+62 778 - 458 818 kpubc.batam@kemenkeu.go.id
Bersama Kita Lawan Korupsi

Bersama Kita Lawan Korupsi

Batam (10/12/19) – Bea Cukai Batam mengadakan Sharing Session dalam rangka Hari Anti Korupsi 2019 yang tahun ini mengangkat tema “Bersama Melawan Korupsi Wujudkan Indonesia Maju”. Sharing Session ini diikuti oleh pejabat dan pegawai Bea Cukai Batam dan PSO BC Batam dengan menghadirkan narasumber Koordinator Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Handayani. Kegiatan dilakukan untuk memberikan edukasi terkait korupsi di Indonesia, bagaimana korupsi terjadi, kasus-kasus korupsi, dan langkah pemerintah dan KPK dalam memberantas korupsi.

Acara dibuka oleh Setyadi Cahyadi, Kepala Bidang Kepatuhan Internal yang mengingatkan kepada seluruh peserta untuk tidak melakukan tindakan korupsi sesuai dengan amanat Presiden saat pelantikan. “Jangan korupsi, ciptakan sistem yang menutup celah terjadinya korupsi” ujar Setyadi. Diharapkan juga kepada seluruh jajaran Bea Cukai Batam tetap menjaga integritas dan saling bahu membahu memberantas korupsi untuk mewujudkan Indonesia maju.

Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi yang disampaikan oleh Handayani. “Memberantas korupsi bukan hanya tugas KPK, tapi juga tugas semua elemen bangsa” ujarnya. Dengan memberikan teladan, minimal memberikan edukasi kepada keluarga, rekan kerja, tetangga juga merupakan langkah kecil membantu pemerintah dalam memberantas korupsi. Handayani juga menyampaikan pada tahun 2018 IPK (Indeks Persepsi Korupsi) Indonesia mendapat skor 38, mendapat peringkat 89 dari 180 negara, dan peringkat 4 se-ASEAN. Maka, diharapkan seluruh masyarakat khususnya pegawai Bea Cukai Batam dapat terlibat dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

Diakhir acara diumumkan pemenang lomba yang diadakan dalam rangka memperingati Hakordia 2019, seperti: lomba fotografi, lomba essai, dan lomba desain pin integritas. Acara ditutup dengan penampilan dari Teh O Band.

Cegah Pencucian Uang!

Cegah Pencucian Uang!

Mentari tertutup oleh awan
Waktu malam akan segera menjelang
Selamat sore BC Batam ucapkan
Untuk pembaca tersayang
Batam (21/11)- Pernah dengan nama Alcapone? Mayer Lansky? Atau Malinda Lee? Ya itu adalah segilintir nama terkenal yang dijerat hukum karena kasus pencucian uang atau money laundering. Pencucian uang merupakan suatu upaya atau perbuatan untuk menyembunyikan/ menyamarkan asal usul harta kekayaan yang diperoleh dari hasil kejahatan agar nampak seolah-olah sebagai harta yang sah.
Bea Cukai Batam mengadakan sosialisasi Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) untuk memberikan edukasi kepada pegawai tentang betapa besar risiko akibat perbuatan tersebut. Materi sosialisasi ini disampaikan oleh Jonathan, Kepala Seksi Penagihan dan Keberatan. Dalam pemaparannya disampaikan beberapa hal terkait pencucian uang, seperti dasar hukum, skema/tahapan pencucian uang, alasan melakukan pencucian uang, modus yang digunakan, dan hukuman yang akan didapatkan.
Seperti filosofi mencuci baju, dimana untuk membersihkan baju yang kotor, begitu pula dengan tindak pidana pencucian uang (money laundering), digunakan pelaku untuk mencuci uang yang didapat dari perbuatan kotor yang dimanfaatkan untuk kegiatan yang sah maupun tidak sah” ujar Aris Kuncahyo, salah satu narasumber sosialisasi.
Aris menambahkan mengenai sistem kerja penanganan TPPU yaitu melalui pelaporan tindak pencucian uang (bisa dari DJBC, Bank, Perusahaan Asuransi, dll), yang akan dilanjutkan ke PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan) untuk dianalisa, dan berakhir di Penegak Hukum yang berhak melakukan penyelidikan tindakan pencucian uang.
Acara diakhiri dengan pemberian materi pencegahan tindak pencucian uang oleh Ozy Diva Ersya, Kepala Seksi Kepatuhan Pelaksanaan Tugas Pengawasan yang menyampaikan agar seluruh pegawai untuk tetap menjaga integritas dalam melaksanakan tugas. Hal tersebut juga dilakukan untuk membangun menjaga rasa percaya masyarakat pada institusi ini agar bea cukai makin baik.
Jpret Jpret di Bea Cukai Batam

Jpret Jpret di Bea Cukai Batam

Batam (29/10/19) – Ckrek ckrek… terdengar suara kamera yang sedang mengambil gambar. Bea Cukai Batam menggelar kegiatan yang sangat keren yaitu workshop Photography yang berlangsung selama 2 hari tanggal 28-29 Oktober 2019. Kapan lagi belajar photography yang diajari langsung oleh fotografer beacukai senior dan sekarang menjabat sebagai Kepala Bagian Umum Kanwil DJBC Aceh, Muchamad Ardani.

Acara ini dibuka oleh Kepala KPU Bea Cukai Tipe B Batam, Susila Brata yang sangat mendukung workshop ini. “Visiual itu penting. Buatlah foto yang eye catching. Dengan foto yang eye catching dapat meningkatkan citra beacukai menjadi lebih baik, karena citra adalah bagian organisasi yang penting untuk diketahui oleh orang banyak” ucap beliau kepada 21 pegawai yang mengikuti kegiatan ini di Ruang Rapat Rempang Bea Cukai Batam.

