+62 778 - 429 446 Info.bcbatam@customs.go.id
Bea Cukai Batam menyelenggarakan Sosialisasi terkait Implementasi IMEI kepada PJT

Bea Cukai Batam menyelenggarakan Sosialisasi terkait Implementasi IMEI kepada PJT

Batam, 23 April 2020 – Menindaklanjuti program pemerintah dalam pengendalian IMEI atas perangkat telekomunikasi berupa handphone, komputer genggam, dan tablet per tanggal 18 April 2020, maka Bea Cukai Batam mengadakan Sosialisasi kepada Perusahaan Jasa Titipan (PJT) terkait pengimplementasiannya di Sistem Barang Kiriman.

Sosialisasi diikuti oleh 21 peserta perwakilan PJT yang ada di wilayah kerja Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam, sosialisasi dilaksanakan secara online dikarenakan kondisi saat ini yang masih belum kondusif disebabkan adanya wabah Covid-19. Sosialisasi dibuka oleh Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Sumarna. Beliau menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat dipahami oleh para peserta meskipun dilaksanakan secara online, supaya tidak terjadi permasalahan yang dapat merugikan semua pihak. “Diharapkan sekali para peserta (perwakilan PJT) dapat memahami betul terkait prosedurnya, agar nantinya tidak ada komplain dari pengirim/penerima barang” ucap Sumarna.

 

 

 

Kepala Seksi Pabean dan Cukai Nanang Suko Sadono sebagai narasumber menyampaikan bahwa aturan terkait pengendalian IMEI ini merupakan aturan yang berasal dari Kementerian Perdagangan, Kementerian Kominfo, dan Kementerian Perindustrian. Karena aturan tersebut berkaitan dengan barang yang berasal dari luar negeri, maka Bea Cukai memiliki peran untuk melaksanakan aturan tersebut. “Bea Cukai menjadi semacam jembatan untuk masyarakat meregistrasikan IMEI-nya di sistem Kominfo dan Kemenperin”. Selanjutnya Nanang menyampaikan detail prosedur terkait impelementasi IMEI pada Sistem Barang Kiriman.

Narasumber lainnya ialah Erwin Duadja Betha Sasana dari Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai Kantor Pusat DJBC. Beliau menjelaskan hal – hal teknis terkait sistem barang kiriman yang dioperasikan para PJT. Sosialisasi diakhiri dengan pengisian kuesioner sebagai sarana bagi peserta untuk menyampaikan kritik dan saran atas pelaksanaan sosialisasi.

Video Conference Bersama Direktur Jenderal Bea Cukai

Video Conference Bersama Direktur Jenderal Bea Cukai

Dukungan Moril Dirjen BC kepada Pegawainya di Wilayah Kerja Batam

Tak kenal lelah, meskipun jam kerja telah usai namun Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi masih menyempatkan waktu untuk berbincang dengan para pegawai Bea Cukai yang bertugas di wilayah kerja KPU dan PSO BC Batam melalui sambungan video call.

Langsung dari ruang kerja beliau, Heru Pambudi mengawali perbincangan bersama Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam Susila Brata, beliau meminta Susila untuk memperkenalkan para anggotanya yang berpartisipasi dalam sambungan video call tersebut.

“Tolong perkenalkan para anggota yang ikut video call ini, ini ngobrol santai saja” ucap Heru. Selanjutnya, setelah diperkenalkan satu persatu oleh Susila para partisipan mulai diberikan beberapa pertanyaan oleh Heru terkait pelaksanaan tugas, dan juga terkait kondisi kesehatan. Heru menghimbau dalam melaksanakan pekerjaan di tengah pandemi Covid-19 ini supaya selalu memperhatikan kesehatan, memakan makanan sehat, rutin olahraga, dan konsumsi vitamin yang telah disediakan dari kantor.

“Kita sebagai rakyat harus disiplin menjalankan (aturan) ini semua, mungkin bosan tapi kita tetap harus ikuti arahan pemerintah agar nanti (setelah pandemi Covid-19 berakhir) kita dapat beraktivitas normal kembali, supaya betul betul memperhatikan kesehatan, makan cukup, istirahat minum vitamin dan juga berolahraga jangan lupa” ucap Heru sebagai bentuk dukungan moril.

Selanjutnya, Heru mempersilahkan para partisan untuk melanjutkan kembali pekerjaannya. Beliau mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pegawai di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang selalu semangat dan berdedikasi tinggi menjalakan tugasnya untuk Bea Cukai yang Makin Baik.

