+62 778 - 458149
Bea Cukai Batam Siap Menuju Wilayah Bebas Korupsi

Bea Cukai Batam Siap Menuju Wilayah Bebas Korupsi

Kamis (09/05/2019), Bea Cukai Batam mengadakan acara internalisasi dan pencanangan internal pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi dan yang dihadiri oleh 135 peserta yang terdiri dari pejabat dan pegawai di lingkungan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam.

Acara yang berlangsung hari Kamis, 9 Mei 2019 dibuka oleh laporan dari Kepala Bidang  Kepatuhan Internal, Setiyadi Cahyadi yang mengungkapkan bahwa KPU Bea Cukai Batam siap untuk menjadi Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi. Acara dilanjutkan pemaparan materi oleh Kasubdit Pencegahan Direktorat Kepatuhan Internal, Dwiyanto Wahyudi yang menjelaskan tujuan diadakannya program ini. Dilanjutkan dengan pengarahan dari Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, Susila Brata. Beliau mengungkapkan bahwa KPU Bea Cukai Batam siap dan bisa melaksanakan program Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi tersebut.

Awal mula Penandatanganan piagam pencanangan Zona Integritas, ditanda tangani oleh seluruh pejabat di lingkungan KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam, dan diakhiri dengan pemasangan pin integritas serta pengecapan tangan sebagai simbol bahwa seluruh pegawai di KPU Bea Cukai Batam siap untuk berintegritas menuju Wilayah Bebas Korupsi.

Bea Cukai Batam Adakan Sosialisasi Terkait BMAD

Bea Cukai Batam Adakan Sosialisasi Terkait BMAD

Batam (30/4) – Menindaklanjuti surat dari Batam Shipyard & Offshore Association (BSOA), Bea Cukai Batam, Selasa tanggal 30 April 2019, mengadakan sosialisasi terkait Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) di Aula lantai 3.

Wilhem Sidi Kayo, Kepala Subdirektorat Kerjasama Organisasi Kepabeanan Internasional, selaku narasumber dalam sosialisasi ini menjelaskan mengenai pengenaan BMAD terhadap produk H section dan I section dari Negara Tiongkok, serta produk canai lantaian dari besi atau baja bukan paduan yang berasal dari Negara Tiongkok, India, Rusia, Kazakhstan, Belarusia, Taiwan, dan Thailand.

Dumping sendiri merupakan politik dagang yang menetapkan harga jual di luar negeri lebih rendah daripada harga normal. Tindakan dumping ini tidak dilarang, kecuali jika tindakan tersebut menyebabkan kerugian terhadap industri dalam negeri yang memproduksi barang sejenis.

Dalam kesempatan ini Wilhem juga menyampaikan besaran tarif BMAD yang dikenakan terhadap produk-produk tertentu sebagaimana tertulis dalam PMK Nomor 24/PMK.010/2019 dan PMK Nomor 25/PMK.010/2019.

Bea Cukai Batam Mengadakan Sosialisasi Bersama Universitas Negeri Padang

Bea Cukai Batam Mengadakan Sosialisasi Bersama Universitas Negeri Padang

Batam (08/04/2019) – Bea Cukai Batam mengadakan sosialisasi tentang Manajemen Pelayanan Publik dan Sistem Informasi Manajemen Berbasis Teknologi kepada mahasiswa dan mahasiswi dari Universitas Negeri Padang. Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Kantor Bea dan Cukai Tipe B Batam, Bapak Susila Brata.

(Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, Susila Brata)

Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Bapak Yosef Hendriyansah, selaku Kepala Bidang Pelayanan dan Fasilitas Pabean dan Cukai I Bea Cukai Batam. Materi yang disampaikan mengenai proses bisnis yang ada di Bea Cukai Batam secara umum dan menyampaikan terkait tugas pokok dan fungsi Bea Cukai di Indonesia. Dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Bapak Puji Suharso, selaku Kepala Subbagian Dukungan Teknis yang menyampaikan materi tentang manajemen pelayanan di Bea Cukai Batam. Beliau menjelaskan, terkait sistem informasi di Bea Cukai yang telah menggunakan sistem aplikasi bernama CEISA (Customs Excise Information System and Automation). Dijelaskan juga bahwa aplikasi CEISA merupakan produk dari Bea Cukai yang digunakan di seluruh Indonesia.

KUNJUNGAN INDUSTRI POLITEKNIK NEGERI BATAM

KUNJUNGAN INDUSTRI POLITEKNIK NEGERI BATAM

Selasa (19/03), Bea Cukai Batam berkesempatan untuk menyambut tamu dari Mahasiswa/Mahasiswi Politeknik Negeri Batam yang melakukan Kunjungan Industri bertajuk “Sosialisasi Penerapan Fasilitas FTZ dan Lalu Lintas Barang di Kawasan Pelabuhan Bebas Batam”. Acara ini dibuka dengan sambutan dari Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, Bapak Susila Brata dan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, Bapak Sumarna. Dalam kesempatan kali ini, Bea Cukai Batam memberikan pemahaman kepada mahasiswa/mahasiswi terkait ketentuan yang berlaku di Batam sebagai daerah yang ditetapkan sebagai Kawasan Bebas (Free Trade Zone). 

