+62 778 - 458149
Bea Cukai Batam Mendapatkan Penghargaan dari Indonesian National Shipowners Association

Bea Cukai Batam Mendapatkan Penghargaan dari Indonesian National Shipowners Association

Batam (3/5) Dalam rangka membangun industri pelayaran dan maritim ditengah kelesuan global, INSA (Indonesian National Shipowners  Association) mengadakan Coffee Morning. Acara tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan CIQP  yaitu Customs (Bea Cukai), Imigration (Imigrasi), Quaratine (Karantina), Post Master (Syahbandar) ,Pimpinan Asosiasi Pelabuhan Batam serta Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Riau. Pada sambutannya Ketua INSA, Osman Hasyim mengatakan “Kami selaku Pengusaha mengucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya kepada CIPQ yang telah melakukan banyak  sekali Inovasi  dan Perubahan dalam rangka peningkatan pelayanan”. Selain itu Osman Hasyim mengatakan bahwa Bea Cukai Batam telah membuktikan komitmennya yaitu dengan membuat pelayanan online sehingga pengguna jasa dapat melakukan pengurusan dokumen dimana saja.

Dalam Coffee Morning tersebut Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Riau, Lagat Siadari mengucapkan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh instansi CIQP yang telah meningkatkan kinerja serta sistem guna mengurangi kemungkinan kecurangan dalam pelayanan pelabuhan.


Bea Cukai Batam mendapatkan piagam penghargaan atas prestasinya dalam menigkatkan pelayanan berbasis online dan efisien dari Dewan Pengurus Cabang INSA Batam atas persetujuan dari Ombudsman. “Semoga apresiasi ini makin meningkatkan kinerja kami  dan terus mengembangkan inovasi  demi membangun industri pelayanan dan maritim ditengah kelesuan global” kata Susila Brata, Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam.

 

Bea Cukai Batam Publikasikan Capaian Kinerja Tahun 2018

Bea Cukai Batam Publikasikan Capaian Kinerja Tahun 2018

Batam (1/3) Bea Cukai Batam mengadakan Coffee Morning terkait Publikasi Capaian Kinerja Bea Cukai Batam. Dalam kegiatan ini Bea Cukai Batam menyampaikan Capaian Kinerja Bea Cukai Batam pada tahun 2018 yang meliputi Capaian Penerimaan, Pengawasan dan Inovasi Pelayanan Kantor Bea Cukai Batam. Penerimaan Negara yang berhasil dikumpulkan KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam per 31 Desember 2018 berjumlah Rp 168,26 Milyar yang berasal dari sektor Bea Masuk, Bea Keluar, Cukai, dan PDRI (Pajak Dalam Rangka Impor). Nilai ini melebihi target yang telah ditetapkan APBN dengan nilai Rp 142,07 Milyar dengan persentase 118,43% dari target sebesar 142,07 milyar.

“Berdasarkan hasil penindakan yang dilakukan pada Tahun Anggaran 2018,  KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam telah berhasil melakukan penindakan dengan total 578 kasus” kata Susila Brata Selaku Kepala Kantor Bea Cukai Batam. Rincian kasus yang telah diselesaikan antara lain Barang Kena Cukai 163 Kasus, Ballpress 93 kasus, NPP 77 kasus, HP dan gadget 39 kasus, elektronik bekas 33 kasus, kelontong 28 kasus, barang bekas lain 23 kasus, Accs dan sparepart 22 kasus, serta barang-barang seperti makanan dan minuman, sarana pengangkut, garmen, furniture, uang tunai, kosmetik, barang pornografi, besi baja, dan sembako dengan jumlah 100 kasus.

KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam juga membuat inovasi-inovasi baru dalam rangka meningkatkan pelayanan. Inovasi yang telah diciptakan antara lain Aplikasi Online ION Beta, Aplikasi Online CEISA Manifes, Aplikasi Online PPFTZ-03, Aplikasi Barang Kiriman (Piloting), dan Aplikasi PPFTZ-01 Ekspor (Piloting). Aplikasi-aplikasi tersebut diciptakan dalam rangka membuat perijinan menjadi lebih mudah, lebih cepat, lebih efisien, dan lebih transparan. Dengan aplikasi tersebut pelayanan perijinan dapat diakses dimana saja, tidak ada waktu tunggu di pendok, menghemat waktu dan biaya, status permohonan perizinan real time, dan perusahaan mendapatkan notifikasi status melalui email dan telegram.

Setelah otomasi  dilakukan, waktu rata-rata yang dibutukan dalam melakukan pengurusan dokumen juga menjadi lebih cepat. Contohnya waktu rata-rata yang dibutukan untuk melakukan perizinan ION BETA, setelah otomasi hanya membutuhkan waktu 4 jam (rata-rata). Tentunya hal ini sangat memudahkan pengguna jasa mengingat sebelum otomasi dilakukan dapat menghabiskan waktu hingga 48 jam (2 hari).

“Saya harap di tahun 2019 ini kami dapat memberikan kontribusi lebih lagi kepada Negara ini, serta bisa lebih meningkatkan pelayanan dan pengawasan di daerah Batam” kata Susila Brata.

CAPAIN KINERJA KPU BC BATAM TAHUN 2017 MELAMPAUI TARGET

CAPAIN KINERJA KPU BC BATAM TAHUN 2017 MELAMPAUI TARGET

Dalam acara Coffee Morning dengan para wartawan media cetak dan elektronik yang diadakan di aula lantai 3 KPU BC Batam  pada hari Kamis, 11 Januari 2018, Kepala Kantor KPU BC Batam Susila Brata dengan didampingi para Kepala Bidang memaparkan tentang capaian kinerja Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, inovasi pelayanan dan jumlah penindakan pada tahun 2017.

Capaian penerimaan KPU BC Batam pada tahun 2017  yaitu sebesar 107,22% dari target APBN-P, lebih tinggi dibandingkan capaian tahun 2016 yaitu sebesar 104,63% dari APBN-P. Realisasi penerimaan Bea Masuk telah melampaui target proyeksi penerimaan tahun 2017 sebesar 106,57%. Realisasi Bea Keluar sebesar Rp. 15,5 miliar atau naik sekitar Rp. 13,54 miliar dan telah melampaui target sebesar 119,87%. Sedangkan realisasi Cukai telah mencapai Rp. 8,31 miliar.

Pada tahun 2017 KPU BC Batam juga telah melakukan inovasi dalam meningkatkan pelayanan berupa implementasi PPFTZ-03 yang berbasis online dan paperless. Implementasi PPFTZ-03 ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan No. 120/PMK.04/2017 sebagai pengganti Peraturan Menteri Keuangan No. 47/PMK.04/2012 yang diberlakukan sejak tanggal 4 November 2017. Inovasi ini merupakan Joint Endorsement dengan Direktorat Jenderal Pajak untuk memberikan kemudahan dan kecepatan dalam pelayanan serta pangawasan fasilitas PPN.

Dalam rangka melindungi masyarakat dan mencegah penyelundupan serta peredaran barang illegal, pada tahun 2017 KPU BC Batam telah melakukan penindakan sebanyak 868 kasus, meningkat sebesar 249,42% dibandingkan tahun 2016 dengan potensi kerugian Negara sebesar 68,18 miliar. Untuk penindakan dibidang Kepabeanan sebanyak 643 kasus yang sebagian besar terdiri dari handphone dan ballpress, penindakan dibidang Cukai sebanyak 127 kasus terdiri dari Hasil Tembakau (HT) dan MMEA, penindakan patroli laut sebanyak 59 kasus merupakan barang campuran. Untuk penindakan Narkotika, Psikotropika dan Prekursor (NPP) sebanyak 39 kasus dengan jenis methamphetamine, ekstasi, ganja dan heroin.