Ekspor Semakin Mudah dengan Fasilitas, Indonesia Maju Makin Berkualitas

Ekspor Semakin Mudah dengan Fasilitas, Indonesia Maju Makin Berkualitas

Dalam Upaya meningkatkan Ekspor yang ditempuh melalui penyelesaian perjanjian perdagangan dengan negara-negara potensial yang menjadi tujuan ekspor khususnya di Kota Batam, Kementerian Perdagangan bersama Bea Cukai Batam melakukan komunikasi publik dengan instansi dan perusahaan di Batam. Bertempat di hotel Aston Kota Batam, Selasa, 10 Maret 2020. Bea Cukai Batam menjadi salah satu narasumber dalam komunikasi publik yang diadakan oleh Kementerian Perdagangan. Selain Bea Cukai Batam, Kementerian Perdagangan RI juga turut mendatangankan narasumber M. Rizalu Akbar selaku Plt. Kepala Subdirektorat Asia Selatan, Tengah dan Timur.

Dalam acara tersebut disampaikan penjelasan mengenai hasil perundingan Bilateral antara Indonesia dengan daerah Asia lainnya sperti Jepang, Korea, Pakistan, Bangladesh, dan India. Di jelaskan bahwa Indonesia bekerja sama dengan negara yang berpotensi untuk bekerja sama ekspor. Demi meningkatkan ekspor, pemerintah juga menawarkan berbagai fasilitas kemudahan demi mendukungnya kegiatan ekspor yang terfasilitasi.

Bea Cukai Batam sebagai salah satu narasumber acara komunikasi publik, memberikan penjelasan mengenai ketentuan impor dan ekspor di Kawasan Bebas seperti Batam serta penerapan fasilitas FTA (Free Trade Agreement) di Kawasan Bebas seperti Batam. Acara ini diharapkan dapat memberikan kemudahan khususnya kepada pelaku usaha khususnya eksportir.

Bea Cukai Batam Menggelar Diskusi Dengar Pendapat terkait PMK 199 Tahun 2019

Bea Cukai Batam Menggelar Diskusi Dengar Pendapat terkait PMK 199 Tahun 2019

Batam, 27/02/2020 –  Bea Cukai Batam mengadakan pertemuan dengan perwakilan ASPERINDO, Pengusaha Jasa Titipan (PJT), dan Batam Onlineshop (BOS) dalam rangka diskusi dengar pendapat terkait evaluasi implementasi PMK 199 Tahun 2019 tentang Impor Barang Kiriman.

Pada pertemuan kali ini, perwakilan Asperindo, PJT, dan BOS diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan maupun kendala dalam pelaksanaan aturan ini. Beberapa hal yang disampaikan antara lain, bagaimana proses pemeriksaan barang kiriman di TPS, penghitungan bea masuk untuk pakaian, tas, dan sepatu. Selain itu juga berharap Bea Cukai Batam untuk terus meningkatkan percepatan pelayanan agar arus impor barang kiriman semakin lancar.

Terkait dengan masukan dan kendala tersebut Bea Cukai Batam nantinya akan menyampaikan hasil rapat ini kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan ke depannya untuk penerapan aturan ini. Tapi untuk mendukung itu semua, bukan hanya peran bea cukai tapi juga ada peran pihak PJT dan juga pemilik barang agar bisa memberitahukan jenis, jumlah, dan nilai barang dengan benar dan sesuai.

Bea Cukai Batam melakukan Kunjungan Kerja ke TPS

Bea Cukai Batam melakukan Kunjungan Kerja ke TPS

Batam (11/02/2020) – Dalam rangka menindaklanjuti implementasi PMK Nomor 199, Kepala Kantor Bea Cukai Batam beserta jajarannya melakukan kunjungan kerja ke beberapa TPS pada hari Selasa kemarin (11/02).

Hal ini bertujuan untuk meninjau penerapan aturan barang kiriman terbaru yang terjadi di lapangan sekaligus menindaklanjuti laporan dari masyarakat terkait lamanya proses pengiriman barang dari Batam.

Hasil dari kunjungan tersebut didapati masih banyak pengirim barang yang memberitahukan (declare) jumlah barang, jenis barang dan harga barang yang tidak sesuai (under value), hal inilah yang menyebabkan tidak lancarnya arus barang kiriman.

Namun dalam hal ini, petugas beacukai terus mengutamakan kecepatan layanan dan harapannya kepada seluruh masyarakat agar dapat bekerja sama untuk memberitahukan barangnya dengan benar dan sesuai demi kelancaran pelayanan barang kiriman.

WhatsApp chat