Pada hari Jumat tanggal 15 September 2017 pada pukul 13.30 WIB, Customs Narcotics Team Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Tipe B Batam berhasil menegah barang yang diduga methamphetamine (shabu-shabu) seberat 535 gram di Terminal Internasional Ferry Batam Centre. Barang tersebut dibawa oleh satu orang laki laki bernama Robi Antoni, warga negara Indonesia pemegang paspor B7534579/ exp 13 July 2022, eks penumpang kapal MV Indomas I yang datang dari pelabuhan Stulang Laut, Malaysia. Penindakan NPP ini merupakan penindakan NPP ke 21 Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam di tahun 2017. Modus penyelundupan barang berupa 535 gram methamphetamine (shabu-shabu) dengan cara disembunyikan di balik celana bagian paha kanan sebanyak 1 bungkus, celana bagian depan sebanyak 1 bungkus, dan dililitkan di pinggang dengan ditutup dengan celana dalam sebanyak 4 bungkus (body stripping).

Penumpang tersebut ditangkap karena dicurigai dari gerak geriknya dan setelah dilakukan analisa paspor hingga setelah wawancara dan pemeriksaan badan (body check). Dari hasil pemeriksaan badan, petugas menemukan sesuatu benda asing yang disembunyikan  dengan cara dililitkan pada paha dan pinggang (body stripping). Setelah berhasil dikeluarkan terhadap barang bukti diuji dengan narcotest dan hasilnya positif  methamphetamine. Tersangka dijerat dengan dugaan melakukan tindak pidana kepabeanan di bidang impor dalam pasal 102 huruf e Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan dan tindak pidana dalam pasal 113 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.