Batam  –  Kedatangan Menteri Koordinator Kemaritiman, Jend. Purn. Luhut Binsar Panjaitan ke Batam, Kepulauan Riau pada hari Kamis (15/3) adalah dalam rangka mendorong kegiatan ekonomi  dan investasi baru di Batam. Dalam kunjungannya Menko Kemaritiman didampingi Tenaga Ahli Menko Maritim Bidang Pertahanan dan Keamanan Laut, Gubernur Kepulauan Riau,  Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Kepala KPU Batam dan instansi terkait. Dengan menggunakan Kapal Patroli BC 60001 milik PSO Tanjung Balai Karimun, Menko Perekonomian beserta rombongan mengelilingi perairan Batam dan ke Pulau Nipah.

Sepanjang perjalanan beliau membahas tentang kondisi kemaritiman Indonesia khususnya perairan Selat Singapura mengingat fungsinya sebagai jalur lintasan perairan dalam ke pelabuhan-pelabuhan di Singapura dan Selat Malaka  yang merupakan salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia. Beliau juga menekankan tentang pengembangan kualitas sektor kemaritiman Indonesia untuk menarik investor-investor dari luar maupun dalam negeri, karena perairan Indonesia memiliki potensi yang sangat besar apabila dimanfaatkan dengan baik. Dan diperlukan sinergi dan koordinasi yang baik dengan semua pihak yang mempunyai kewenangan penegakan hukum di laut antara lain TNI, POLRI, BAKAMLA, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perhubungan serta kementerian/lembaga lain guna menjaga dan mengamankan  kedaulatan wilayah teritorial Indonesia.

Beliau juga berpesan kepada Bea dan  Cukai untuk selalu bersemangat dalam melaksanakan tugas dan selalu melakukan yang terbaik untuk membasmi penyelundupan.