+62 778 - 458149

CUSTOMS ON THE STREET 2018 “We share cause we care”

(5/6) BC Batam On The Street! Selangkah lebih dekat dengan masyarakat. Kenapa harus ke jalan? Karena di jalan kita bertemu banyak orang, walaupun bertemakan on the street acara ini diadakan di pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre, Selasa 05 Juni 2018 di pertengahan bulan Ramadhan ini Bea Cukai Batam kembali hadir di tengah tengah masyarakat untuk bersosialisasi. Bukan hanya bersosialisasi dengan memberikan brosur Bea Cukai Batam juga memberikan takjil gratis serta penampilan musik akustik yang dimainkan oleh personil musik dari pegawai Bea Cukai Batam, untuk masyarakat khususnya penumpang dan petugas di pelabuhan Batam Centre.

Tak luput Cus dan Tom dua maskot Bea Cukai hadir untuk membantu memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Bea Cukai khususnya Bea Cukai Batam berharap acara ini dapat mendekatkan Bea Cukai dengan masyarakat dan memberikan informasi kepada masyarakat tentang barang bawaan penumpang, pengeluaran kendaraan bermotor serta pengetahuan apa itu cukai. We Share Cause We Care

DIALOG INTERAKTIF BEA CUKAI BATAM BERSAMA MAHASISWA IBNU SINA

DIALOG INTERAKTIF BEA CUKAI BATAM BERSAMA MAHASISWA IBNU SINA

Batam (10/4) Dengan semakin tingginya rasa ingin tahu masyarakat akan informasi tentang Kepabeanan dan Cukai serta guna meningkatkan pemahaman dan membangun kepercayaan masyarakat tentang peran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Cukai, pada hari Selasa malam KPU Bea dan Cukai Batam mengadakan acara Dialog Interaktif  “Customs goes to Campus” yang diadakan di aula kampus Ibnu Sina Batam dengan mengambil  tema “Mengenal Bea dan Cukai Lebih dekat.”

Dialog interaktif ini disambut dengan antusias karena dihadiri lebih dari 200 peserta yang sebagian mahasiswa merupakan pegawai / karyawan yang bekerja di perusahaan-perusahaan yang melakukan kegiatan impor dan ekspor. Tema ini dipilih dengan maksud agar mahasiswa sebagai salah satu generasi penerus bangsa dapat lebih mengenal tugas Bea dan Cukai.

Materi disampaikan secara menarik dan interaktif yaitu dengan cara mengajukan dialog langsung oleh para peserta yang mengajukan pertanyaan. “Apakah tugas Bea dan Cukai ? Berapa banyak kapal yang dimiliki Bea dan Cukai ? Kapan ada penerimaan Bea dan Cukai ? Bagaimana pengawasan Bea dan Cukai dalam memberantas penyelundup narkoba ? “ itulah sebagian pertanyaan-pertanyaan yang ditanyakan mahasiswa ke R. Evy Suhartantyo selaku narasumber dalam acara ini.

BEA CUKAI BATAM LUNCURKAN ION BETA

BEA CUKAI BATAM LUNCURKAN ION BETA

Batam (29/3) Untuk meningkatkan pelayanan dan mempercepat waktu pengurusan perizinan, KPU Bea dan Cukai Batam melakukan inovasi dengan meluncurkan layanan izin online dengan nama ION Beta yang merupakan singkatan dari Izin Online Bea Cukai Batam. Keunggulan dari sistem aplikasi ION Beta bagi penguna jasa sangat mudah digunakan karena dapat diakses dimana saja, cepat, efisien, transparan (real time) dan mendukung gerakan Go Green.

Pada acara sosialisasi peluncuran layanan izin online yang dibuka oleh Plh. Kepala Kantor Niko Budhi Darma, mengungkapkan bahwa dengan adanya ION Beta diharapkan dapat mempercepat waktu janji layanan. Jumlah layanan perizinan online yang diluncurkan ada 14 (empat belas) jenis dan akan dilaksanakan secara bertahap. Implementasi izin online tahap pertama yang mulai berlaku 1 April 2018 adalah untuk perizinan pembongkaran dan pemuatan di luar kawasan pabean. Tahap kedua dan ketiga sebanyak 10 (sepuluh) jenis dan 2 (dua) jenis layanan yang akan diimplementasikan pada tanggal 1 Mei 2018 dan 18 Juni 2018.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BEA CUKAI BATAM SELENGGARAKAN PUBLIC HEARING PERUBAHAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NO 48/PMK.04/2012

BEA CUKAI BATAM SELENGGARAKAN PUBLIC HEARING PERUBAHAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NO 48/PMK.04/2012

Batam – Guna mewujudkan visi dan misi Direktorat Jendral Bea dan Cukai untuk Bea dan Cukai Makin Baik dan untuk meningkatkan pelayanan terkait penggunaan pemberitahuan pabean secara elektronik di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (Free Trade Zone) Batam, Bintan dan Karimun, hari Kamis (8/3) KPU Bea dan Cukai Batam menyelenggarakan acara public hearing / dengar pendapat dengan para Stakeholder di wilayah FTZ  Batam, Bintan dan Karimun.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi R. Evy Suhartantyo mengungkapkan bahwa acara public hearing ini merupakan salah satu syarat dalam merumuskan peraturan baru yaitu untuk menerima masukan atau pendapat dari Stakeholder sebagai pihak-pihak yang akan mengimplementasikan  peraturan tersebut.  Perubahan Rancangan Peraturan Menteri Keuangan No. 48/PMK.04/2012 ini juga bertujuan untuk simplifikasi dokumen dan prosedur guna harmonisasi dengan ketentuan pemberitahuan pabean lainnya.