 

WORKSHOP IDENTIFIKASI KEASLIAN PITA CUKAI DESAIN TAHUN 2019

Batam – Kamis (21/02) Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam kembali menjadi tuan rumah dalam acara “Workshop Identifikasi Keaslian Pita Cukai Desain Tahun 2019 yang rutin tiap tahun diadakan oleh Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Tujuan diadakannya acara ini yakni untuk memastikan setiap pegawai yang be5rada di kantor daerah mengerti tentang desain pita cukai tahun 2019 Acara dibuka dengan sambutan oleh Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam Bapak Susila Brata, dari Kepala Sub Direktorat Perizinan dan Fasilitas Cukai Bapak Tedy Himawan, dan dari perwakilan Tim Konsorsium Bapak Winarto.

Foto Bersama Peserta Workshop

Acara ini dihadiri oleh beberapa perwakilan dari beberapa kantor di Kepulauan Riau dan Riau. Acara inti dalam acara ini yakni “Klinik Identifikasi Pita Cukai Desain Tahun 2019” yang diarahkan langsung dari Tim Konsorsium (Peruri, PT. Pura Nusapersada, dan PT. Kertas Padalarang). Acara ini berkonsep TOT (Training to Trainer) dimana acaranya yakni mempraktikkan langsung bagaimana cara mengidentifikasi keaslian pita cukai. Terdapat pula pretest serta post test untuk menguji pengetahuan para pegawai terkait pita cukai. Kemudian acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Kepala Sub Direktorat Penindakan Bapak Abdul Kareem yang menyampaikan materi tentang pengawasan yang telah dilakukan Bea dan Cukai di Indonesia dan Kepala Seksi Pelunasan Cukai 1 Bapak Machbub Dumron yang membahas tentang Realisasi Cukai tahun 2018 dan laporan mengenai kasus-kasus yang terkait pita cukai.

Keseriusan Peserta Workshop

Adapun hasil dari sesi tanya jawab yakni mendapat usulan untuk menambahkan fitur baru seperti adanya perekat untuk pita cukai Hasil Tembakau sehingga bisa mengurangi penggunaan pita cukai bekas, namun usulan ini belum sepenuhnya diterima karena penambahan fitur baru pada pita cukai juga akan dikeluhkan oleh pengguna jasa karena untuk melekatkan pita cukai perlu waktu dan hal tersebut akan mengganggu proses bisnis pengusaha. Kemudian terdapat wacana juga bahwa kawansan bebas yang selama ini dibebaskan dari cukai akan diubah menjadi tidak dikenakan cukai, sehingga utuk memudahkan pengawasan, semua BKC yang ada di Kawasan bebas akan dilekati pita cukai namun cukai yang dikenakan yakni 0 rupiah.

DRUM BATTLE TINGKAT KEPRI, MERIAHKAN ULANG TAHUN KPUBC BATAM KE-11

DRUM BATTLE TINGKAT KEPRI, MERIAHKAN ULANG TAHUN KPUBC BATAM KE-11

Batam (16/2), bertempat di Lapangan Olahraga KPU BC Batam diselenggarakan kompetisi kemahiran ekstrakurikuler drum band tingkat SD/SMP/SMA se-Provinsi Kepulauan Riau dengan judul kegiatan Drum Battle “Customs Goes To School”. Acara diawali dengan sambutan Kepala Seksi Manifes Slamet Sukanto yang juga sebagai Ketua Panitia Drum Battle, beliau menyampaikan acara ini merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun KPU Bea Cukai Batam ke-11 dan juga kegiatan Customs Goes To School. Dilanjutkan sambutan dan pembukaan acara oleh Kepala KPU Bea Cukai Batam, Susila Brata, beliau menyampaikan kepada peserta dan penonton yg mayoritas masih duduk di bangku sekolah untuk mengetahui bahwa ada perguruan tinggi ikatan dinas yaitu Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN yang salah satu jurusannya merupakan program studi kepabeanan dan cukai. Beliau juga menampilkan salah satu alumni STAN Prodip I Kepabeanan dan Cukai sebagai motivasi dan inspirasi bagi para peserta dan penonton yang hadir. Sambutan terakhir dari Anggota DPRD Kota Batam M. Yunus, dalam sambutannya beliau menyampaikan apresiasi kepada Bea Cukai Batam yang telah menyelenggarakan event drum battle sebagai wadah/ajang bagi siswa-siswi serta masyarakat umum yang memiliki kemampuan di bidang seni dan musik. Dalam kompetisi Drum Battle ini terdapat dua divisi perlombaan yaitu untuk senior dan junior, divisi junior dimenangkan oleh SDN 8 Sei Beduk dan divisi senior dimenangkan oleh SMPN 34 Batam. Acara diakhiri dengan penyerahan trofi dan foto bersama.