CVC Ke Rumah Anyaman Eceng Gondok

Batam (04/02/2020) – Dalam rangka mendukung UMKM, Beacukai Batam mempunyai suatu program yang bernama Customs Visit Customer (CVC). CVC ini bertujuan untuk memperoleh masukan dari penguna jasa terkait pelayanan di bidang eskpor. Hari ini pukul 14.00 WIB Beacukai Batam melakukan CVC yang kedua di Tahun 2020 ke salah satu rumah warga di Tanjung Piayu yaitu Ibu Trisnawati.

Trisnawati adalah pemilik industri rumah tangga kerajinan anyaman eceng gondok. Dengan berbahan tersebut, Trisnawati dapat menghasilkan berbagai produk seperti tas, sepatu, sendal, topi, bantal, vas bunga, sarung bantal, kursi, karpet, lukisan, dan lampu sudut.

Berawal pada Tahun 2013, Trisnawati memulai usahanya dengan kerajinan rajutan. Namun usahanya sempat tidak stabil dikarenakan kesulitan mencari bahan baku. Tak berhenti disitu pada Tahun 2017, Trisnawati pun memulai kembali usahanya dengan material eceng gondok yang bisa temukan di daerah Batam juga.

“Kalau Bahan baku tidak ada masalah ya. Eceng gondok kami warnanya lebih putih, kualitas lebih baik dari yang pernah kami beli di Jogja. Saya mulai usaha ini niatnya bisa memberdayakan tetangga dan membantu perekonomian untuk tetangga. Dan Anyaman kami ini baru pertama di Kepri.” Papar Trisnawati.

Hasil karya Trisnawati ini pun tidak hanya dipasarkan ke lokal saja, melainkan diekspor ke beberapa negara seperti Singapore, Malaysia dan Belgia. Selain diekspor, hasil karyanya juga dipamerkan pada acara fashion show di Australia.

Hal yang menjadi keluhannya adalah kekurangan SDM dan mahalnya ongkos kirim. Trisnawati juga memberikan masukan ke Beacukai Batam untuk bisa mengadakan event seperti pameran.