+62 778 - 458149
Bea Cukai Batam Mengadakan Sosialisasi Bersama Universitas Negeri Padang

Bea Cukai Batam Mengadakan Sosialisasi Bersama Universitas Negeri Padang

Batam (08/04/2019) – Bea Cukai Batam mengadakan sosialisasi tentang Manajemen Pelayanan Publik dan Sistem Informasi Manajemen Berbasis Teknologi kepada mahasiswa dan mahasiswi dari Universitas Negeri Padang. Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Kantor Bea dan Cukai Tipe B Batam, Bapak Susila Brata.

(Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, Susila Brata)

Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Bapak Yosef Hendriyansah, selaku Kepala Bidang Pelayanan dan Fasilitas Pabean dan Cukai I Bea Cukai Batam. Materi yang disampaikan mengenai proses bisnis yang ada di Bea Cukai Batam secara umum dan menyampaikan terkait tugas pokok dan fungsi Bea Cukai di Indonesia. Dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Bapak Puji Suharso, selaku Kepala Subbagian Dukungan Teknis yang menyampaikan materi tentang manajemen pelayanan di Bea Cukai Batam. Beliau menjelaskan, terkait sistem informasi di Bea Cukai yang telah menggunakan sistem aplikasi bernama CEISA (Customs Excise Information System and Automation). Dijelaskan juga bahwa aplikasi CEISA merupakan produk dari Bea Cukai yang digunakan di seluruh Indonesia.

KUNJUNGAN INDUSTRI POLITEKNIK NEGERI BATAM

KUNJUNGAN INDUSTRI POLITEKNIK NEGERI BATAM

Selasa (19/03), Bea Cukai Batam berkesempatan untuk menyambut tamu dari Mahasiswa/Mahasiswi Politeknik Negeri Batam yang melakukan Kunjungan Industri bertajuk “Sosialisasi Penerapan Fasilitas FTZ dan Lalu Lintas Barang di Kawasan Pelabuhan Bebas Batam”. Acara ini dibuka dengan sambutan dari Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, Bapak Susila Brata dan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, Bapak Sumarna. Dalam kesempatan kali ini, Bea Cukai Batam memberikan pemahaman kepada mahasiswa/mahasiswi terkait ketentuan yang berlaku di Batam sebagai daerah yang ditetapkan sebagai Kawasan Bebas (Free Trade Zone). 

 

WORKSHOP IDENTIFIKASI KEASLIAN PITA CUKAI DESAIN TAHUN 2019

Batam – Kamis (21/02) Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam kembali menjadi tuan rumah dalam acara “Workshop Identifikasi Keaslian Pita Cukai Desain Tahun 2019 yang rutin tiap tahun diadakan oleh Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Tujuan diadakannya acara ini yakni untuk memastikan setiap pegawai yang be5rada di kantor daerah mengerti tentang desain pita cukai tahun 2019 Acara dibuka dengan sambutan oleh Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam Bapak Susila Brata, dari Kepala Sub Direktorat Perizinan dan Fasilitas Cukai Bapak Tedy Himawan, dan dari perwakilan Tim Konsorsium Bapak Winarto.

Foto Bersama Peserta Workshop

Acara ini dihadiri oleh beberapa perwakilan dari beberapa kantor di Kepulauan Riau dan Riau. Acara inti dalam acara ini yakni “Klinik Identifikasi Pita Cukai Desain Tahun 2019” yang diarahkan langsung dari Tim Konsorsium (Peruri, PT. Pura Nusapersada, dan PT. Kertas Padalarang). Acara ini berkonsep TOT (Training to Trainer) dimana acaranya yakni mempraktikkan langsung bagaimana cara mengidentifikasi keaslian pita cukai. Terdapat pula pretest serta post test untuk menguji pengetahuan para pegawai terkait pita cukai. Kemudian acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Kepala Sub Direktorat Penindakan Bapak Abdul Kareem yang menyampaikan materi tentang pengawasan yang telah dilakukan Bea dan Cukai di Indonesia dan Kepala Seksi Pelunasan Cukai 1 Bapak Machbub Dumron yang membahas tentang Realisasi Cukai tahun 2018 dan laporan mengenai kasus-kasus yang terkait pita cukai.

Keseriusan Peserta Workshop

Adapun hasil dari sesi tanya jawab yakni mendapat usulan untuk menambahkan fitur baru seperti adanya perekat untuk pita cukai Hasil Tembakau sehingga bisa mengurangi penggunaan pita cukai bekas, namun usulan ini belum sepenuhnya diterima karena penambahan fitur baru pada pita cukai juga akan dikeluhkan oleh pengguna jasa karena untuk melekatkan pita cukai perlu waktu dan hal tersebut akan mengganggu proses bisnis pengusaha. Kemudian terdapat wacana juga bahwa kawansan bebas yang selama ini dibebaskan dari cukai akan diubah menjadi tidak dikenakan cukai, sehingga utuk memudahkan pengawasan, semua BKC yang ada di Kawasan bebas akan dilekati pita cukai namun cukai yang dikenakan yakni 0 rupiah.

