Bahas Percepatan Pengiriman Barang dan Manfaat AEO, PT Xiaomi Technology Indonesia Kunjungi Bea Cukai Batam

Batam (24/9) – Rabu (23/9), Bea Cukai Batam melaksanakan audiensi dengan PT Xiaomi Technology Indonesia. Diskusi kali ini membahas percepatan kegiatan pengiriman barang dari Batam ke Jakarta oleh PT Xiaomi Technology Indonesia dan pembahasan manfaat dari sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) dalam kegiatan industri dan proses bisnis. Perusahaan ingin menggali lebih dalam mengenai manfaat dari AEO dalam percepatan pengiriman barang.

Hembrand Dita Adinugraha selaku Kepala Seksi Fasilitas Pabean dan Cukai menjelaskan apa yang dimaksud dengan Authorized Economic Operator (AEO), yaitu operator ekonomi yang terlibat dalam pergerakan barang dalam rantai pasokan (supply chain) secara internasional dalam fungsi apapun yang telah mendapat pengakuan dan memenuhi ketentuan dan persyaratan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Hembrand kemudian memberikan gambaran manfaat dan keuntungan dari perusahaan penerima fasilitas AEO. Keuntungan tersebut antara lain: penelitian dokumen dan pemeriksaan fisik yang minimal, pembayaran bea masuk secara berkala, dan penyederhanaan prosedur.

Dari beberapa manfaat dan keuntungan AEO tersebut yang paling berperan dalam rangka percepatan adalah pemeriksaan fisik yang minimal. Hal inilah yang membedakan implementasi AEO di daerah pabean Indonesia lainnya dan di FTZ Batam. Berdasarkan PMK 47 tahun 2012, barang yang dikeluarkan dari Kawasan Bebas (FTZ) ke daerah pabean Indonesia lainnya harus dilakukan pemeriksaan fisik dan penelitian dokumen, meskipun perusahaan tersebut sudah memiliki sertifikasi AEO.

Bea Cukai Batam berharap melalui diskusi ini dapat memberikan gambaran dan membantu perusahaan dalam pengambilan keputusan terkait dengan sertifikasi AEO perusahaannya.

PT Xiaomi Technology Indonesia menyampaikan bahwa selama ini pemeriksaan pabean dan sistem aplikasi yang dimiliki oleh Bea Cukai telah berjalan bagus dan sangat membantu.