+62 778 - 429 446 Info.bcbatam@customs.go.id

Batam (Minggu,26/01) – Mendekati tanggal pemberlakuan PMK 199 tahun 2019 yaitu tanggal 30 Januari 2020, Bea cukai Batam terus mensosialisasikan peraturan terbaru mengenai impor barang kiriman.

Kali ini Bea Cukai Batam memberikan sosialisasi tentang impor barang kiriman kepada agen-agen Pos Indonesia yang diselenggarakan oleh PT. Pos Indonesia.

Kepala Kantor Pos Cabang Batam, Masni Gardenia Agusta dalam sambutannya mengatakan bahwa agen pos cukup berkontribusi besar dalam pengiriman barang. “60% kiriman itu berasal dari agen pos dan dirasa sangat penting untuk mensosialisasikan PMK 199 tahun 2019 ini kepada seluruh pengelola agen pos batam” ujarnya.

Pemaparan materi tentang PMK 199 Tahun 2019 dan pengenalan aplikasi Mobile Bea Cukai disampaikan oleh Kepala Seksi Pabean dan Cukai I, Nanang Suko Sadono.

Materi yang disampaikan terkait perubahan atas batas pembebasan Bea Masuk dan PDRI untuk impor barang kiriman yang semula USD 75 menjadi USD 3 dengan tarif bea masuk 7,5% dan PPN 10%. Terdapat pengecualian terhadap barang khusus seperti sepatu, tas, dan produk tekstil dikenakan tarif normal seperti impor biasa.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan teman-teman agen dapat memberikan pemahaman yang sama kepada pengirim sehingga tidak ada pemahaman yang negatif tentang pemberlakuan peraturan ini.

WhatsApp chat