+62 778 - 458149
Customs Goes to School : SMA Negeri 3 Batam

Customs Goes to School : SMA Negeri 3 Batam

(Batam, 27/07/2019)

Selain melaksanakan tugas dalam hal pelayanan dan pengawasan di bidang kepabeanan dan cukai, Bea Cukai Batam juga aktif melakukan edukasi terkait kepabeanan dan cukai kepada masyarakat Batam, kali ini dilaksanakan kunjungan ke SMAN 3 Batam dalam acara Customs Goes To School (CGTS) dengan tema One Step Closer, bersamaan dengan CGTS juga dilaksanakan kegiatan KKM (Kuliah Kerja Mahasiswa) dari Mahasiswa Diploma III PKN STAN.

Hadir sebagai pemateri Zulfikar Islami Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan. Beliau menyampaikan materi kepada ratusan siswa yang memadati lapangan olahraga SMAN 3 Batam. Materi yg disampaikan terkait tupoksi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai secara umum dan juga tupoksi Bea Cukai yg berbeda khususnya untuk Kawasan Bebas Batam, serta memberi himbauan kepada para siswa agar tertib terkait barang bawaan penumpang dan barang kiriman.  “Jangan sekali-kali kalian membeli dan memakai barang ilegal. Karena sangat merugikan bagi negara. Barang ilegal tidak menambah kontribusi penerimaan negara, dapat merusak pasar lokal dan membahayakan bagi masyarakat” ucap Zulfikar Islami.

Selanjutnya Zulfikar juga menyampaikan macam-macam seragam yang dikenakan pegawai bea cukai dalam bertugas. Acara diakhiri dengan pertunjukan dari Tim K9 Bea Cukai Batam dan foto bersama. Diharapkan adanya CGTS ini dapat meningkatkan wawasan para siswa terkait kepabeanan dan cukai, serta para siswa bisa menyebarluaskan kepada orang-orang terdekatnya.

 

BEA CUKAI BATAM MENGADAKAN TAKJIL ON THE STREET

BEA CUKAI BATAM MENGADAKAN TAKJIL ON THE STREET

(Batam, 22/05/2019) Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Bea cukai batam terjun langsung ke tengah-tengah masyarakat melalui acara Customs On the Streets.


Acara yang diadakan di Pelabuhan Internasional ferry Batam Centre dengan tema “Takjil On the Street We Share Cause We Care” ini bertujuan untuk memperat hubungan antara pegawai bea cukai batam dengan masyarakat.


Takjil sebanyak 500 kantong diberikan secara gratis kepada masyarakat yang berada di sekitar pelabuhan.
Selain membagikan takjil, Bea Cukai Batam juga membagikan brosur sebagai salah satu bentuk edukasi kepada masyarakat.

WORKSHOP IDENTIFIKASI KEASLIAN PITA CUKAI DESAIN TAHUN 2019

Batam – Kamis (21/02) Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam kembali menjadi tuan rumah dalam acara “Workshop Identifikasi Keaslian Pita Cukai Desain Tahun 2019 yang rutin tiap tahun diadakan oleh Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Tujuan diadakannya acara ini yakni untuk memastikan setiap pegawai yang be5rada di kantor daerah mengerti tentang desain pita cukai tahun 2019 Acara dibuka dengan sambutan oleh Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam Bapak Susila Brata, dari Kepala Sub Direktorat Perizinan dan Fasilitas Cukai Bapak Tedy Himawan, dan dari perwakilan Tim Konsorsium Bapak Winarto.

Foto Bersama Peserta Workshop

Acara ini dihadiri oleh beberapa perwakilan dari beberapa kantor di Kepulauan Riau dan Riau. Acara inti dalam acara ini yakni “Klinik Identifikasi Pita Cukai Desain Tahun 2019” yang diarahkan langsung dari Tim Konsorsium (Peruri, PT. Pura Nusapersada, dan PT. Kertas Padalarang). Acara ini berkonsep TOT (Training to Trainer) dimana acaranya yakni mempraktikkan langsung bagaimana cara mengidentifikasi keaslian pita cukai. Terdapat pula pretest serta post test untuk menguji pengetahuan para pegawai terkait pita cukai. Kemudian acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Kepala Sub Direktorat Penindakan Bapak Abdul Kareem yang menyampaikan materi tentang pengawasan yang telah dilakukan Bea dan Cukai di Indonesia dan Kepala Seksi Pelunasan Cukai 1 Bapak Machbub Dumron yang membahas tentang Realisasi Cukai tahun 2018 dan laporan mengenai kasus-kasus yang terkait pita cukai.

