+62 778 - 429 446 Info.bcbatam@customs.go.id
TOGETHER WE FIGHT COVID 19

TOGETHER WE FIGHT COVID 19

Batam, 19/03/2020 – Dunia sedang dihebohkan oleh virus corona yang awalnya menyebar di Wuhan, Tiongkok pada akhir Desember 2019. Virus ini menular sangat cepat dan bisa menyerang siapa saja.

Namun, Pemerintah menghimbau kepada kita semua agar tidak panik, yang harus kita lakukan adalah mencegah dan mengurangi penyebaran virus ini melalui social distancing.

Kali ini, Bea Cukai Batam juga melakukan upaya beberapa pencegahan seperti:

  1. Melakukan pemeriksaan suhu tubuh terhadap pengguna jasa maupun pegawai, apabila suhu tubuh > 38C maka tidak diperkenakan masuk area Gedung Kantor Bea Cukai Batam.
  2. Telah disediakan hand sanitizer yang dapat digunakan oleh seluruh pegawai dan pengguna jasa.
  3. Menjaga jarak tempat duduk antar pengguna jasa dengan memberikan tanda X pada area bangku.
  4. Layanan informasi pada Mal Pelayanan Publik (MPP) akan ditutup sementara dan dialihkan pada hotline dan media sosial resmi Bea Cukai Batam.
    ( Telepon: 0778-429446)
  5. Loket Pelayanan, frontdesk, dan layanan client coordinator tetap dibuka seperti biasa.
  6. Menerapkan kebijakan work from home kepada seluruh pegawai secara bergantian.
  7. Melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke seluruh area Kantor Bea Cukai Batam.

Mari kita cegah bersama penularan virus ini dimulai dari diri sendiri dengan mencuci tangan, melakukan olahraga, dan menerapkan social distancing dengan satu sama lain, dan tetap tenang dan waspada.

Bea Cukai Batam Laksanakan Apel Bulanan

Bea Cukai Batam Laksanakan Apel Bulanan

Batam (10/03/20) – Bea Cukai Batam melaksanakan apel rutin bulanan bersama dengan PSO Bea Cukai Batam di halaman kantor Bea Cukai Batam. Apel dipimpin oleh Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, Sumarna, yang dalam amanatnya menyampaikan isu-isu terkait coronavirus (2019-nCoV) atau lebih dikenal dengan virus Corona dan pelayanan impor barang kiriman.

“Dirjen Bea Cukai menghimbau kepada kita semua agar seluruh pegawai baik di kantor maupun dilapangan harus tetap waspada dengan memperlengkapi diri menggunakan PPE (Personal Protection Equipment) saat menjalankan tugas, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, melaksanakan olahraga secara rutin, serta istirahat yang cukup” ujar Sumarna menambahkan.

Terakhir Sumarna mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran KPU Bea dan Cukai Batam dan PSO Bea Cukai Batam atas kerjasama dalam mengantisipasi berbagai permasalahan terkait isu-isu dimaksud dan mencari solusi secara cepat dan tepat agar #beacukaimakinbaik.

Bea Cukai Batam Bekerjasama Dengan Disperindag Guna Mendorong IKM Untuk Terus Maju

Bea Cukai Batam Bekerjasama Dengan Disperindag Guna Mendorong IKM Untuk Terus Maju

Batam, 27/02/2020 – Bea Cukai Batam kali ini menjadi narasumber dalam acara sosialisasi terkait Pemasaran Produk melalui Sentra IKM & Ketentuan Barang Kiriman IKM Kota Batam yang diadakan oleh Disperindag Kota Batam pada hari Kamis lalu (27/02) di Aula Kantor Walikota Batam. Sosialisasi kali ini juga berkolaborasi dengan Asperindo Batam, Kanwil DJP Kepri, KPP Pratama Batam Utara, dan KPP Pratama Batam Selatan.

