Bentuk Komitmen Pelayanan, Penerbitan Izin Pemeriksaan Luar Kawasan Bea Cukai Batam Tak Sampai 2 Hari

Batam(11/11) Dalam melaksanakan tugas pelayanan kepabeanan, Bea Cukai menorehkan catatan yang luar biasa. Dalam hal pelayanan pemeriksaan luar kawasan pabean, Bea Cukai Batam mencatatkan realisasi layanan 1,49 hari kerja dari target 2 hari kerja, terhitung sejak dokumen disampaikan hingga terbit persetujuan/penolakan pada ION Beta. Hal itu disampaikan oleh M. Solafudin selaku Kepala Bidang Pelayanan dan fasilitas Pabean Cukai I dalam Rapat Dialog Kinerja Organisasi pada Senin (8/11).

Solafudin mengatakan tidak semua komoditas barang dapat diberikan izin pemeriksaan diluar kawasan pabean. Komoditas dengan karakteristik tertentu saja yang dapat diberikan izin.

“Izin ini diberikan hanya untuk jenis beberapa komoditas saja karena barang-barang itu secara kondisi tidak dapat dilakukan pemeriksaan di Pelabuhan, seperti barang migas, barang konsumsi, minuman mengandung etil alkoho, telepon selular, sparepart dan lainnya,” ujar Solafudin.

Dalam periode Oktober 2021, Kantor Bea Cukai Batam telah menerbitkan 122 persetujuan dari 122 permohonan. Pengajuan perizinan pemeriksaan luar kawasan dapat dilakukan melalui aplikasi Izin Online Bea Cukai Batam (Ion Beta). Terdapat 47 perusahaan yang melakukan permohonan, 5 diantaranya melakukan perizinnan pemeriksaan luar kawasan secara periodic. Perusahaan tersebut yaitu Sat Nusapersada, Xiaomi technology Indonesia, Batam Teknik, Wings Abadi, dan Lion Mentari Airlines.

Bea Cukai Batam terus berkomitmen memberikan layanan di bidang kepabeanan dan cukai. Segala bentuk peluang untuk mendorong perkembangan industri dan peningkatan ekonomi terus dilakukan. Hal ini semata-mata  dilakukan demi pulihnya kembali perekonomian negara.

Baca juga : Customs Visit Customer, Bea Cukai Batam Dukung Industri Perfilman Indonesia