Keseriusan Peserta Workshop

Adapun hasil dari sesi tanya jawab yakni mendapat usulan untuk menambahkan fitur baru seperti adanya perekat untuk pita cukai Hasil Tembakau sehingga bisa mengurangi penggunaan pita cukai bekas, namun usulan ini belum sepenuhnya diterima karena penambahan fitur baru pada pita cukai juga akan dikeluhkan oleh pengguna jasa karena untuk melekatkan pita cukai perlu waktu dan hal tersebut akan mengganggu proses bisnis pengusaha. Kemudian terdapat wacana juga bahwa kawansan bebas yang selama ini dibebaskan dari cukai akan diubah menjadi tidak dikenakan cukai, sehingga utuk memudahkan pengawasan, semua BKC yang ada di Kawasan bebas akan dilekati pita cukai namun cukai yang dikenakan yakni 0 rupiah.

Bea Cukai Batam Amankan Dua Penyelundupan Sabu di Bandara Hang Nadim

Bea Cukai Batam Amankan Dua Penyelundupan Sabu di Bandara Hang Nadim

Batam (30/11) Bea Cukai Batam telah berhasil mengamankan dua penyelundupan sabu di Bandara Hang Nadim. Penyelundupan pertama dilakukan oleh pria yang berinisial WP, narkoba tersebut disembunyikan di dalam celana dalam yang dipakai WP. Setelah dilakukan pengujian kedapatan barang tersebut adalah Methamphetamine dengan berat brutto 134 gram. Hasil tes urine yang bersangkutan positif menggunakan sabu. Tersangka kemudian dibawa ke KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam untuk proses lebih lanjut dan kemudian diserahkan ke Ditres Narkoba Polda Kepri. Oleh Ditres Narkoba Polda Kepri dilakukan pengembangan dan ditemukan tersangka ternyata melakukan modus swallower, dan menjadi akhirnya barang bukti bertambah menjadi 3 kapsul = 191 Gram Methampetamine / sabu-sabu.

Penyelundupan kedua dilakukan oleh wanita yang berinisial J, narkoba tersebut disembunyikan di celana dalam dan bra yang dipakai tersangka , berupa 5 bungkus plastik yang diduga Methamphetamine dan setelah dilakukan pengujian kedapatan barang tersebut positif Methamphetamine dengan berat brutto 849 gram. Hasil tes urine yang bersangkutan negatif menggunakan sabu. Tersangka kemudian dibawa ke Kantor Bea Cukai Batam untuk proses lebih lanjut dan selanjutnya tersangka dan barang bukti diserahkan ke DitRes Narkoba POLDA Kepri.

Senam bersama Pegawai Kementerian Keuangan Batam di Hari Oeang ke-72

Senam bersama Pegawai Kementerian Keuangan Batam di Hari Oeang ke-72

Batam (26/10) Dalam rangka memperingati Hari Oeang ke-72, pegawai kementerian keuangan di Batam melakukan senam bersama di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kepulauan Riau. Senam ini diikuti oleh pegawai seluruh instansi vertikal kementerian keuangan di Pulau Batam.  Acara ini dibuka oleh Susila Brata selaku Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, “dengan diadakannya acara bersama seperti ini, diharapkan akan menambah sinergi seluruh kantor Kementerian Keuangan di Pulau Batam ini”. Acara tersebut juga dimeriahkan oleh pertunjukan musik dari masing-masing instansi serta penampilan dari para Kepala Kantor Kementerian Keuangan di Pulau Batam.

Tema dari Hari Oeang ke-72 adalah “Kemenkeu Berbakti pada Negeri” , diharapkan  pada Hari Oeang ke-72 ini seluruh pegawai Kementerian Keuangan dapat bergerak maju, memberikan inovasi dan menjadi contoh terdepan institusi pemerintahan yang berintegritas dan professional.

 

SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU PKN STAN 2018 DI BATAM

SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU PKN STAN 2018 DI BATAM

Kamis (28/6/2018) Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali menyelenggarakan ujian Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru PKN STAN 2018. Jumlah peserta yang mendaftar dan mengikuti ujian masuk tahun ini sebanyak lebih kurang 147.702  untuk memperebutkan kuota sebanyak 7.301 kursi yang digelar serentak di beberapa kota besar di Indonesia. Dan untuk wilayah Kep. Riau tempat penyelenggaran ujian masuk tersebut dilaksanakan di Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam dari tanggal 28 Juni s.d. 2 Juli 2018 sebanyak tiga gelombang per hari.

Peserta yang mengikuti ujian di Kep. Riau berasal dari Karimun, Kundur, Batam, Natuna, Bintan, Dabo Singkep & daerah di sekitar Kepri lainnya. Tak hanya peserta ujian, orang tua peserta pun turut hadir di KPU Bea dan Cukai tipe B Batam untuk mendampingi anaknya yang akan melaksanakan ujian.

Ujian masuk pada tahun ini dilaksanakan secara online, dan peserta dapat melihat hasil ujiannya secara langsung setelah selesai melaksanakan ujiannya. Sebelum masuk ke ruangan ujian panitia melakukan pemeriksaan terhadap berkas,fisik  dan perlengkapan yang akan dibawa peserta. Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi terjadinya kecurangan.