Materi dalam acara public hearing ini adalah tentang Pokok-Pokok Perubahan dalam RPMK 48/PMK.04/2012 dan Pengembangan Sistem Pemberitahuan Pabean yang dipaparkan oleh Tim Kantor Pusat yang terdiri dari Direktorat Fasilitas Kepabeanan, Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai, Direktorat Peraturan Keberatan dan Banding.

 

   

 

BEA CUKAI ON AIR TERKAIT BARANG KIRIMAN

BEA CUKAI ON AIR TERKAIT BARANG KIRIMAN

Mengapa sulit mengeluarkan barang dari batam? Bolehkah mengirim barang elektronik seperti handphone keluar dari Batam? Bagaimana aturan barang kiriman seharusnya di Batam? Apakah benar banyak terdapat barang kiriman yang tertahan oleh Bea Cukai Batam? Itulah pertanyaan yang sering terlontar dari masyarakat Batam.

Setelah sebelumnya mengadakan sosialisasi kepada Perusahaan Jasa Titipan mengenai barang kiriman, Bea Cukai Batam kembali menjelaskan masalah terkait barang kiriman di Batam melalui dialog interaktif / talk show selama 1 jam dengan tema “Pengeluaran Barang Kiriman dari Kawasan Bebas Batam Ke Wilayah Indonesia Lainnya” pada program acara “BATAM MENYAPA”. On air dimulai pada Kamis Pagi pada pukul jam 08.00 WIB s.d. 09.00 WIB di studio Radio Republik Indonesia (RRI) Gedung Graha Pena lantai 4 Batam dengan Rommy Heryadi selaku Kepala Seksi Penerimaan dan Pengembaian dan Frans Imanuel Depari selaku Kepala Seksi Layanan Informasi sebagai narasumber.

Talk show pada 14 Desember 2017 ini merupakan salah satu program kegiatan kehumasan bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi KPU Bea dan Cukai Batam dalam menanggapi hot issue tentang barang kiriman yang tertahan dan menjadi trending topic saat ini. Kegiatan ini juga merupakan salah satu tujuan dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang peraturan pengeluaran barang kiriman dari Kawasan Bebas Batam sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 120/PMK.04/2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 47/PMK.04/2012, Peraturan Menteri Keuangan No. 182/PMK.04/2016 tentang Ketentuan Impor Barang Kiriman dan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 87/M-DAG/PER/2015 tentang Ketentuan Impor Produk Tertentu.

Dialog Interaktif ini disambut baik oleh masyarakat. Hal ini ditandai dengan variasi pertanyaan yang muncul mulai dari “Bolehkah membawa buah dari Luar Negeri hingga bagaimana cara menghitung Pajak Impor yang harus dibayarkan ?” Walaupun tergolong singkat, Talk Show ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengetahui aturan mengenai barang impor dan perhitungan pajaknya serta mengenal peranan Bea Cukai terhadap barang yang masuk ke Indonesia. Rommy Heryadi mengatakan bahwa Bea Cukai Batam siap menampung segala bentuk pertanyaan dan masukan mengenai aturan kepabeanan di kawasan bebas batam melalui email : kpubatam.customs@gmail.com, instagram : @bcbatam, dan konsultasi langsung dengan petugas Client Coordinator di Kantor KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam.

 

        

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SOSIALISASI REGISTRASI KEPABEANAN, AJANG TUKAR PIKIRAN DENGAN PENGGUNA JASA

SOSIALISASI REGISTRASI KEPABEANAN, AJANG TUKAR PIKIRAN DENGAN PENGGUNA JASA

Batam, Rabu 6 Desember 2017 bertempat di Ballroom Ibis Style Hotel Batam telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai No. PER-04/BC/2017 tentang Petunjuk   Pelaksanaan Registrasi Kepabeanan. Materi Kegiatan Sosialisasi yang diikuti oleh 82 Penguna Jasa di wilayah kerja KPU BC Tipe B Batam ini  diberikan  oleh Kepala Subdirektorat Registrasi Kepabeanan Direktorat Teknis Kepabeanan Mochamad Mulyono.

Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam Susila Brata mengatakan “Sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi ajang menyampaikan aspirasi serta tukar pendapat antara pengguna jasa dengan Bea cukai Khususnya Subdirektorat Registrasi Kepabeanan sebagai penanggung jawab dari Registrasi Nomor Induk Kepabeanan (NIK)”. Kegiatan Sosialisasi ini diadakan Oleh Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam dengan mengundang Tim dari Direktorat Teknis Kepabeanan Sebagai Pemateri. Hal ini dikarenakan banyaknya keluhan mengenai Pemblokiran serta Pertanyaan seputar tata cara Pendaftaran Nomor Induk Kepabeanan (NIK) Pusat .

Dengan diadakannya sosialisasi ini Bea Cukai Batam mengharapkan pertanyaan-pertanyaan perusahaan yang diblokir maupun yang  belum melakukan updating registrasi Kepabeanan dapat terjawab.