Coffee Morning “Pengembalian Pita Cukai dan Pembuatan Billing Cukai”

Coffee Morning “Pengembalian Pita Cukai dan Pembuatan Billing Cukai”

Batam – 11 April 2017, Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam melaksanakan kegiatan Coffee Morning bersama pengguna jasa di bidang cukai. Acara ini bertempat di ruang rapat Kepala KPU BC Tipe Batam.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan sambutan oleh Kepala KPU BC Tipe B Batam, Bapak Nugroho Wahyu Widodo. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa para pengguna jasa dan KPU BC Tipe B Batam agar saling mendukung supaya terget penerimaan cukai tercapai.

Setelah sambutan dari Kepala KPU BC Tipe B Batam, dilanjutkan dengan penjelasan mengenai pembuatan billing cukai oleh Kepala Bidang Perbendaharaan dan Keberatan, Bapak Purnomo.

Kemudian dilanjutkan dengan penjelasan mengenai pengembalian pita cukai oleh Kepala Bidang Pelayanan Fasilitas Pabean dan Cukai II, Bapak Rahmady Effendy Hutahaean.

Coffe morning diakhiri dengan acara diskusi bersama untuk saling tukar pikiran antara pengguna jasa dengan para pejabat KPU BC Tipe B Batam untuk mengetahui kendala-kendala yang ditemui dalam pelaksanaan.

Kunjungan Kerja Komisi XI DPR RI

Kunjungan Kerja Komisi XI DPR RI

Batam – Pada hari Senin (27/02) KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam mendapat kunjungan dari Komisi XI DPR RI. Dalam kunjungan tersebut Komisi XI DPR RI mendiskusikan tentang pengawasan dan upaya pencegahan tindakan penyelundupan di sepanjang Selat Malaka.

Dalam diskusi tersebut kedua belah pihak tampak menyampaikan fakta dan opini yang akan menjadi bahan perbaikan pihak Bea dan Cuka juga menjadi ajang untuk menyalurkan pendapat mengenai pengawasan di lapangan.(dh)

Sosialisasi Peningkatan Kualitas Pengisian Data PPFTZ-03 oleh Ditjen Bea dan Cukai, BI, dan BPS

Sosialisasi Peningkatan Kualitas Pengisian Data PPFTZ-03 oleh Ditjen Bea dan Cukai, BI, dan BPS

Batam – Pada hari Kamis (23/02) KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam mendapatkan kunjungan dari Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai Kantor Pusat DJBC beserta tim yang terdiri dari perwakilan Bank Indonesia dan perwakilan BPS. Tim tersebut berkunjung ke KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam untuk melakukan serangkaian acara dalam rangka meningkatkan kualitas pengisian data PPFTZ-03.

Acara di hari Kamis tersebut diawali dengan Rapat Koordinasi Internal antara perwakilan Bank Indonesia, perwakilan BPS, dan perwakilan Bea dan Cukai di lingkungan Kepri.

 

Acara dilanjutkan dengan pelaksanaan sosialisasi Peningkatan Kualitas Pengisian Data PPFTZ-03 bersama stakeholder. Sosialisasi tersebut membuat para stakeholder terlihat antusias atas pengolahan data PPFTZ-03. Terlihat bahwa sosialisasi tersebut berjalan 2 arah, terlebih lagi ketika Ibu Ida yang merupakan perwakilan BPS menyampaikan akan pentingnya data ekspor-impor yang akan berpengaruh padakebijakan pemerintah secara nasional. Ibu ida juga menegaskan pentingnya one data, suatu strategi yang dicanangkan oleh Bapak Jokowi agar Pemerintahan Indonesia memiliki satu sumber data yang dipergunakan oleh banyak instansi sehingga kebijakan yang akan diambil lebih tepat sasaran.

Acara dilanjutkan dengan kunjungan kerja di beberapa pelabuhan dan pabrik di sekitar Batam.(dh)

WhatsApp chat