penurunan, namun kembali naik di tahun 2020. Hasil survey terakhir menunjukkan, pada tahun 2019, peredaran rokok ilegal telah berada pada angka 3,03 % . Namun, angka tersebut naik pada tahun 2020, di angka 4,8 %. Walaupun angka ini jauh lebih baik dibandingkan Malaysia yang berada di angka 55,5% (2017) dan Singapura di angka 13,8% (2017), Bea Cukai tetap berkomitmen keras untuk menekan peredaran rokok ilegal serendah mungkin,” ucap Ambang Priyonggo.

“Dapat berhenti dari kebiasaan merokok adalah suatu blessing yang luar biasa. Menurunkan tingkat peredaran rokok ilegal menjadi tolok ukur keberhasilan pengendalian konsumsi rokok di Indonesia,” tambah Ambang Priyonggo.

Dalam kesempatan lain, Undani, Kepala Seksi Layanan Informasi Bea Cukai Batam juga menyampaikan pesan akan pentingnya sinergi antara media dan Bea Cukai Batam dalam mengedukasi masyarakat.

“Sinergi antara Bea Cukai Batam dengan partner media Tribun Batam adalah bentuk investasi untuk menunjukkan citra positif Bea Cukai Batam di mata masyarakat. Masih dibutuhkan upaya yang serius untuk memahami algoritma media untuk membentuk citra Bea Cukai Batam yang lebih positif,” ucap Undani.

Kunjungan kerja yang dilakukan Bea Cukai Batam menunjukkan keseriusan Bea Cukai Batam untuk melakukan sinergi dan kolaborasi. Melalui sinergi dan kolaborasi yang baik, akan mewujudkan Bea Cukai yang makin baik, dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.