“Acara ini sangat penting sekali untuk kita semua agar mengetahui aturan ini lebih jelas (PMK Nomor 199 Tahun 2019). Pemerintah akan terus mendukung dan mendorong IKM jadi teruslah berkembang dan teruslah berinovasi”  ucap Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam, Hj. Marlin Agustina Rudi, dalam kata sambutannya.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, Sumarna, menyatakan bahwa produk-produk IKM Batam akan dibebaskan dari Bea Masuk (BM) dan hanya dikenai PPN saja sebesar 10%. Namun para pelaku IKM harus memenuhi persyaratan terlebih dahulu dimana pelaku IKM harus mendaftarkan usahanya ke Disperindag Batam dan harus memiliki NPWP.

Pada sosialiasi ini, Kanwil DJP Kepri juga membuka pelayanan mandiri dimana para pelaku IKM dapat membuat NPWP untuk keperluan mendaftarkan diri sebagai pelaku IKM.

Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini dapat membangunan ekonomi dan industri di Indonesia dengan memperkuat pertumbuhan dan memajukan Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Bea Cukai Batam Terus Berkomitmen Meningkatkan Kecepatan Layanan Barang Kiriman

Bea Cukai Batam Terus Berkomitmen Meningkatkan Kecepatan Layanan Barang Kiriman

Batam, 24/02/20 – Demi meningkatkan pelayanan barang kiriman, Bea Cukai Batam terus berinovasi dan meningkatkan kecepatan layanannya salah satunya dengan menambah petugas dan waktu pelayanan pada hanggar TPS (Tempat Penimbunan Sementara).

Dalam pantauan pagi ini, situasi TPS sudah sepi dari tumpukan barang kiriman, artinya pelayanan barang kiriman pada hari Senin tgl 24 Februari 2020 lancar dan tidak menyisakan stock barang kiriman pada hari itu.

Tak hanya itu, berdasarkan grafik layanan harian barang sejak diberlakukannya aturan barang kiriman sampai 24 Februari 2020, nampak bahwa layanan barang kiriman yang diselesaikan oleh Bea Cukai Batam semakin meningkat.

Bea Cukai Batam terus berkomitmen untuk melakukan percepatan pelayanan terkait impor barang kiriman guna mendukung PMK No 199 Tahun 2019. Hal ini juga tidak terlepas dari kerjasama dari pemilik barang dan pihak PJT untuk membantu percepatan proses layanan barang kiriman dengan memberitahukan jumlah, jenis, dan nilai barang dengan benar dan sesuai.

Bea Cukai Batam Berhasil Mengagalkan Penyeludupan Narkoba di Bandara Hang Nadim

Bea Cukai Batam Berhasil Mengagalkan Penyeludupan Narkoba di Bandara Hang Nadim

Batam, 20/02/20 – Bea Cukai Batam kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu (methamphetamin) sebanyak 303 gram dari seorang calon penumpang pesawat dengan inisial FE yang akan bertolak menuju Surabaya pada hari Kamis lalu (20/02) di Bandara Hang Nadim.

Penindakan ini bermula dari informasi Bea Cukai Tanjung Mas yang telah bersinergi dengan BNNP Jawa Tengah bahwa terdapat penumpang maskapai yang diduga akan membawa sabu.

Atas informasi tersebut, petugas Bea Cukai yang bertugas di Bandara Hang Nadim langsung melakukan pemeriksaan mendalam terhadap calon penumpang FE mulai dari barang yang dibawa hingga melakukan rontgen pada badan FE di RS Awal Bros.

Dari hasil pemeriksaan rontgen, didapati 3 (tiga) benda asing menyerupai kapsul yang disimpan dalam dubur FE, dan kapsul tersebut adalah Sabu (Methamphetamine) sebanyak 303 gram. Selanjutnya FE dan barang bukti diserahkan ke BNNP Kepri untuk proses lebih lanjut.

Penggagalan ini merupakan salah satu upaya Bea Cukai dalam menjaga masyarakat dari beredarnya barang-barang terlarang yang bisa membahayakan dan merugikan generasi penerus bangsa.

WhatsApp chat