+62 778 - 458149
SOSIALISASI APLIKASI EXCISE SERVICES AND INFORMATION SYSTEM (EXSIS) ONLINE DAN INHOUSE

SOSIALISASI APLIKASI EXCISE SERVICES AND INFORMATION SYSTEM (EXSIS) ONLINE DAN INHOUSE

Batam (11/9) Bea cukai batam mengadakan Asistensi dan Pelatihan Aplikasi Excise Services and Information System (ExSIS) Online dan Inhouse bagi pengusaha barang kena cukai.Acara ini dibuka oleh Kepala Bidang Kepatuhan Internal, Setyadi Cahyadi. Dalam sambutannya Bapak Setyadi Cahyadi mengungkapkan “Aplikasi ini baru untuk Batam, sehingga mandatory akan dilakukan mulai besok.”


Materi yang diberikan oleh Metodius Supriyanto selaku Kepala Seksi Perizinan dan Fasilitas Cukai I dan Danang Yulianto selaku Kepala Subdirektorat Pengembangan Sistem Informasi diharapkan dapat mempermudah pelayanan dan pengelolaan data cukai.

“Aplikasi ExSIS Generasi 3 akan mempermudah proses pelayanan sehingga bapak ibu sekalian tidak perlu lagi datang ke kantor Bea Cukai Batam.” Jelas Danang Yulianto.
Dalam kegiatan ini para peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan uji coba terhadap aplikasi ini.

Customs Goes to School : SMA Negeri 3 Batam

Customs Goes to School : SMA Negeri 3 Batam

(Batam, 27/07/2019)

Selain melaksanakan tugas dalam hal pelayanan dan pengawasan di bidang kepabeanan dan cukai, Bea Cukai Batam juga aktif melakukan edukasi terkait kepabeanan dan cukai kepada masyarakat Batam, kali ini dilaksanakan kunjungan ke SMAN 3 Batam dalam acara Customs Goes To School (CGTS) dengan tema One Step Closer, bersamaan dengan CGTS juga dilaksanakan kegiatan KKM (Kuliah Kerja Mahasiswa) dari Mahasiswa Diploma III PKN STAN.

Hadir sebagai pemateri Zulfikar Islami Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan. Beliau menyampaikan materi kepada ratusan siswa yang memadati lapangan olahraga SMAN 3 Batam. Materi yg disampaikan terkait tupoksi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai secara umum dan juga tupoksi Bea Cukai yg berbeda khususnya untuk Kawasan Bebas Batam, serta memberi himbauan kepada para siswa agar tertib terkait barang bawaan penumpang dan barang kiriman.  “Jangan sekali-kali kalian membeli dan memakai barang ilegal. Karena sangat merugikan bagi negara. Barang ilegal tidak menambah kontribusi penerimaan negara, dapat merusak pasar lokal dan membahayakan bagi masyarakat” ucap Zulfikar Islami.

Selanjutnya Zulfikar juga menyampaikan macam-macam seragam yang dikenakan pegawai bea cukai dalam bertugas. Acara diakhiri dengan pertunjukan dari Tim K9 Bea Cukai Batam dan foto bersama. Diharapkan adanya CGTS ini dapat meningkatkan wawasan para siswa terkait kepabeanan dan cukai, serta para siswa bisa menyebarluaskan kepada orang-orang terdekatnya.

 

SOSIALISASI PMK 84 TAHUN 2019

SOSIALISASI PMK 84 TAHUN 2019

Batam (24/7) Sebagai wujud nyata tugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai Trade Fasilitator dan Industrial Assistance dan adanya peraturan baru PMK No. 84/PMK.04/2019, Bea Cukai Batam menyelenggarakan Sosialisasi PMK No. 84/PMK.04/2019 di Aula Lantai 3 KPU BC Batam.

Acara dibuka oleh Sumarna, Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi KPU BC Batam. Sebagai narasumber yaitu Eri Utomo Partoyo Kepala Seksi Fasilitas Kawasan Perdagangan Bebas Direktorat Fasilitas Kepabeanan Kantor Pusat DJBC dan Fathul Huda Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi 3 KPP Madya Batam. Dalam kesempatan itu narasumber menyampaikan antara lain ketentuan pengenaan BMAD untuk barang hasil produksi kawasan bebas serta dasar penghitungan Bea Masuk dan PPN PPnBM dan PPh dapat menggunakan nilai pabean sesuai harga jual atau menggunakan konversi.

