+62 778 - 458 818 kpubc.batam@kemenkeu.go.id

Salah satu target penerimaan Bea Cukai Batam ialah dari penerimaan bea masuk dan penyumbang terbesar bea masuk di wilayah kerja Bea Cukai Batam ialah PT. Indotirta Suaka. Maka dari itu Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam Susila Brata bersama jajaran melakukan kunjungan kerja ke PT. Indotirta Suaka di Pulau Bulan untuk melihat dan mengetahui lebih dekat proses produksi perusahaan yang bergerak di peternakan hewan, khususnya hewan babi. Hampir 1000 ekor perusahaan ini mengekspor hewan babi ke Singapura setiap harinya kecuali hari Kamis.


Bea Cukai Batam dalam kunjungannya menyampaikan kunjungan ini dimaksudkan untuk mengenal lebih dekat dan dapat memberikan solusi, khususnya yang berhubungan dengan kepabeanan. “Apakah ada kendala atau masalah yang perusahaan bapak hadapi selama ini, khususnya yg berhubungan dengan bea cukai ? Apabila ada kami akan membantu memfasilitasi untuk mengatasinya” ujar Susila Brata.

Direktur PT. Indotirta Suaka menyampaikan bahwa secara kepabeanan sudah tidak ada masalah karena makin terbantu dengan adanya Ceisa FTZ Ekspor. Hanya saja beliau menyampaikan adanya virus flu babi yang berasal dari Afrika yang sangat membahayakan bagi hewan ternaknya karena apabila sudah terjangkit harus dimusnahkan, dengan kata lain hewan babi yang terinfeksi tidak dapat disembuhkan. “Mohon dibantu pak terkait pengawasan di lapangan apabila ada masuk babi, karena ditakutkan babi tersebut terjangkit penyakit itu” ujar Ian Pakpahan selaku Direktur PT. Indotirta Suaka.


Kegiatan ditutup dengan mengelilingi peternakan untuk melihat lokasi peternakan, tidak hanya hewan babi, buaya dan udang juga dikembangbiakkan di perusahaan ini untuk kemudian diekspor. Selain itu adanya penangkaran buaya dapat dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan ketika ada babi yang kurang memenuhi standar ekspor. Apabila hewan babi sakit maka akan dimusnahkan dengan cara dibakar.

WhatsApp chat