Bea Cukai Batam Dorong Ekspor Produk Hidroponik ke Singapura

Batam (12/11) – Bea Cukai Batam lakukan kunjungan kerja ke PT Batam Indo Agri Perkasa. Kepala Kantor Bea Cukai Batam bersama rombongan yang turut hadir meninjau sejumlah Green House milik PT Batam Indo Agri Perkasa. Kedatangan Tim Bea Cukai Batam disambut langsung oleh Tjawhioeng selaku pengelola Kawasan Industri Batamindo pada Kamis (12/11).

Kunjungan yang dilakukan oleh Bea Cukai Batam merupakan kegiatan rutin yang disebut dengan Customs Visit Customer (CVC). Melihat adanya potensi ekspor yang baik menjadi alasan kedatangan Bea Cukai Batam. PT Batam Indo Agri Perkasa dianggap mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai tinggi sebagai komoditi ekspor yaitu sayuran hidroponik.

PT Batam Indo Agri Perkasa menanam sayuran hidroponik di Green Farm seluas 30 hektare di Kawasan Industri Batamindo, Mukakuning, Batam. Produk yang dihasilkan dari Green Farm milik PT Batam Indo Agri Perkasa berupa timun, chye sim, bayam, terung, kalian, cabai, selada, sawi dan berbagai sayuran hidroponik lainnya.

Batamindo Green Farm yang dikelola oleh PT Batam Indo Agri Perkasa menggunakan sistem yang modern dan hemat sumber daya. Batamindo Green Farm dapat menghasilkan sayuran hidroponik berkualitas tinggi. Sayuran hidroponik yang dihasilkan nantinya akan dipasarkan ke pasar lokal dan Singapura.

Sejauh ini terdapat 5 Green House milik PT Batam Indo Agri Perkasa yang dijadikan tempat menanam sayuran hidroponik. Masih ada 12 Green House dalam proses pembangunan di atas lahan seluas 30 hektare.

PT Batam Indo Agri Perkasa telah melakukan ekspor sayuran hidroponik ke Singapura sebanyak dua kali. Jumlah sayuran hidroponik yang telah diekpor sebanyak 802 kg dalam dua kali ekspor. Ekspor pertama pada tanggal 2 September 2020 sebanyak 280 kg dan ekspor kedua pada tanggal 11 November sebanyak 522 kg.

“Sejak didirikan pada 29 Mei 2020, kami sudah beberapa kali panen dan memasarkan sayuran kami baik ke pasar lokal maupun Singapura. Kami sudah coba dua kali ekspor dan sejauh ini tidak terdapat kendala dalam kegiatan ekspornya,” kata William, Project Manager Batamindo Green Farm.

Bea Cukai Batam mengharapkan PT Batam Indo Agri Perkasa bisa terus meningkatkan jumlah komoditi ekspornya. Selain itu Bea Cukai Batam juga berkomitmen untuk terus mengasistensi PT Batam Indo Agri Perkasa dalam kegiatan ekspor sayuran hidroponik yang dihasilkan dari Batamindo Green Farm.

“Kami akan terus berusaha mengasistensi perusahan-perusahaan yang menghasilkan komoditas ekspor seperti ini, supaya produk-produk lokal seperti ini bisa bersaing dan dikenal oleh masyarakat di luar negeri,” ujar Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam, Susila Brata.

Bea Cukai Batam melalui kegiatan CVC ini mengharapkan dapat memberikan edukasi dan manfaat yang besar bagi industri yang didatangi. Bea Cukai Batam juga mengambil peran dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sehingga akan terus melakukan asistensi terhadap industri dalam negeri khsusnya di Batam hingga perkenomonian bisa bangkit kembali.