Acara tersebut diakhiri dengan tanya jawab dan pengisian kuesioner terkait pelaksanaan sosialisasi. Diharapkan dengan adanya Sosialisasi PMK No. 84/PMK.04/2019 ini dapat mendorong kegiatan perdagangan dan industri nasional, memperkuat daya saing perusahaan dan meningkatkan investasi, serta lebih memberikan kepastian hukum yang ada di wilayah FTZ Batam.

Tingkatkan Keahlian, Bea Cukai Batam Ikuti Lokakarya Kehumasan

Tingkatkan Keahlian, Bea Cukai Batam Ikuti Lokakarya Kehumasan

Batam (28/6) Dalam rangka peningkatan kemampuan pegawai dalam bidang kehumasan, Balai Diklat Pendidikan Keuangan Pekanbaru menyelenggarakan Lokakarya Komunikasi Melalui Website dan Media Sosial Angkatan ke Dua Tahun Anggaran 2019. Acara ini berlangsung selama 3 hari, yaitu dari tanggal 26-28 Juni 2019. Jumlah peserta sebanyak 29 orang yg berasal dari kantor – kantor bea cukai yang ada di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Acara ini dibuka oleh Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, Sumarna. “Humas menjadi ujung tombak kantor dalam menyampaikan prestasi kerja yg telah didapatkan kantor, juga mengklarifikasi berita negatif yg beredar di masyarakat.” ujar Sumarna.

Para peserta diberikan materi tentang dasar-dasar kehumasan, teknis menulis berita, pengelolaan website dan akun sosial media, dasar-dasar fotografi jurnalistik, teknik pengambilan video dan video editing. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan para peserta dalam mengelola website dan media sosial, sehingga dapat meningkatkan kualitas kehumasan di kantornya masing-masing untuk Bea Cukai Makin Baik.

Bea Cukai Batam Siap Menuju Wilayah Bebas Korupsi

Bea Cukai Batam Siap Menuju Wilayah Bebas Korupsi

Kamis (09/05/2019), Bea Cukai Batam mengadakan acara internalisasi dan pencanangan internal pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi dan yang dihadiri oleh 135 peserta yang terdiri dari pejabat dan pegawai di lingkungan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam.

Acara yang berlangsung hari Kamis, 9 Mei 2019 dibuka oleh laporan dari Kepala Bidang  Kepatuhan Internal, Setiyadi Cahyadi yang mengungkapkan bahwa KPU Bea Cukai Batam siap untuk menjadi Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi. Acara dilanjutkan pemaparan materi oleh Kasubdit Pencegahan Direktorat Kepatuhan Internal, Dwiyanto Wahyudi yang menjelaskan tujuan diadakannya program ini. Dilanjutkan dengan pengarahan dari Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, Susila Brata. Beliau mengungkapkan bahwa KPU Bea Cukai Batam siap dan bisa melaksanakan program Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi tersebut.

Awal mula Penandatanganan piagam pencanangan Zona Integritas, ditanda tangani oleh seluruh pejabat di lingkungan KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam, dan diakhiri dengan pemasangan pin integritas serta pengecapan tangan sebagai simbol bahwa seluruh pegawai di KPU Bea Cukai Batam siap untuk berintegritas menuju Wilayah Bebas Korupsi.

Bea Cukai Batam Adakan Sosialisasi Terkait BMAD

Bea Cukai Batam Adakan Sosialisasi Terkait BMAD

Batam (30/4) – Menindaklanjuti surat dari Batam Shipyard & Offshore Association (BSOA), Bea Cukai Batam, Selasa tanggal 30 April 2019, mengadakan sosialisasi terkait Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) di Aula lantai 3.

Wilhem Sidi Kayo, Kepala Subdirektorat Kerjasama Organisasi Kepabeanan Internasional, selaku narasumber dalam sosialisasi ini menjelaskan mengenai pengenaan BMAD terhadap produk H section dan I section dari Negara Tiongkok, serta produk canai lantaian dari besi atau baja bukan paduan yang berasal dari Negara Tiongkok, India, Rusia, Kazakhstan, Belarusia, Taiwan, dan Thailand.

Dumping sendiri merupakan politik dagang yang menetapkan harga jual di luar negeri lebih rendah daripada harga normal. Tindakan dumping ini tidak dilarang, kecuali jika tindakan tersebut menyebabkan kerugian terhadap industri dalam negeri yang memproduksi barang sejenis.

Dalam kesempatan ini Wilhem juga menyampaikan besaran tarif BMAD yang dikenakan terhadap produk-produk tertentu sebagaimana tertulis dalam PMK Nomor 24/PMK.010/2019 dan PMK Nomor 25/PMK.010/2019.