Bea Cukai Batam Memperingati Hakordia 2020 Bertema “Jaga Integritas Diri Pulihkan Negeri Kala Pandemi”

Batam (15/12) Bea Cukai Batam menggelar acara puncak peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia dengan mengusung tema “Jaga Integritas Diri, Pulihkan Negeri Kala Pandemi” bertempat di Aula Lt. 3 KPU Bea Cukai Batam. Acara tersebut diselenggarakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, mengingat perayaan ini digelar dalam situasi pandemi COVID-19.

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Susila Brata beserta jajaran,  Kepala Perwakilan Ombudsman Kepulauan Riau, Lagat parroha Patar Siadari sebagai narasumber, Asosiasi Perusahaan dan Dharma Wanita Persatuan Bea Cukai Batam.

“Hadirnya kita pada acara ini bukan hanya sekedar kegiatan seremonial biasa, namun lebih dari itu, ini merupakan perwujudan kesadaran, tekad, dan keinginan yang kuat untuk menghilangkan korupsi dan gratifikasi sehingga mewujudkan Bea Cukai yang bersih,  dapat memberikan sumbangsih dan menjadi agen pemulihan kesejahteraan masyarakat,” sambut Susila Brata.

Pada kesempatan yang sama, Bea Cukai Batam juga meluncurkan dan meresmikan aplikasi BIOLA (Bea Cukai Batam Information Online Apps). Dengan aplikasi ini, pengguna jasa dapat memonitor kegiatan yang telah dilakukan oleh Bea Cukai Batam dan juga dapat melakukan laporan gratifikasi. Selain itu juga dilakukan pengenalan tambahan otomatisasi layanan pada aplikasi ION Beta.

Peringatan ini juga merupakan salah satu bagian dari program transformasi kelembagaan yang bertujuan untuk melakukan perbaikan secara massif, integral dan terstruktur demi menciptakan Bea Cukai yang makin baik.

“Integritas itu identitas, dimulai dari diri sendiri dan dari hal kecil untuk kita semua agar saling mengingatkan satu sama lain untuk tidak melakukan tindakan koruptif, oleh karena itu harus kita sadari bahwa kita semua memiliki tanggung jawab memangkas ekosistem korupsi tersebut,” ungkap Kepala Bidang Kepatuhan Internal, Paulus Hatigoran Pangaribuan dalam penyampaiannya sebagai Duta Transformasi.

Dalam kegiatan ini, Lagat Parroha Patar Siadari selaku Kepala Perwakilan Ombudsman Kepulauan Riau berbicara mengenai birokrasi berintegritas yang memiliki ruang lingkup yaitu reformasi birokrasi, gratifikasi sebagai korupsi, pelayanan berintegritas serta komitmen.

“Hari ini adalah kegiatan yang bernilai tinggi, karena kita dapat menyampaikan ide atau pola pikir terkait masalah korupsi karena saat ini pemerintah sedang gencarnya melakukan perubahan. Faktanya Indonesia kalah dengan negara lain dalam tata kelola negara. Oleh karena itu perhatian negara dengan korupsi sangat peduli dan berkomitmen untuk melakukan perbaikan, sebagai simbol deklarasi untuk menciptakan suatu karya birokrasi yang anti korupsi,” ujar Lahat.

Melalui Peringatan Hari Anti Korupsi 2020 mari untuk bersama sama lebih mencintai institusi dengan cara menjaga integritas, kinerja yang akuntabel, efisiensi dalam pelayanan dan bersama melawan korupsi untuk memulihkan negeri di kala pandemi menuju Indonesia maju.