Hari pertama, Muchamad Ardani memberikan materi mengenai 3 hal penting dalam fotografi yaitu Diagfragma, Shutter Speed dan ISO. Tak hanya itu Muchamad Ardani juga memberikan tips dan motivasi kepada peserta workshop “Tidak ada foto yang salah, hanya ada foto yang crispy dan tak crispy, gimana caranya ?? perbanyak latihan dan mainkan rasa, dan perhatikan detail. Satu lagi, 3 kata ajaib yang kita gunakan saat mengambil gambar, gunakan kata permisi, maaf dan terimakasih.”

Setelah beliau memberikan tips dan trik, hari kedua peserta langsung ditugaskan mengambil gambar yang nantinya akan dinilai bersama-sama. Seisi ruangan tertawa lepas saat Muchamad Ardani memberikan komentar yang lucu saat menilai hasil foto peserta. Workshop ini pun berakhir setelah memberikan sertifikat kepada peserta yang telah berpartisipasi dalam acara ini oleh Susila Brata dan Muchamad Ardani.

Sosialisasi Pembentukan Satuan Tugas Pemberantasan Pungli di Lingkungan KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam

Sosialisasi Pembentukan Satuan Tugas Pemberantasan Pungli di Lingkungan KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam

Batam – Pada Hari Kamis (04/05) Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Tipe B Batam melaksanakan Sosialisasi Pembentukan Satuan Tugas Pemberantasan Pungli di Lingkungan DJBC bertempat di Aula KPU BC Tipe B Batam. Sosialisasi tersebut dibagi menjadi dua sesi dengan sesi pertama ditujukan untuk Pegawai di lingkungan Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Tipe B Batam dan sesi kedua ditujukan untuk para pengguna jasa KPU Bea dan cukai Tipe B Batam yang terdiri dari Importir, Eksportir, Pengusaha barang kena cukai, dan PPJK.

Acara sesi pertama dimulai pada pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh para pegawai Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam. Acara tersebut diawali dengan sambutan oleh Kepala Kantor KPU BC Batam, yang diwakili oleh Bapak Niko Budi Dharma. Pada sambutan tersebut Bapak Niko Budi Dharma menyampaikan bahwa setelah Reformasi Birokrasi maka praktik-praktik Korupsi, Pungli, dan Gratifikasi harus benar-benar diberantas. Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Bapak Iwan Agung dari Direktorat Kepatuhan Internal Kantor Pusat Bea dan Cukai.

Setelah acara sesi pertama selesai dilaksanakan, acara sesi 2 dengan peserta para Pengguna Jasa Kepabeanan dan Cukai di lingkungan KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam dimulai dengan diawali sambutan oleh Kepala Kantor KPU BC Batam, yang diwakili oleh Bapak Niko Budi Dharma. Pada sambutan tersebut Bapak Niko Budi Dharma menyampaikan kepada para peserta sosialisasi bahwa jangan takut untuk melaporkan praktik pungli dan menjamin kerahasiaan data pelapor serta memastikan hak-hak pelapor yang terkait dengan pengurusan kepabeanan dan cukai tidak terganggu. Acara dilanjutkan dengan penyerahan goody bag kepada 5 peserta sosialisasi yang datang tercepat.

Materi disampaikan oleh Bapak Iwan Agung dari Direktorat KI dan Bapak Niko Budi Dharma selaku kepala Bidang KI KPU BC Tipe B Batam.

Acara ditutup dengan sesi tanya-jawab dan pembagian pamflet pengaduan dari Direktorat KI Kantor Pusat DJBC.

Kunjungan Kerja Komisi XI DPR RI

Kunjungan Kerja Komisi XI DPR RI

Batam – Pada hari Senin (27/02) KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam mendapat kunjungan dari Komisi XI DPR RI. Dalam kunjungan tersebut Komisi XI DPR RI mendiskusikan tentang pengawasan dan upaya pencegahan tindakan penyelundupan di sepanjang Selat Malaka.

Dalam diskusi tersebut kedua belah pihak tampak menyampaikan fakta dan opini yang akan menjadi bahan perbaikan pihak Bea dan Cuka juga menjadi ajang untuk menyalurkan pendapat mengenai pengawasan di lapangan.(dh)

P2KP “Pencegahan Korupsi di Sektor Kepabeanan dan Cukai”

P2KP “Pencegahan Korupsi di Sektor Kepabeanan dan Cukai”

Batam –  Pada hari Selasa, 7 Februari 2017 Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam mengadakan ceramah motivasi bertajuk “Pencegahan Korupsi di Sektor Kepabeanan dan Cukai” sebagai salah satu rangkaian acara memperingati Hari Ulang Tahun Kantor Pelayanana Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam yang ke-9.

Acara ini diselenggarakan di aula lantai III Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam dan. Acara dimulai pada pukul 09.00 dengan menyanyikan Mars Bea dan Cukai. Selanjutnya, sambutan yang disampaikan oleh Kepala Kantor Bapak Nugroho Wahyu Widodo.

Acara tersebut mendatangkan Ibu Basaria Panjaitan yang merupkan wakil ketua KPK sebagai pembicara utama. Ibu Basaria Panjaitan menyampaikan beberapa hal yang dapat dilakukan dalam mencegah korupsi.

Pencegahan dapat dimulai dari pribadi masing-masing dengan cara mengendalikan diri untuk tidak serakah dan tidak mengambil sesuatu yang bukan hak kita. Selain itu kita juga harus mengingat kembali tugas pokok dan fungsi kita.

Setelah pemaparan selesai dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan acara diakhiri peninjauan langsung ke lapangan terkait dengan pemeriksaan barang.

WhatsApp chat