DRUM BATTLE TINGKAT KEPRI, MERIAHKAN ULANG TAHUN KPUBC BATAM KE-11

DRUM BATTLE TINGKAT KEPRI, MERIAHKAN ULANG TAHUN KPUBC BATAM KE-11

Batam (16/2), bertempat di Lapangan Olahraga KPU BC Batam diselenggarakan kompetisi kemahiran ekstrakurikuler drum band tingkat SD/SMP/SMA se-Provinsi Kepulauan Riau dengan judul kegiatan Drum Battle “Customs Goes To School”. Acara diawali dengan sambutan Kepala Seksi Manifes Slamet Sukanto yang juga sebagai Ketua Panitia Drum Battle, beliau menyampaikan acara ini merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun KPU Bea Cukai Batam ke-11 dan juga kegiatan Customs Goes To School. Dilanjutkan sambutan dan pembukaan acara oleh Kepala KPU Bea Cukai Batam, Susila Brata, beliau menyampaikan kepada peserta dan penonton yg mayoritas masih duduk di bangku sekolah untuk mengetahui bahwa ada perguruan tinggi ikatan dinas yaitu Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN yang salah satu jurusannya merupakan program studi kepabeanan dan cukai. Beliau juga menampilkan salah satu alumni STAN Prodip I Kepabeanan dan Cukai sebagai motivasi dan inspirasi bagi para peserta dan penonton yang hadir. Sambutan terakhir dari Anggota DPRD Kota Batam M. Yunus, dalam sambutannya beliau menyampaikan apresiasi kepada Bea Cukai Batam yang telah menyelenggarakan event drum battle sebagai wadah/ajang bagi siswa-siswi serta masyarakat umum yang memiliki kemampuan di bidang seni dan musik. Dalam kompetisi Drum Battle ini terdapat dua divisi perlombaan yaitu untuk senior dan junior, divisi junior dimenangkan oleh SDN 8 Sei Beduk dan divisi senior dimenangkan oleh SMPN 34 Batam. Acara diakhiri dengan penyerahan trofi dan foto bersama.

Tingkatkan Potensi Ekspor, Bea Cukai Batam Adakan Gathering Ekspor

Tingkatkan Potensi Ekspor, Bea Cukai Batam Adakan Gathering Ekspor

Batam (31/10) Dalam rangka menjaring industri berorientasi ekspor yang belum memanfaatkan fasilitas kepabeanan untuk peningkatan daya saing ekspor, Bea Cukai Batam mengadakan Gathering Pengusaha Potensi Ekspor. Acara ini diikuti oleh 80 pengusaha potensi ekspor yang ada di Batam. Dalam pembukaan acara tersebut , Susila Brata selaku Kepala Kantor Bea Cukai Batam mengatakan “Saya harap dengan adanya kegiatan gathering pengusaha potensi ekspor ini membukakan pintu gerbang bagi para pengusaha untuk melakukan ekspor dan menghubungkan para pengusaha dengan pemerintah”.

Kegiatan Gathering Pengusaha Potensi Ekspor meliputi penjelasan terkait tugas dan fungsi Bea Cukai serta fasilitas kepabeanan dalam rangka mempermudah pengusaha untuk melakukan ekspor yang dijelaskan oleh Yosef Hendriyansyah selaku Kepala Bidang Pelayanan dan Fasilitas Pabean dan Cukai I Bea Cukai Batam. Selain itu dalam acara tersebut juga dijelaskan tentang pengenaan pajak dan pembukuan untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) oleh Kantor Wilayah DJP Kepulauan Riau serta penjelasan oleh Badan Pengusahaan Batam tentang pembuatan Surat Keterangan Asal (SKA) untuk penentuan tarif preferensi di Negara Tujuan.

Dalam Kegiatan Gathering Pengusaha Potensi Ekspor tersebut Leny Nuriskawaty selaku perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam mengatakan “Kami akan memfasilitasi para pengusaha untuk pembuatan logo dan packaging dari produk anda” . Kegiatan tersebut juga diapresiasi oleh Ketua Kamar Dagang Indonesia Batam karena telah menumbuhkan semangat para pengusaha untuk melakukan ekspor.

Bea Cukai Batam Sosialisasikan Pengurusan Dokumen ke Perusahaan Farmasi  di Batam

Bea Cukai Batam Sosialisasikan Pengurusan Dokumen ke Perusahaan Farmasi di Batam

Batam (24/10) Dalam rangka memberikan kemudahan dan pengetahuan kepada Perusahaan Farmasi di daerah Batam, Bea Cukai Batam mengadakan Sosialisasi terkait Pengeluaran Barang dari Kawasan Bebas ke Tempat Lain Dalam Daerah Pabean (daerah Indonesia lainnya). Sosialisasi tersebut dibuka oleh Sumarna selaku Kepala Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi KPU Bea Cukai Batam.

 

Sosialisasi tersebut meliputi penjelasan tentang dokumen terkait Pengeluaran Barang dari Kawasan Bebas ke Tempat Lain Dalam Daerah Pabean (daerah Indonesia lainnya) yaitu PPFTZ-01 yang dijelaskan oleh Frans Immanuel selaku Kepala Seksi Layanan KPU Bea Cukai Batam. Selain itu juga dijelaskan tentang tata cara pengisian dokumen PPFTZ-01 melalui Aplikasi Modul PPFTZ-01 yang dijelaskan oleh Puji Suharso selaku Kepala Subbagian Dukungan Teknis KPU Bea Cukai Batam.

“Semoga setelah sosialisasi ini diadakan, Perusahaan Farmasi di Batam ini dapat melakukan pengurusan dokumen dengan mudah” kata Sumarna, Kepala Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi KPU Bea Cukai Batam.