Batam – Pada Hari Senin (17/07) Pihak Bea Cukai Bersama Kepolisian dan Lantamal mengadakan press conference terkait dengan penangkapan kapal Wanderlust berbendera Sierra Leone bertempat di pelabuhan milik Bea Cukai, Tanjung Uncang. Kapal yang diduga membawa satu ton sabu lebih itu berhasil ditangkap oleh Tim Patroli Bea dan Cukai Batam beserta Lantamal IV Tanjungpinang dan di perairan Tanjung Berakit, Bintan Sabtu (15/7/2017) lalu saat hendak melarikan diri.

“Bea cukai pusat menerima informasi dari Polda Metro Jaya, kemudian Bea Cukai Batam membuat nota informasi yang ditindak lanjuti dengan mengirimkan anggota ke lokasi, setelah bekerja sama dengan Polda Kepri,” kata Mujayin selaku Kepal Bidang Penindakan dan Penyidikan KPU Bea da Cukai Tipe B Batam.

Setelah tertangkap kapal bernama Yacht Wanderlust itu digiring oleh dua kapal patroli Bea Cukai yakni BC 7005 dan BC 8006 serta Tim Sea Rider II Lanal Batam. Saat ini kapal tersebut ditambatkan di Pelabuhan Bea Cukai Tanjunguncang setelah ketiga mesinnya dicopot.

Selain kapal, petugas juga mengamankan lima orang WNA yang berada di dalam kapal saat penangkapan. Saat ini kelima orang asing tersebut masih dilakukan pendalaman dan pemeriksaan oleh tim gabungan yang terdiri dari Bea Cukai, Mabes Polri dan BNN.